Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Pemerintahan » Wabup Ketapang Turun Tangan! Kadis PUTR Dennery Yang Bungkam Akhirnya Buka Suara Usai Ditegur

Wabup Ketapang Turun Tangan! Kadis PUTR Dennery Yang Bungkam Akhirnya Buka Suara Usai Ditegur

  • account_circle A'ang Sanjaya
  • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Sikap bungkam dan anti kritik Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Ketapang, Dennery, akhirnya jebol. Selama ini dinilai alergi terhadap konfirmasi wartawan, Dennery baru mau merespon setelah diperintahkan langsung oleh Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri, S.H.

Fakta memalukan ini terungkap setelah rekan-rekan media mempertanyakan sikap tertutup Kadis PUTR tersebut langsung kepada Wabup Jamhuri via WhatsApp.

Dengan sigap, Wabup Jamhuri merespon, “Saya coba tanyakan terlebih dahulu apa masalahnya beliau (Dennery) tak merespon.”

Tak lama berselang, Wabup kembali mengirim pesan singkat namun tegas: “Sudah saya telpon agar direspon sama Kadis PU.”

Baru setelah mendapat teguran dari atasan, Dennery yang sebelumnya hilang ditelan bumi akhirnya membalas konfirmasi wartawan dengan jawaban normatif.

“Baik saya udah perintahkan bidang Bina Marga (BM) ke lapangan semoga minggu ini laporannya bisa disampaikan tentang kondisi jembatan tersebut,” kilah Dennery.

Ketua IWO Indonesia Murka: Banyak Kadis di Ketapang Berlagak Seperti Raja!

Menyikapi fenomena pejabat yang anti kritik ini, Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Kabupaten Ketapang, Mustakim, angkat bicara dengan nada keras.

Menurut Mustakim, banyak Kepala Dinas di Ketapang saat ini sudah berlagak seperti raja kecil. Tidak mau dikritik, tidak mau ditegur, maunya hanya disanjung dan dilayani.

“Ini penyakit mental pejabat. Mereka lupa, mereka digaji oleh rakyat untuk mengurus rakyat, bukan untuk minta dilayani rakyat. Kalau anti kritik, jangan jadi pejabat publik!” tegas Mustakim dengan geram.

Terkait jembatan berlubang di Kecamatan Simpang Dua yang menjadi pemicu persoalan ini, Mustakim menilai kondisinya sudah sangat membahayakan dan tidak bisa ditolerir.

“Jembatan itu bukan rusak, tapi membahayakan! Kalau sampai ada korban jiwa atau kerugian materiil, siapa yang tanggung jawab? Kadis PUTR mau tanggung jawab?” cecarnya.

Mustakim mendesak Dinas PUTR untuk transparan membuka ke publik siapa CV kontraktor pelaksana jembatan tersebut. Ia juga meminta CV tersebut di-blacklist se-Indonesia jika terbukti kerja asal-asalan.

“Jangan ditutup-tutupi! Buka siapa pelaksananya. Kalau mutu beton tidak sesuai spek tapi dibayar 100%, itu jelas ada indikasi kerugian keuangan negara. Patut diduga ada main mata antara kontraktor dengan oknum di dalam dinas,” ungkapnya.

Ia menegaskan, persoalan ini tidak boleh berhenti di klarifikasi saja, melainkan harus dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH).

“Ini uang rakyat. Kalau ada persekongkolan pencairan proyek gagal, APH wajib turun. Jangan sampai jembatan abal-abal ini jadi monumen korupsi di Ketapang,” tutup Mustakim.

(A’ang Sanjaya/Red)

A'ang Sanjaya

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 23 April 2021 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Ketapang - Kalimantan Barat. Email : aang.sanjaya@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi GERMAS: Ade Rezki Pratama Tekankan Pentingnya Jaminan Kesehatan dan Pola Hidup Sehat di Bukittinggi photo_camera 6

    Sosialisasi GERMAS: Ade Rezki Pratama Tekankan Pentingnya Jaminan Kesehatan dan Pola Hidup Sehat di Bukittinggi

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 205
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bukittinggi – Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, S.E., M.M., kembali berkeliling menyosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sekaligus mengedukasi masyarakat terkait advokasi pembiayaan kesehatan, dalam acara yang digelar di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Rabu (14/5). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang hak layanan kesehatan serta mendorong penerapan pola hidup sehat […]

  • TPP ASN Kota Sabang Dikabarkan Berpotensi Tak Terbayar, Pemkot Disebut Masih Menunggu Perubahan APBK 2026

    TPP ASN Kota Sabang Dikabarkan Berpotensi Tak Terbayar, Pemkot Disebut Masih Menunggu Perubahan APBK 2026

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Soeharto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sabang – Pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sabang dikabarkan berpotensi mengalami kendala pada tahun anggaran 2026. Informasi tersebut diperoleh Media Suara Mabes dari sejumlah sumber yang menyebutkan bahwa anggaran yang tersedia diduga belum mencukupi untuk membayarkan TPP ASN hingga akhir tahun. Berdasarkan informasi yang […]

  • Atasi Dampak Kekeringan, Kodam XII/Tanjungpura Salurkan Bantuan Air Bersih Secara Masif di Kalimantan Barat

    Atasi Dampak Kekeringan, Kodam XII/Tanjungpura Salurkan Bantuan Air Bersih Secara Masif di Kalimantan Barat

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 145
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kubu Raya, Kalbar – Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih secara masif di berbagai wilayah Provinsi Kalimantan Barat, Senin (3/8/2026). Melalui pengerahan ratusan personel serta puluhan armada tangki air, Kodam XII/Tanjungpura mendistribusikan air bersih langsung ke permukiman warga yang mengalami kesulitan […]

  • Ali Mutasar & Febrial :  Pemantapan Kurikulum Berbasis Cinta, Tekankan Pembelajaran Mendalam, Ubah Pola Pikir Guru photo_camera 6

    Ali Mutasar & Febrial : Pemantapan Kurikulum Berbasis Cinta, Tekankan Pembelajaran Mendalam, Ubah Pola Pikir Guru

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 400
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Agam – Kegiatan Workshop Pemantapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) resmi digelar untuk guru‑guru Pondok Pesantren Asy Syarif Sidang Koto Laweh dan Ponpes MTI Gobah V Surau, pada Senin, 17 Juni 2026. Acara ini menghadirkan narasumber dari jajaran pengawas dan pengelola pendidikan madrasah di lingkungan Kabupaten Agam, yaitu Ali Mutasar, M.Pd. (Kasi Pendidikan Madrasah) dan Febrial, S.Pd.I. (Pengawas Madrasah). […]

  • Apel Siaga Malam Minggu di Cawang, FKKPBM Bersama Unsur Tiga Pilar dan Ormas Perkuat Keamanan Wilayah photo_camera 5

    Apel Siaga Malam Minggu di Cawang, FKKPBM Bersama Unsur Tiga Pilar dan Ormas Perkuat Keamanan Wilayah

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta Timur – Dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Baret Merah (FKKPBM) bersama unsur tiga pilar dan berbagai elemen masyarakat mengikuti Apel Siaga Malam Minggu atau Operasi KKYD yang digelar di wilayah Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (18/7/2026) malam. Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolsek […]

  • Kericuhan Usai Orasi Hari Damai Aceh, Mabes TNI Imbau Hormati Simbol Negara

    Kericuhan Usai Orasi Hari Damai Aceh, Mabes TNI Imbau Hormati Simbol Negara

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Aceh – Mabes TNI menanggapi kericuhan yang sempat terjadi di Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026) siang, usai pelaksanaan orasi dalam rangka peringatan Hari Damai Aceh. Berdasarkan informasi yang beredar, kericuhan dipicu saat sebagian massa yang hadir mengibarkan Bendera Bulan Sabit. Pengibaran tersebut kemudian dilarang oleh aparat, sehingga memicu keributan. Aksi tersebut kemudian melebar hingga […]

expand_less