Strategi Perang Nusantara Seri 8: MJP Hutagaol Soroti Perang Ekonomi Dan Kedaulatan Nasional
- account_circle Suwoto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 170
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Utang, Investasi, dan Sumber Daya Alam
Hutagaol menegaskan bahwa utang dan investasi bukan ancaman secara otomatis. Keduanya dapat mendukung pembangunan apabila dikelola secara transparan, produktif, dan memperhatikan kepentingan nasional.
Pengelolaan tersebut perlu mempertimbangkan kemampuan membayar, risiko fiskal, penguasaan aset strategis, transfer teknologi, penciptaan lapangan kerja, serta pembagian manfaat dan risiko.
Indonesia juga dinilai perlu memperkuat pengolahan sumber daya alam, termasuk nikel, agar manfaat ekonomi tidak berhenti pada penjualan bahan mentah. Penguasaan teknologi, riset, industri pendukung, tenaga ahli, dan perlindungan lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun industri bernilai tambah.
Ketahanan Rantai Pasok dan Kerangka ESTOM
Ketergantungan terhadap rantai pasok global juga menjadi perhatian. Gangguan akibat konflik geopolitik, pandemi, atau hambatan jalur perdagangan dapat memengaruhi ketersediaan energi, pangan, obat-obatan, pupuk, dan komponen industri.
Karena itu, diversifikasi pemasok, penguatan logistik nasional, konektivitas antarpulau, serta pemetaan kebutuhan strategis dinilai penting bagi ketahanan ekonomi Indonesia.
Dalam tulisannya, Hutagaol menggunakan kerangka ESTOM, yakni Environment, Sensing, Thinking, Operation, dan Maneuver untuk membaca lingkungan strategis, mengenali risiko, menganalisis dampak, menentukan langkah, serta menyesuaikan kebijakan.
Kerangka tersebut dikaitkan dengan konsep Perang Fondasi yang bertumpu pada tiga pilar: energi, data, dan persepsi. Ketiganya dipandang memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan produksi, kualitas pengambilan keputusan, dan kepercayaan masyarakat.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar