Reformasi Arsitektur Politik Nasional, Brigjen (Purn) MJP Hutagaol : Indonesia Perlu Bergerak Menuju Demokrasi Kepemimpinan
- account_circle Suwoto
- calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
- visibility 469
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes, Jakarta – Menjelang momentum Indonesia Emas 2045, Brigjen (Purn.) M.J.P. Hutagaol menilai Indonesia perlu melakukan reformasi arsitektur politik nasional dengan menggeser orientasi dari demokrasi elektoral menuju demokrasi kepemimpinan.
Menurut mantan perwira tinggi Kopassus lulusan Akademi Militer 1986 tersebut, perjalanan panjang demokrasi Indonesia selama 80 tahun menunjukkan bahwa setiap sistem politik memiliki kelebihan sekaligus kelemahan yang harus dijadikan pelajaran dalam membangun tata kelola negara yang lebih baik.
Dalam pandangannya, sistem multipartai pada masa awal kemerdekaan telah membuka ruang demokrasi dan melahirkan banyak tokoh bangsa. Namun, pengalaman Demokrasi Parlementer pada era 1950-an juga memperlihatkan bahwa kebebasan politik tanpa fondasi kelembagaan yang kuat berpotensi menimbulkan ketidakstabilan pemerintahan.
Sementara itu, Demokrasi Terpimpin dinilai berhasil menciptakan konsolidasi kekuasaan dan stabilitas politik, meski di sisi lain mempersempit ruang demokrasi. Adapun Orde Baru mampu menjaga stabilitas nasional dan mendukung pembangunan ekonomi secara berkesinambungan, namun dengan konsekuensi terbatasnya kompetisi politik dan lemahnya mekanisme pengawasan.
Menurut Hutagaol, era Reformasi 1998 telah membawa kemajuan signifikan melalui kebebasan pers, pemilu yang kompetitif, serta meningkatnya partisipasi politik masyarakat. Akan tetapi, perkembangan tersebut juga memunculkan tantangan baru berupa fragmentasi politik, tingginya biaya politik, pragmatisme kekuasaan, serta melemahnya fungsi kaderisasi partai politik.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar