Muharram dan 1 Suro: Ketika Islam dan Kebijaksanaan Nusantara Bertemu dalam Harmoni Peradaban
- account_circle Suwoto
- calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
- visibility 365
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hijrah Peradaban
Di tengah berbagai tantangan global seperti konflik bersenjata, krisis lingkungan, ketidakpastian ekonomi, hingga disrupsi teknologi, semangat Muharram dan 1 Suro mengingatkan bahwa perubahan besar selalu berawal dari perubahan dalam diri manusia.
Dari hati yang bersih lahir keluarga yang kuat. Dari keluarga yang kuat lahir masyarakat yang beradab. Dari masyarakat yang beradab lahir bangsa yang bermartabat. Dan dari bangsa yang bermartabat lahirlah peradaban yang membawa manfaat bagi dunia.
Sejarah menunjukkan bahwa bangsa yang besar bukanlah bangsa yang tidak pernah melakukan kesalahan, melainkan bangsa yang berani bercermin, memperbaiki diri, dan melangkah bersama menuju masa depan yang lebih baik.
Menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan datangnya 1 Suro, masyarakat diharapkan mampu menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas moral, serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya kepada Indonesia, memperkuat persatuan bangsa, membimbing para pemimpinnya agar berlaku adil dan amanah, serta menjadikan Nusantara sebagai negeri yang damai, bermartabat, dan membawa manfaat bagi peradaban dunia.
(Suwoto)
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar