Imperium Masa Depan: MJP Hutagaol Dorong Indonesia Perkuat Kemandirian Strategis di Tengah Persaingan Global
- account_circle Suwoto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Jakarta – Indonesia perlu memperkuat kemandirian strategis dengan menguasai sumber daya manusia, energi, teknologi, data, dan pengelolaan informasi agar mampu menjadi bangsa yang berdaya saing di tengah persaingan global. Gagasan tersebut disampaikan Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol dalam tulisan bertajuk “Imperium Masa Depan: Dari Perebutan Kekuasaan Global Menuju Kemandirian Strategis Bangsa”, Seri 7 — Imperium, tertanggal 26 Oktober 2026.
Dalam kajiannya, MJP Hutagaol menjelaskan bahwa pola persaingan global telah mengalami perubahan. Perebutan pengaruh antarnegara tidak lagi hanya berkaitan dengan wilayah dan kekuatan militer, tetapi juga mencakup penguasaan teknologi, energi, modal, mineral strategis, infrastruktur digital, data, serta pembentukan persepsi publik.
Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar berupa kekayaan alam, posisi geografis, dan jumlah penduduk. Namun, potensi tersebut perlu didukung penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, kelembagaan yang kuat, serta kebijakan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Energi, Data, dan Persepsi Menjadi Fondasi Strategis
Salah satu kerangka analisis yang ditawarkan MJP Hutagaol adalah Perang Fondasi: Energi–Data–Persepsi. Ketiga unsur tersebut dinilai saling berkaitan dalam membentuk kekuatan nasional.
Energi menopang kegiatan industri dan infrastruktur teknologi. Data menjadi dasar pengambilan keputusan, penelitian, dan pengembangan kecerdasan buatan. Sementara itu, persepsi memengaruhi kepercayaan masyarakat serta cara publik memahami informasi dan kebijakan.
Penulis menegaskan bahwa kerangka tersebut merupakan pendekatan analitis untuk membaca dinamika kekuasaan dan ketergantungan strategis, bukan indeks resmi ataupun teori tunggal yang menjelaskan seluruh persoalan global.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar