Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » SIAGA LAUT: Dari Patuh Menjadi Selamat, Transformasi Pengawasan Keselamatan Pelayaran Berbasis Risiko

SIAGA LAUT: Dari Patuh Menjadi Selamat, Transformasi Pengawasan Keselamatan Pelayaran Berbasis Risiko

  • account_circle Dudung Wahyudin
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 277
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Surabaya — Keselamatan pelayaran tidak cukup hanya diukur dari terpenuhinya dokumen, sertifikat, maupun prosedur administratif. Keselamatan harus diwujudkan melalui budaya keselamatan, pengawasan berbasis risiko, pemanfaatan teknologi, serta tindak lanjut yang nyata terhadap setiap potensi bahaya.

Gagasan tersebut dirangkum dalam konsep “Dari Patuh Menjadi Selamat – SIAGA LAUT”, sebuah inovasi sistem pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran berbasis risiko yang diarahkan untuk memperkuat upaya pencegahan kecelakaan di laut.

Pelayaran merupakan satu kesatuan sistem yang mencakup angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim. Dalam praktiknya, satu prosedur yang diabaikan, peralatan keselamatan yang tidak berfungsi, keterlambatan informasi navigasi, hingga kesalahan pengambilan keputusan dapat berkembang menjadi kecelakaan yang mengancam keselamatan jiwa.

Karena itu, paradigma pengawasan perlu bergeser dari document-oriented menuju risk-oriented dan selanjutnya menjadi safety-oriented supervision.

Budaya keselamatan menjadi fondasi utama. Setiap insan pelayaran diharapkan memiliki kesadaran untuk mencegah kecelakaan meskipun tidak sedang diawasi. Prinsip yang dikedepankan adalah “laporkan sebelum celaka”, bukan sekadar melakukan pemeriksaan setelah kecelakaan terjadi.

Digitalisasi juga menjadi bagian penting melalui konsep Digital Safety Record, yang mengintegrasikan sertifikat, hasil inspeksi, temuan pelanggaran, pemeliharaan, kecelakaan, near miss, serta tindak lanjut pengawasan.

Data tersebut kemudian dapat dikembangkan menjadi rangkaian arsip digital, data terintegrasi, riwayat keselamatan, analisis risiko, pengawasan tepat sasaran, hingga pencegahan kecelakaan.

Sembilan Unsur SIAGA LAUT

Konsep SIAGA LAUT terdiri atas sembilan unsur yang membentuk sistem pengawasan terpadu, yaitu:

S – Sistem Terintegrasi, menghubungkan data keselamatan dalam satu sistem informasi.

I – Identifikasi Risiko, mengenali potensi bahaya sebelum berkembang menjadi kecelakaan.

A – Aksi Budaya Keselamatan, mendorong seluruh insan pelayaran aktif dalam pencegahan.

G – Gerak Pengawasan Adaptif, menyesuaikan pengawasan dengan kondisi dan tingkat risiko kapal.

A – Akuntabilitas, memastikan setiap temuan memiliki penanggung jawab, batas waktu, dan mekanisme penyelesaian.

L – Layanan Digital, memanfaatkan teknologi untuk mempercepat pertukaran informasi dan pelayanan keselamatan.

A – Analisis Data, mengolah hasil pemeriksaan dan kejadian menjadi informasi mengenai pola risiko.

U – Umpan Balik, menjadikan hasil pemeriksaan, near miss, dan kecelakaan sebagai bahan pembelajaran.

T – Tindak Lanjut, memastikan setiap risiko yang ditemukan berakhir pada tindakan korektif yang nyata.

Kesembilan unsur tersebut membentuk siklus temukan risiko, laporkan, analisis, awasi, tindak lanjuti, evaluasi, dan cegah kejadian berikutnya.

Dapat Dimulai melalui Proyek Percontohan

Implementasi SIAGA LAUT tidak harus diawali dengan proyek berskala besar. Konsep ini dapat diuji melalui proyek percontohan di satu pelabuhan atau wilayah DLKr dan DLKp KSOP Utama Tanjung Perak Surabaya.

Tahap awal dapat dilakukan dengan mengintegrasikan data inspeksi, kecelakaan, near miss, kerusakan, dan tindak lanjut temuan. Selanjutnya dibangun dashboard profil risiko kapal yang dapat membantu pimpinan maupun petugas menentukan prioritas pemeriksaan.

Sistem pelaporan near miss yang sederhana dan mudah digunakan juga menjadi bagian penting agar pelaku pelayaran berani menyampaikan informasi mengenai potensi bahaya tanpa rasa takut.

Tahapan berikutnya adalah klasifikasi kapal berdasarkan tingkat risiko, sehingga pengawasan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Efektivitas sistem kemudian dievaluasi sebelum dikembangkan ke wilayah lainnya.

Konsep ini menegaskan bahwa data keselamatan tidak seharusnya berhenti sebagai arsip, tetapi harus diubah menjadi dasar pengambilan keputusan dan peringatan dini.

Pada akhirnya, transformasi keselamatan pelayaran membutuhkan perubahan paradigma: dari pemeriksaan setelah kejadian menuju deteksi sebelum kecelakaan, dari data sebagai arsip menjadi data sebagai peringatan dini, serta dari kepatuhan karena diperiksa menjadi keselamatan karena kesadaran.

SIAGA LAUT diharapkan dapat memperkuat pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran yang lebih preventif, adaptif, transparan, dan akuntabel.

“Risiko Terdeteksi, Pengawasan Terintegrasi, dan Pelayaran Selamat.”

Dudung Wahyudin

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 9 Juli 2024 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah Prov. Jawa Timur. Email : dudung.wahyudin@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Minim, Pemkab Mempawah Didesak Kembalikan Bantuan Karhutla dari Pemprov Kalbar

    Dinilai Minim, Pemkab Mempawah Didesak Kembalikan Bantuan Karhutla dari Pemprov Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Mempawah – Penyaluran bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk masyarakat Kabupaten Mempawah menuai sorotan. Bantuan yang disebut berjumlah 250 paket tersebut dinilai belum sebanding dengan kondisi masyarakat yang terdampak kabut asap. Kritikan tersebut disampaikan Organisasi Daerah (Organda) Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI Sulsel) Cabang […]

  • Usai Tak Lagi Jadi Sekda Aceh, Posisi Muhammad Nasir di Bank Aceh Disorot, Muncul Desakan Evaluasi

    Usai Tak Lagi Jadi Sekda Aceh, Posisi Muhammad Nasir di Bank Aceh Disorot, Muncul Desakan Evaluasi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Banda Aceh — Berakhirnya masa jabatan Muhammad Nasir Syamaun sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh turut memunculkan sorotan terhadap posisinya sebagai Komisaris Utama PT Bank Aceh Syariah. Sorotan tersebut berkembang setelah Muhammad Nasir resmi diberhentikan dari jabatan Sekda Aceh berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 95/TPA Tahun 2026 yang ditetapkan pada 21 Agustus 2026. Setelah […]

  • Mantan Geuchik Gampong Buket Tendenk Disorot Terkait Dugaan Persoalan Lahan, Kaperwil MSM Desak APH Lakukan Verifikasi

    Mantan Geuchik Gampong Buket Tendenk Disorot Terkait Dugaan Persoalan Lahan, Kaperwil MSM Desak APH Lakukan Verifikasi

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Aceh Timur — Persoalan dugaan penguasaan dan kepemilikan lahan di Gampong Buket Tendenk, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, mendapat perhatian dari masyarakat setempat. Sejumlah informasi dan laporan masyarakat menyebut adanya dugaan persoalan terkait penguasaan lahan yang perlu mendapatkan verifikasi dari instansi berwenang. Salah satu pihak yang disebut dalam laporan masyarakat tersebut adalah Amry, […]

  • Nita Permatahati Apresiasi Gelaran Musda V Partai Demokrat Banten: Momentum Perkuat Arah Organisasi photo_camera 6

    Nita Permatahati Apresiasi Gelaran Musda V Partai Demokrat Banten: Momentum Perkuat Arah Organisasi

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Serang – Perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Banten yang berlangsung di Hotel Aston Serang pada Jumat (31/7/2026) menjadi ajang krusial untuk memperkokoh struktur internal serta mempererat tali persaudaraan antarpartai di tingkat regional. Acara akbar tersebut turut dihadiri oleh Nita Permatahati, S.KM. Kehadiran tokoh ini memberikan gambaran nyata atas tingginya komitmen […]

  • Wamenaker Tekankan Kesiapan Kerja Inklusif bagi Generasi Muda photo_camera 2

    Wamenaker Tekankan Kesiapan Kerja Inklusif bagi Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 202
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor menegaskan pentingnya kesiapan kerja yang inklusif bagi generasi muda di tengah percepatan transformasi ekonomi digital yang menuntut peningkatan keterampilan dan akses kesempatan kerja yang setara. Hal tersebut disampaikan Wamenaker dalam peluncuran program Anak Muda untuk Dunia Kerja dan Wirausaha Digital Inklusif (ANDAL) yang diselenggarakan oleh YCAB Foundation […]

  • Tebar Kebaikan Dan Kepedulian, Lendeng N’D Gank Chapter Barat Bagikan Puluhan Paket Nasi Box Untuk Masyarakat Dan Pengemudi Roda Dua

    Tebar Kebaikan Dan Kepedulian, Lendeng N’D Gank Chapter Barat Bagikan Puluhan Paket Nasi Box Untuk Masyarakat Dan Pengemudi Roda Dua

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Sudirman
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ngamprah, Bandung Barat — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Lendeng N’D Gank Chapter Barat melalui kegiatan sosial berbagi puluhan paket nasi bok kepada masyarakat dan para pengemudi kendaraan roda dua di wilayah Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial organisasi […]

expand_less