Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Pembakaran Pondok Razia PETI di Barito Utara Diduga Melanggar HAM

Pembakaran Pondok Razia PETI di Barito Utara Diduga Melanggar HAM

  • account_circle Ron
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 463
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes, Barito Utara – Tindakan pembakaran pondok penambangan emas tanpa izin (PETI) saat razia di Barito Utara memicu sorotan. Lembaga dan warga menduga tindakan tersebut melanggar hak asasi manusia karena dilakukan tanpa proses hukum yang jelas.

Menurut keterangan warga di Kecamatan Teweh Baru, sejumlah pondok milik penambang dibakar petugas saat operasi pada 18 Mei 2026. “Barang-barang di dalam pondok juga ikut terbakar. Kami tidak sempat menyelamatkan apa-apa,” ujar salah satu warga yang menemui Jhon Kenedy dan meminta namanya dirahasiakan.

Lembaga Pemantau Kebijakan Publik (LPKP) menilai pembakaran tidak bisa dibenarkan meski aktivitas PETI ilegal.

“Barang bukti dan lokasi harus diamankan sesuai KUHAP. Pembakaran sepihak berpotensi melanggar Pasal 28G UUD 1945 tentang perlindungan diri, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda,” kata Ketua LPKP Jhon Kenedy, Selasa (20/5/2026).

Jhon Kenedy menyebut pihaknya akan memasukkan dugaan pelanggaran HAM ini dalam laporan ke Komnas HAM dan Mabes Polri. Ia mendesak aparat menggunakan prosedur standar operasional yang diatur dalam Perkapolri dan tidak merusak harta benda warga tanpa putusan hukum.

Berdasarkan pemberitaan yang viral di berbagai media dan media sosial, razia tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Pebrianto dengan kekuatan 140 personel.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Barito Utara belum memberikan keterangan resmi terkait metode pembakaran pondok saat razia.

Aktivis hukum di Barito Utara mengingatkan, penegakan hukum terhadap PETI harus tetap berpegang pada prinsip due process of law. “Ilegal bukan berarti bisa diperlakukan di luar hukum. Pembakaran bisa masuk kategori perusakan jika tidak ada dasar hukumnya,” kata seorang advokat yang enggan disebut namanya.

Warga berharap ada solusi yang tidak hanya represif, tetapi juga menyentuh akar masalah ekonomi penambang kecil. “Kalau langsung bakar, kami mau kerja apa? Tangkap bosnya, bukan cuma buruhnya,” ujar warga.

Komnas HAM Kalteng belum bisa dimintai konfirmasi. LPKP menyatakan akan mendokumentasikan bukti foto dan keterangan saksi untuk dibawa ke proses pengaduan resmi.

Ron

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Juli 2023 sebagai Jurnalis Kab. Barito Utara - Kalimantan Tengah. Email : ron@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teguh Supriyanto, S.Sos., M.AP.: Memimpin Satpol PP Kota Tangerang dalam Menjaga Ketertiban dan Penegakan Perda

    Teguh Supriyanto, S.Sos., M.AP.: Memimpin Satpol PP Kota Tangerang dalam Menjaga Ketertiban dan Penegakan Perda

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Sandro Purba
    • visibility 166
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kota Tangerang – Teguh Supriyanto, S.Sos., M.AP., merupakan pejabat Pemerintah Kota Tangerang yang dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang. Nama Teguh Supriyanto tercantum dalam struktur resmi Satpol PP Kota Tangerang sebagai Kepala Satuan. Dalam menjalankan tugasnya, ia memimpin perangkat daerah yang memiliki peran penting dalam menjaga […]

  • Ibu Eni dari BPP Tarumajaya Bersama Babinsa dan Kelompok Tani sumber jaya II Lakukan Gerdal Menggunakan Agen Hayati

    Ibu Eni dari BPP Tarumajaya Bersama Babinsa dan Kelompok Tani sumber jaya II Lakukan Gerdal Menggunakan Agen Hayati

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Tarumajaya, Bekasi — Ibu Eni dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tarumajaya bersama Babinsa Desa Setiamulya, Sertu Parmadi, dan kelompok tani melaksanakan kegiatan gerakan pengendalian (gerdal) menggunakan agen hayati di wilayah Desa Setiamulya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) melalui pemanfaatan agen hayati dalam […]

  • Polres Singkawang Selidiki Dugaan Kasus Penembakan di Keluarahan Sedau

    Polres Singkawang Selidiki Dugaan Kasus Penembakan di Keluarahan Sedau

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 276
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang – Polres Singkawang tengah melakukan penyelidikan intensif terkait dugaan tindak pidana penembakan yang terjadi di Jalan Kopisan, RT 12 RW 03, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, pada Senin (3/8). Peristiwa tersebut diketahui setelah petugas piket Samapta bersama personel dari fungsi terkait menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya seorang […]

  • Hotspot Karhutla di Singkawang Menurun, Kerja Keras Tim Gabungan Mulai Buahkan Hasil

    Hotspot Karhutla di Singkawang Menurun, Kerja Keras Tim Gabungan Mulai Buahkan Hasil

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 287
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang — Perjuangan panjang menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Singkawang mulai menunjukkan perkembangan positif. Setelah beberapa pekan personel gabungan berjibaku di lapangan, jumlah hotspot (HS) yang terpantau dalam beberapa hari terakhir mulai mengalami penurunan. Kondisi tersebut menjadi sinyal positif di tengah masih berlangsungnya musim kemarau. Namun, penurunan hotspot […]

  • Galian Drainase Terbengkalai di Sedau, Bahu Jalan Rawan Longsor photo_camera 4

    Galian Drainase Terbengkalai di Sedau, Bahu Jalan Rawan Longsor

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 248
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang — Proyek pembangunan drainase di Jalan Padang Pasir Sakok, Kelurahan Sedau, Kota Singkawang dikeluhkan warga. Pasalnya, pekerjaan galian sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu, namun pengerjaan pengecoran hanya sedikit orang yang mengerjakan. Kondisi galian yang dibiarkan terbuka membuat badan jalan di sisi bahu jalan menjadi rawan. Tanah berpasir di sekitar lokasi mulai […]

  • Redam Konflik Horisontal Ormas Madas Nusantara Dukung Penegakan Hukum Kasus Oknum Warga Madura di Indramayu

    Redam Konflik Horisontal Ormas Madas Nusantara Dukung Penegakan Hukum Kasus Oknum Warga Madura di Indramayu

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Ormas Madas (Masyarakat Madura Asli) Nusantara guna meredam konflik horisontal mendukung penegakan hukum dalam kasus oknum warga Madura M (31) yang bentrok dengan warga Indramayu Ristono (38) hingga kena sabetan clurit di paha. “Ini masalah pribadi. Tidak terkait dengan urusan etnis Madura dan Etnis Indramayu. Sebab ada kelompok masyarakat yang memprovokasi […]

expand_less