Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Proyek U-Ditch di Jalan Megu Cisoka Menuai Sorotan: Tanpa Alas Pasir, Labrak K3, hingga Mandor Menghilang

Proyek U-Ditch di Jalan Megu Cisoka Menuai Sorotan: Tanpa Alas Pasir, Labrak K3, hingga Mandor Menghilang

  • account_circle Saud Maruntung
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Tangerang – Proyek pembangunan saluran air (U-Ditch) di Jalan Megu, Desa Cempaka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan tajam. Proyek yang disinyalir bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut diduga kuat dikerjakan asal jadi, mengabaikan standar spesifikasi teknis konstruksi, serta melabrak aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Berdasarkan pantauan tim awak media di lokasi pada Sabtu (31/10/2026), proses pemasangan beton U-Ditch tampak dilakukan tanpa menggunakan hamparan pasir urug sebagai alas dasar. Parahnya lagi, peletakan beton tetap dipaksakan dalam kondisi saluran yang masih tergenang air tanpa melalui proses pengeringan (dewatering) terlebih dahulu. Praktik kerja semacam ini berpotensi besar menurunkan kualitas konstruksi, memicu pergeseran posisi saluran, serta memangkas umur teknis bangunan.

Selain mengabaikan mutu teknis, pelaksanaan proyek di lapangan juga terpantau melanggar prosedur keselamatan kerja. Para pekerja terlihat beraktivitas tanpa dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) standar. Kondisi ini jelas bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Dalam Pasal 3 ayat (1) UU tersebut ditegaskan bahwa pihak pengurus wajib menyediakan seluruh alat perlindungan kerja yang diwajibkan bagi tenaga kerja. Pengabaian terhadap aspek K3 bukan sekadar pelanggaran administratif bagi kontraktor pelaksana, melainkan dapat berimplikasi pidana apabila mengakibatkan kerugian maupun kecelakaan kerja di lapangan.

Kejanggalan proyek kian menguat lantaran di sekitar lokasi kegiatan tidak ditemukan adanya papan informasi publik. Ketiadaan papan nama proyek ini melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Akibatnya, publik tidak dapat mengetahui secara pasti besaran anggaran, sumber dana, volume pekerjaan, hingga identitas CV/PT pelaksana serta konsultan pengawasnya.

Saat awak media mencoba melakukan konfirmasi di lokasi terkait berbagai temuan tersebut, mandor maupun pelaksana proyek tidak berada di tempat. Salah satu pekerja yang dimintai keterangan di lapangan pun memilih bungkam dan enggan menjawab pertanyaan awak media mengenai keberadaan pengawas mereka.

Absennya pengawasan di lapangan memunculkan tanda tanya besar terkait transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik. Masyarakat Desa Cempaka berhak mendapatkan hasil pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan sesuai spesifikasi, bukan sekadar proyek formalitas penggugur kewajiban.

Oleh karena itu, dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Inspektorat Daerah, hingga Aparat Penegak Hukum (APH) didesak untuk segera turun ke lokasi guna melakukan evaluasi serta audit fisik secara menyeluruh.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi baik dari pihak pelaksana proyek maupun instansi pemerintah terkait mengenai dugaan pelanggaran spesifikasi dan K3 pada proyek tersebut.

Penulis: Saud Maruntung Marbun

Saud Maruntung

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 November 2025 sebagai Jurnalis Kota Tangerang - Prov. Banten. Email : saud.maruntung@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fenomena Negatif di Media Sosial Kian Marak, MSM Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Platform TikTok

    Fenomena Negatif di Media Sosial Kian Marak, MSM Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Platform TikTok

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Irmansyah
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Perkembangan media sosial yang pesat sejatinya membawa banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari sarana komunikasi, edukasi, hingga pengembangan ekonomi digital. Namun di sisi lain, penggunaan yang tidak tepat justru memunculkan berbagai dampak negatif yang semakin meresahkan. Media sosial seperti TikTok kini tidak jarang dimanfaatkan sebagai ajang pertikaian terbuka. Fitur siaran langsung (live), […]

  • Masyarakat OKU Antusias Manfaatkam Program Diskon PBB P2

    Masyarakat OKU Antusias Manfaatkam Program Diskon PBB P2

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Erhamudin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Baturaja OKU Sumsel – Antusiasme masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam memanfaatkan program diskon pajak dan pembebasan sanksi administrasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terbilang tinggi. Hal ini terlihat dari capaian realisasi penerimaan PBB-P2 hingga Juni 2026 yang mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kepala Badan Pendapatan […]

  • Imperium Masa Depan: MJP Hutagaol Dorong Indonesia Perkuat Kemandirian Strategis di Tengah Persaingan Global

    Imperium Masa Depan: MJP Hutagaol Dorong Indonesia Perkuat Kemandirian Strategis di Tengah Persaingan Global

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Indonesia perlu memperkuat kemandirian strategis dengan menguasai sumber daya manusia, energi, teknologi, data, dan pengelolaan informasi agar mampu menjadi bangsa yang berdaya saing di tengah persaingan global. Gagasan tersebut disampaikan Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol dalam tulisan bertajuk “Imperium Masa Depan: Dari Perebutan Kekuasaan Global Menuju Kemandirian Strategis Bangsa”, Seri 7 — […]

  • Pererat Sinergi Dengan Tokoh Adat, Kapolres Ketapang Silaturahmi Bersama Ketua DAD

    Pererat Sinergi Dengan Tokoh Adat, Kapolres Ketapang Silaturahmi Bersama Ketua DAD

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan silaturahmi bersama Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Ketapang Dr. Heronimus Tanam, M.E. beserta jajaran pengurus DAD Kabupaten Ketapang, Kegiatan yang berlangsung di Jalan Dr. Sutomo, Gang Nusa Indah, Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi […]

  • Yonkes 2 Kostrad Harus Jadi Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan dan Misi Kemanusiaan photo_camera 6

    Yonkes 2 Kostrad Harus Jadi Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan dan Misi Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 210
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Malang – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Kesehatan (Danyonkes) 2/Yudha Bhakti Husada/2 Kostrad dari Letkol Ckm dr. Ucok Harianto Gumarang Urat, Sp.Rad., R.I.(K) kepada Letkol Ckm Dr. David Marlynson Purba, M.Ked (Surg), Sp.B., M.Tr.Mil. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan […]

  • Gerilya Kognitif Seri 2: MJP Hutagaol Ungkap Mekanisme Perang Perebutan Persepsi di Era Digital

    Gerilya Kognitif Seri 2: MJP Hutagaol Ungkap Mekanisme Perang Perebutan Persepsi di Era Digital

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • account_circle Suwoto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Perkembangan teknologi digital, media sosial, algoritma, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka ruang persaingan baru dalam membentuk persepsi, kepercayaan, hingga keputusan masyarakat. Ancaman manipulasi informasi kini menjadi tantangan serius yang perlu dihadapi melalui literasi digital dan ketahanan berpikir. Hal tersebut menjadi perhatian Brigjen (Purn) MJP Hutagaol dalam tulisannya bertajuk “Gerilya […]

expand_less