Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Spiritual Quotient: Kunci Guru Hebat yang Menginspirasi

Spiritual Quotient: Kunci Guru Hebat yang Menginspirasi

  • account_circle Muhammad Yaman
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 303
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Dasril, M.Pd. – Kepala Sekolah SDN 18 CGB Kota Bukittinggi

MediaSuaraMabes, Bukittinggi – Dalam dunia pendidikan, kita mengenal kecerdasan intelektual (IQ) untuk kemampuan logika dan kecerdasan emosional (EQ) untuk mengelola perasaan. Namun, ada satu potensi lain yang menjadi pondasi keduanya, yaitu Spiritual Quotient atau kecerdasan spiritual (SQ). Bagi guru, SQ bukan soal seberapa rajin beribadah, melainkan kemampuan memberi makna hidup, memegang nilai, memiliki tujuan jelas, dan tetap tegar di tengah tekanan.

Guru yang pandai menjelaskan materi namun kosong makna dalam dirinya akan mudah mengalami kelelahan fisik, mental, dan emosional (burnout). SQ lah yang menjawab pertanyaan mendasar: “Untuk apa dan mengapa hal ini penting?”. Ciri guru bersQ tinggi adalah punya tujuan hidup, mampu mengambil hikmah kesulitan, berpegang teguh pada nilai kebenaran, merasa terhubung dengan sekitar, serta tahan banting menghadapi tekanan.

Profesi guru sangat unik karena berhadapan langsung dengan manusia, bukan mesin. Tantangan beragam karakter siswa, beban administrasi, hingga penghasilan yang tak sebanding sering menjadi ujian. Berikut alasan utama mengapa SQ sangat krusial:

1. Mencegah Burnout: Riset Universitas Indonesia tahun 2023 membuktikan guru bersQ tinggi berisiko 40% lebih rendah mengalami kelelahan ekstrem, karena setiap tugas berat dipandang sebagai pengabdian yang bermakna.
2. Menjadi Teladan Nilai: Siswa belajar karakter dari keteladanan, bukan sekadar ceramah. Guru yang jujur dan adil sedang mengajarkan nilai kehidupan yang nyata.
3. Mengatasi Siswa Bermasalah: Guru bersQ tinggi tidak marah pada siswa sulit, melainkan bertanya: “Apa kebutuhan dan latar belakang anak ini?”. Sikap ini mengubah kemarahan menjadi keinginan membantu.
4. Membuat Pembelajaran Bermakna: Materi dikaitkan dengan kehidupan nyata, misal matematika dengan tanggung jawab atau IPA dengan kepedulian lingkungan, sehingga tidak sekadar hafalan.

Di kelas, SQ terlihat dari sikap guru yang tak mudah menyerah, berani mengakui kesalahan, tidak membeda-bedakan murid, tenang saat masalah datang, terus belajar, dan bahagia atas kemajuan kecil siswa. Dampaknya, siswa merasa aman, berani berpendapat, motivasi belajar meningkat, dan karakter terbentuk. Banyak siswa mungkin lupa materi, namun tak akan lupa keteladanan gurunya yang lahir dari SQ tinggi.

Kemendikbudristek mendorong Pembelajaran Mendalam yang sadar, bermakna, dan menyenangkan. Hal ini mustahil tercipta jika gurunya sendiri merasa hampa atau membawa kepahitan ke kelas. Maka, SQ adalah syarat utama agar pembelajaran berjalan tulus, bukan sekadar formalitas.

Seperti kisah Pak Bakri, guru di daerah dengan fasilitas minim dan gaji kecil yang bertahan 15 tahun. Saat ditanya alasannya, ia menjawab: “Saya bertahan karena ada anak yang dulu tak bisa baca, kini kuliah dan berterima kasih karena saya tak pernah menyebutnya bodoh.”. Itulah makna, itulah SQ.

Muhammad Yaman

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 18 April 2024 sebagai Jurnalis Kab. Agam - Sumatera Barat. Email : muhammad.yaman@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangdivif 2 Kostrad: Prajurit Adalah Keluarga yang Harus Dijaga Bersama photo_camera 6

    Pangdivif 2 Kostrad: Prajurit Adalah Keluarga yang Harus Dijaga Bersama

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 180
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Sukoharjo – Di sela kegiatan pembinaan satuan di Brigif 6/Trisakti Shakti Balajaya, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., menyempatkan diri menjenguk salah satu prajurit yang telah lama berjuang melawan penyakit Kanker. (Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat 5/6/2026), Kehadiran Pangdivif 2 Kostrad di tengah prajurit dan keluarganya menjadi bentuk nyata […]

  • Polda Kalbar Hadir di CFD Pontianak, Ajak Masyarakat Ngopi Bareng Lewat Program Polisi Bersama Masyarakat

    Polda Kalbar Hadir di CFD Pontianak, Ajak Masyarakat Ngopi Bareng Lewat Program Polisi Bersama Masyarakat

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Polda Kalimantan Barat terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan humanis dan interaktif bertajuk Polisi Bersama Masyarakat di Ayani Police Corner, Mega Mall Pontianak, dalam suasana Car Free Day, Minggu(11/10). Kegiatan yang digelar oleh Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalbar ini dihadiri langsung oleh Dirbinmas Polda Kalbar, Kombes Pol. […]

  • Seri Memahami ESTOM #13: Membaca Masa Depan Sebelum Ia Datang, dari Sensing Menuju Strategic Foresight

    Seri Memahami ESTOM #13: Membaca Masa Depan Sebelum Ia Datang, dari Sensing Menuju Strategic Foresight

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Kemampuan membaca perubahan sebelum berkembang menjadi krisis menjadi salah satu tantangan utama dalam kepemimpinan strategis. Hal tersebut dibahas Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol dalam Seri Memahami ESTOM #13 bertajuk “Membaca Masa Depan Sebelum Ia Datang: Dari Sensing Menuju Strategic Foresight”. Dalam tulisannya, MJP Hutagaol menjelaskan bahwa strategic foresight bukan metode untuk meramalkan […]

  • Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Hadiri Rapat Strategis Presiden Prabowo di Hambalang Baahas Kampus STEM dan Isu Global photo_camera 4

    Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Hadiri Rapat Strategis Presiden Prabowo di Hambalang Baahas Kampus STEM dan Isu Global

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri rangkaian rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/3). Dalam pertemuan tersebut, Presiden membahas sejumlah isu strategis, antara lain pembangunan sepuluh kampus baru yang berfokus pada bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika) serta kedokteran, […]

  • Relawan Ayatulloh Perbaiki Jalan dan Pasang Lampu Penerangan di Kampung Tambun Baru

    Relawan Ayatulloh Perbaiki Jalan dan Pasang Lampu Penerangan di Kampung Tambun Baru

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pahlawan Setia — Simpatisan dan relawan tim kemenangan Ayatulloh melakukan kegiatan perbaikan fasilitas umum di Kampung Tambun Baru RT 001/RW 002, Dusun 001, Desa Pahlawan Setia. Kegiatan tersebut mencakup pengaspalan jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan serta pemasangan lampu penerangan jalan. Perbaikan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan fasilitas yang digunakan masyarakat […]

  • Ketua Aliansi Ormas Landak Apresiasi Kinerja Polres Landak Tangani Karhutla

    Ketua Aliansi Ormas Landak Apresiasi Kinerja Polres Landak Tangani Karhutla

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ngabang – Ketua Aliansi Organisasi Masyarakat (Ormas) Kabupaten Landak, FX. Ferry Sak, S.E., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Landak atas respons cepat dan kerja keras dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Landak. Ferry menilai ancaman Karhutla di Landak saat ini sangat serius. Berdasarkan data, Kabupaten Landak […]

expand_less