Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » TNI-POLRI » Hotspot Karhutla di Singkawang Menurun, Kerja Keras Tim Gabungan Mulai Buahkan Hasil

Hotspot Karhutla di Singkawang Menurun, Kerja Keras Tim Gabungan Mulai Buahkan Hasil

  • account_circle Hepni Jaya Kusuma
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 180
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Singkawang — Perjuangan panjang menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Singkawang mulai menunjukkan perkembangan positif. Setelah beberapa pekan personel gabungan berjibaku di lapangan, jumlah hotspot (HS) yang terpantau dalam beberapa hari terakhir mulai mengalami penurunan.

Kondisi tersebut menjadi sinyal positif di tengah masih berlangsungnya musim kemarau. Namun, penurunan hotspot bukan alasan untuk mengendurkan kewaspadaan.

Komandan Kodim 1202/Singkawang Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar, S.I.P., mengatakan, menurunnya hotspot merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, serta sinergi berbagai unsur yang terus bergerak melakukan pencegahan dan penanganan karhutla.

“Penurunan hotspot ini tentu menjadi kabar baik. Ini merupakan buah dari kerja keras seluruh unsur yang tidak kenal lelah berada di garis depan, mulai dari TNI/Polri, Pemkot Singkawang, BPBD, Manggala Agni, MPA, relawan dan seluruh pihak terkait,” ujar Dandim Singkawang, Minggu (6/9/2026).

Menurut Dandim, penanganan karhutla tidak hanya berhenti pada upaya memadamkan api. Personel gabungan juga terus melakukan penyekatan, pendinginan, patroli, pemantauan dan deteksi dini di sejumlah wilayah yang dinilai rawan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul melalui bara atau titik panas yang masih tersisa.

“Kita terus melakukan pemadaman, penyekatan, pendinginan serta pemantauan terhadap wilayah rawan. Semua dilakukan untuk mencegah api kembali muncul dan meluas,” jelasnya.

Upaya di lapangan juga mendapat dukungan dari berbagai tingkatan, mulai dari Korem 121/Abw, Kodam XII/Tpr, BPBD Provinsi Kalimantan Barat hingga BNPB Pusat, baik melalui dukungan personel, peralatan, materiil maupun dukungan modifikasi cuaca.

Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat langkah penanganan karhutla secara terpadu, terutama ketika kondisi cuaca dan lingkungan masih berpotensi memicu munculnya titik api.

Dandim 1202/Singkawang menegaskan bahwa kondisi yang mulai membaik harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat pencegahan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, termasuk ketika membuka maupun membersihkan lahan.

“Kita jangan sampai terlena dengan penurunan ini. Kewaspadaan harus tetap dijaga. Saya mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar kebakaran tidak kembali terjadi,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan mengendalikan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat maupun pemerintah. Masyarakat memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam mencegah munculnya api sejak awal.

Sebab, satu titik api yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas, terlebih ketika kondisi angin, cuaca dan lahan berada dalam keadaan kering.

Untuk mempercepat penanganan, masyarakat juga diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan karhutla.

Laporan dapat disampaikan secara langsung kepada petugas maupun melalui Call Center Karhutla Kodam XII/Tpr di nomor 0811-5600-1000.

“Ikhtiar dan upaya bersama terus kita lakukan. Dengan sinergi, kepedulian, dan doa, semoga atas pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, kondisi karhutla di Kalimantan Barat semakin terkendali,” ungkapnya.

Dandim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pencegahan karhutla sebagai gerakan bersama, bukan hanya ketika api sudah membesar.

“Mari bersama menjaga lingkungan dan memastikan Kalimantan Barat tetap aman, kondusif, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Menurunnya hotspot di Kota Singkawang menjadi secercah harapan dari perjuangan panjang di lapangan. Namun pesan yang kini harus terus digaungkan adalah jangan lengah, jangan membakar lahan, dan segera laporkan setiap potensi kebakaran.

Karena mencegah api jauh lebih mudah daripada memadamkan api yang sudah meluas.

Sumber: Pendim 1202/Skw.

Hepni Jaya Kusuma

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Juni 2021 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil_ Prov. Kalimantan Barat. Email : hepni.kusuma@mediasuaramabes.coid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HUT Ke-68 Kodam XII/Tanjungpura, Kodim 1202/Skw Gelar Donor Darah photo_camera 6

    Peringati HUT Ke-68 Kodam XII/Tanjungpura, Kodim 1202/Skw Gelar Donor Darah

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 88
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam XII/Tanjungpura, Kodim 1202/Singkawang menggelar kegiatan donor darah bertempat di Aula Makodim 1202/Singkawang, Jalan Alianyang, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang. Rabu (15/07/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari personel Kodim 1202/Singkawang, Persit Kartika Chandra Kirana beserta jajaran Garnisun Kodim […]

  • Warga Desak Pemda Barito Utara Tindaklanjuti Kerusakan Jalan Dalam Kota dan Lintas Provinsi yang Membahayakan photo_camera 2

    Warga Desak Pemda Barito Utara Tindaklanjuti Kerusakan Jalan Dalam Kota dan Lintas Provinsi yang Membahayakan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Ron
    • visibility 297
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Barito Utara – Warga Barito Utara secara tegas meminta perhatian serius Bupati dan DPRD setempat terkait kerusakan parah pada jalan lintas provinsi di Simpang Trinsing. Kondisi jalan yang semakin membahayakan keselamatan dinilai menghambat aktivitas dan mobilitas masyarakat. Tuntutan itu disampaikan melalui surat terbuka di akun Facebook “Don Master Mind”. Surat tersebut ditujukan kepada Bupati […]

  • Tim Mabes TNI Cek Titik Api di Nyarumkop, Warga Diimbau Waspadai Karhutla

    Tim Mabes TNI Cek Titik Api di Nyarumkop, Warga Diimbau Waspadai Karhutla

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang, Kalbar — Tim Mabes TNI turun langsung melakukan pengecekan titik api yang diduga terjadi di wilayah Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Selasa (1/9/2026). Kegiatan pengecekan berlangsung mulai pukul 09.30 WIB di titik koordinat 0°95161″N, 109°06226″E, yang berada di kawasan perbatasan Singkawang Utara dengan Singkawang Timur. Pengecekan dipimpin Brigjen TNI (Mar) […]

  • Kapolsek Simpang Dua Bersama PPL, Poktan, dan Warga Laksanakan Penanaman Jagung Hibrida Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Kapolsek Simpang Dua Bersama PPL, Poktan, dan Warga Laksanakan Penanaman Jagung Hibrida Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan daerah di sektor pertanian, Kapolsek Simpang Dua IPTU Made Adyana, S.H., bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), kelompok tani (Poktan), serta warga masyarakat melaksanakan kegiatan penanaman jagung hibrida pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan milik Saudara Thomas Alva Edison yang berlokasi di […]

  • Bukittinggi, Diduga Perbudak Buruh Pabrik Rak Piring, Langgar UU Ketenagakerjaan & BPJS

    Bukittinggi, Diduga Perbudak Buruh Pabrik Rak Piring, Langgar UU Ketenagakerjaan & BPJS

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 209
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bukittinggi – Di balik tampak depan yang rapi berupa toko kasur dan springbed di Jalan Ipuh Mandiangin, Cempagoh Ipuh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, tersembunyi aktivitas produksi rak piring dari baja ringan yang diduga melanggar habis-habisan hak dasar pekerja dan undang-undang ketenagakerjaan. Diduga aktifitas ini sudah bertahun-tahun beroperasi, Perusahaan 145—demikian warga menyebutnya—diduga membayar upah jauh […]

  • TTI: Bantuan Kementan untuk Aceh Harus Jelas Siapa Pemegang Anggarannya

    TTI: Bantuan Kementan untuk Aceh Harus Jelas Siapa Pemegang Anggarannya

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Aceh – Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk Aceh kembali menjadi sorotan. Transisi Tani Indonesia (TTI) meminta agar pengelolaan bantuan dari Kementan untuk Aceh dilakukan secara jelas, terutama terkait siapa yang menjadi pemegang anggaran. Menurut TTI, kejelasan pemegang anggaran sangat penting agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan […]

expand_less