Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Strategi Raden Wijaya 1293: Aliansi Mongol, Kejatuhan Jayakatwang, dan Lahirnya Majapahit

Strategi Raden Wijaya 1293: Aliansi Mongol, Kejatuhan Jayakatwang, dan Lahirnya Majapahit

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prasasti Kudadu dan Peran Dukungan Lokal

Selain aliansi dengan pasukan Mongol, tulisan Hutagaol menyoroti Prasasti Kudadu tahun 1294 sebagai sumber penting untuk memahami perjalanan Raden Wijaya.

Prasasti tersebut berkaitan dengan anugerah Kertarajasa Jayawardhana kepada pemimpin Desa Kudadu atas bantuan yang diberikan kepada Raden Wijaya dan rombongannya ketika berada dalam keadaan sulit.

Catatan ini menunjukkan bahwa dukungan lokal turut menjadi bagian penting dalam perjalanan politik Raden Wijaya. Di luar kekuatan militer dan hubungan dengan pihak luar, jaringan masyarakat setempat dapat berperan dalam membantu seseorang melewati situasi yang mengancam kedudukannya.

Meski demikian, bukti prasasti perlu dibaca sesuai informasi yang dikandungnya. Keberadaannya tidak otomatis membuktikan bahwa seluruh dukungan lokal telah dirancang dalam suatu strategi menyeluruh sejak awal.

Aliansi, Momentum, dan Tujuan Politik

Salah satu gagasan utama dalam kajian tersebut adalah bahwa kerja sama tidak selalu berarti kesamaan kepentingan jangka panjang. Raden Wijaya dan pasukan Mongol memiliki sasaran yang beririsan ketika menghadapi Jayakatwang, tetapi kondisi politik berubah setelah sasaran itu tercapai.

Perubahan tersebut menjadi bahan untuk mengkaji bagaimana pemimpin menilai kembali pilihan ketika keseimbangan kekuatan dan kepentingan pihak-pihak yang terlibat mengalami perubahan.

Hutagaol mengajukan lima dimensi analisis, yakni membaca keadaan, menetapkan tujuan, mengelola aliansi, menentukan urutan sasaran dan waktu, serta menjaga kemampuan mengambil keputusan secara mandiri.

Penulis menegaskan bahwa kelima dimensi itu merupakan kerangka analisis yang dirumuskan dari pembacaan sejarah, bukan teori formal yang terbukti diwariskan langsung oleh Raden Wijaya.

Kajian juga mengingatkan agar kepergian pasukan Mongol tidak disederhanakan sebagai akibat satu tipu muslihat. Faktor operasi militer jarak jauh, kondisi di Jawa, koordinasi pasukan, dan keputusan komando perlu diperhitungkan dalam menilai hasil ekspedisi tersebut.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sir Alex Ferguson tentang siapa yang lebih penting bagi tim nasionalnya, Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi

    Sir Alex Ferguson tentang siapa yang lebih penting bagi tim nasionalnya, Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Portugal – Bagi saya, itu adalah Cristiano Ronaldo, dan saya rasa orang-orang tidak cukup membicarakan hal ini ketika membahas sepak bola internasional.” “Sebelum Cristiano datang, Portugal memiliki pemain-pemain hebat. Mereka memiliki talenta kelas dunia, generasi-generasi fantastis, dan beberapa pemain sepak bola luar biasa, tetapi mereka masih menunggu seseorang untuk membawa negara itu ke […]

  • Berbagai Antraksi Keterampilan Siswa ditampilkan Pada Penutupan MPLS di SMPN 31 Bandung

    Berbagai Antraksi Keterampilan Siswa ditampilkan Pada Penutupan MPLS di SMPN 31 Bandung

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Achmad Arif Rachman
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bandung – Sejumlah siswa SMPN 31 Bandung mendemonstrasikan hasil dari eskul-eskul yang ada di SMPN 31 Bandung. Berbagai atraksi seni, olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, Drum Band, Ikatan Remaja Masjis (lRMA) ditampilkan pada penutupan MPLS tersebut, Jumat (17/7/2026). Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang baru saja berakhir. Atraksi keterampilan tersebut berlangsung di halaman sekolah. Sangat […]

  • Seru, Defile Kecamatan Warnai HUT Ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan

    Seru, Defile Kecamatan Warnai HUT Ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Anton Anggiat Purba
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Humbahas – Semangat peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Humbahas Bukit Inspirasi Doloksanggul, Selasa 28 Juli 2026, semakin terasa dengan digelarnya defile yang diikuti seluruh kecamatan. Kegiatan berlangsung meriah dan disambut antusias ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute defile. Setiap kecamatan menampilkan beragam […]

  • Personel BKO Brimob Polri Tiba Di Polres Ketapang, Perkuat Penanggulangan Karhutla

    Personel BKO Brimob Polri Tiba Di Polres Ketapang, Perkuat Penanggulangan Karhutla

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 107
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Wujud nyata Polres Ketapang dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Ketapang dengan kehadiran pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) Satuan Korp Brigade Mobil (Brimob) Polri. Sebanyak 60 personel Brimob di bawah pimpinan Danyon KOMPOL I Nyoman Supartha W.D, S.H tiba di Polres […]

  • Stop Pungli dan Kebocoran PAD, Bupati Jepara Luncurkan E-Parkir, Retribusi Langsung Masuk Kas Daerah

    Stop Pungli dan Kebocoran PAD, Bupati Jepara Luncurkan E-Parkir, Retribusi Langsung Masuk Kas Daerah

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 149
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara resmi meluncurkan Sistem E-Parkir sebagai langkah memperkuat tata kelola retribusi parkir yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis digital. Selain menutup celah pungutan liar (pungli), e-Parkir ini juga efektif untuk menekan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi. Peluncuran e-Parkir dilakukan oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo didampingi Wakil […]

  • Nasi Goreng dan Mie Goreng Rustam Jadi Kuliner Malam Favorit di Pasar Induk Kramat Jati Sejak 2018 photo_camera 2

    Nasi Goreng dan Mie Goreng Rustam Jadi Kuliner Malam Favorit di Pasar Induk Kramat Jati Sejak 2018

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta Timur – Di balik ramainya aktivitas malam di Pasar Induk Kramat Jati, terdapat salah satu usaha kuliner yang telah menjadi favorit para pedagang, sopir angkutan, buruh bongkar muat, hingga pekerja pasar, yakni Warung Nasi Goreng, Mie Goreng, dan Mie Rebus milik Rustam, anggota Satgas Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Baret Merah (FKKPBM). Warung […]

expand_less