Raden Wijaya dan Sun Tzu: Strategi Majapahit Jadi Pelajaran Ketahanan Nasional Indonesia
- account_circle Suwoto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 54
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lima Pelajaran bagi Indonesia
Dari kajian sejarah dan strategi tersebut, terdapat lima pelajaran yang dapat menjadi bahan refleksi bagi Indonesia:
- Kekuatan nasional tidak hanya ditentukan oleh persenjataan dan anggaran, tetapi juga kemampuan membaca situasi.
- Keputusan strategis harus didasarkan pada informasi yang akurat dan terverifikasi.
- Kerja sama harus disertai pemahaman terhadap kepentingan masing-masing pihak.
- Ketahanan nasional perlu diperkuat melalui kemandirian energi, keamanan data, dan ketahanan persepsi.
- Kemampuan strategis harus berjalan seiring dengan integritas dan tanggung jawab kepemimpinan.
Melalui Strategi Perang Nusantara Seri 4, Brigjen (Purn) MJP Hutagaol mengajak masyarakat melihat sejarah Majapahit sebagai sumber pembelajaran untuk menghadapi tantangan masa kini.
Perjalanan Raden Wijaya memperlihatkan bahwa kondisi yang lemah tidak selalu menutup peluang untuk bangkit. Namun, peluang membutuhkan kecermatan membaca perubahan, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan menjaga kemandirian.
Pada akhirnya, Indonesia membutuhkan kekuatan yang tidak hanya bertumpu pada kemampuan fisik, tetapi juga ketahanan energi, data, persepsi, kualitas kepemimpinan, dan integritas dalam menjaga kepentingan bangsa.
Media Suara Mabes (MSM)
Lugas, Tegas & Terpercaya.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar