Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Uncategorized » GERILYA KOGNITIF SERI 10: Brigjen (Purn) MJP. Hutagaol Tekankan Pentingnya Ketahanan Akal Hadapi Manipulasi Informasi

GERILYA KOGNITIF SERI 10: Brigjen (Purn) MJP. Hutagaol Tekankan Pentingnya Ketahanan Akal Hadapi Manipulasi Informasi

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Keluarga, Pendidikan, dan Media Punya Peran Penting

Hutagaol menilai pembangunan ketahanan akal harus dimulai dari keluarga, lembaga pendidikan, lingkungan masyarakat, hingga media massa.

Keluarga perlu membangun budaya bertanya dan berdiskusi. Lembaga pendidikan harus memperkuat kemampuan analisis dan pengujian argumen. Sementara itu, media massa dituntut menjaga akurasi, melakukan verifikasi, menyampaikan informasi secara berimbang, serta terbuka terhadap koreksi.

Ia juga menekankan bahwa persatuan bangsa tidak harus diwujudkan melalui keseragaman pendapat, melainkan melalui kemampuan mengelola perbedaan secara dewasa dan bertanggung jawab.

Dalam konteks peran negara, penguatan literasi digital harus berjalan seiring dengan keterbukaan informasi publik, dukungan terhadap jurnalisme profesional dan independen, serta perlindungan kebebasan berekspresi.

AI sebagai Alat Bantu, Bukan Pengganti Akal Manusia

Perkembangan AI dinilai memberikan manfaat dalam pengolahan dokumen, perbandingan sumber, peringkasan informasi, dan analisis data. Namun, hasil yang dihasilkan teknologi tersebut tetap memerlukan pemeriksaan karena berpotensi mengandung kekeliruan atau informasi yang tidak didukung bukti memadai.

Hutagaol merumuskan prinsip hubungan manusia dan teknologi sebagai berikut:

“MANUSIA MENENTUKAN ARAH — AI MEMBANTU ANALISIS — BUKTI MENJADI DASAR KEPUTUSAN.”

Prinsip tersebut menegaskan bahwa tanggung jawab akhir dalam menilai informasi dan mengambil keputusan tetap berada pada manusia.

Ketahanan Akal sebagai Bagian dari Ketahanan Nasional

Lebih jauh, Hutagaol menghubungkan ketahanan akal dengan kerangka Gerilya Kognitif dan Perang Fondasi yang mencakup tiga unsur utama, yakni energi, data, dan persepsi.

Gerilya kognitif digunakan untuk memahami bagaimana pengaruh bekerja dalam ruang informasi dan persepsi. Pertahanan kognitif berkaitan dengan kemampuan menghadapi manipulasi informasi, sedangkan ketahanan akal merupakan kemampuan menjaga kejernihan berpikir dan mengambil keputusan secara mandiri.

Dalam kerangka tersebut, ketahanan akal bukan pilar keempat Perang Fondasi, melainkan kemampuan manusia memahami energi, data, dan persepsi secara kritis serta bertanggung jawab.

Melalui Gerilya Kognitif Seri 10, Hutagaol mengingatkan bahwa Indonesia membutuhkan masyarakat yang tidak mudah terprovokasi, terbuka terhadap koreksi, mampu mengendalikan emosi, dan bertanggung jawab dalam menggunakan informasi.

Pesan utama yang ditegaskan dalam tulisannya adalah:

“KETAHANAN BANGSA DIMULAI DARI KETAHANAN AKAL MANUSIANYA.”

Sebuah penegasan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi kualitas sumber daya manusia yang mampu berpikir jernih, menguji kebenaran, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan.

Referensi:

  • OECD (2024), Facts not Fakes: Tackling Disinformation, Strengthening Information Integrity.
  • UNESCO (2021), Media and Information Literate Citizens: Think Critically, Click Wisely!.
  • UNESCO (2018), Journalism, Fake News & Disinformation.
  • United Nations (2024), Global Principles for Information Integrity.
Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanafiah Soroti Dugaan Penyalahgunaan Rumah Dinas Ketua DPRK Nagan Raya, Minta DPP PPP Bersikap

    Hanafiah Soroti Dugaan Penyalahgunaan Rumah Dinas Ketua DPRK Nagan Raya, Minta DPP PPP Bersikap

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Nagan Raya, Aceh – Kaperwil Media Suara Mabes Aceh, Hanafiah, menyampaikan keprihatinan dan kecaman terhadap dugaan peristiwa yang menyeret Ketua DPRK Nagan Raya terkait penggunaan rumah dinas yang merupakan fasilitas negara. Menurut Hanafiah, rumah dinas pejabat publik semestinya digunakan sesuai peruntukan dan kepentingan kedinasan. Karena itu, setiap informasi mengenai dugaan penggunaan fasilitas negara […]

  • Buku Quotes Perjalanan Spiritual 120 Halaman Segera Terbit, Hasil Penjualan untuk Pesantren Tahfidz Al-Qur’an

    Buku Quotes Perjalanan Spiritual 120 Halaman Segera Terbit, Hasil Penjualan untuk Pesantren Tahfidz Al-Qur’an

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Sebuah buku kumpulan quotes yang lahir dari perjalanan spiritual dalam kehidupan akan segera diterbitkan. Buku setebal 120 halaman tersebut berisi rangkaian refleksi, pengalaman, dan renungan yang diharapkan dapat menjadi bahan perenungan bagi pembacanya dalam menjalani kehidupan. Penulis menyampaikan bahwa proses penyusunan buku tersebut merupakan bagian dari perjalanan spiritual dan pengalaman hidup […]

  • Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Tiba di Riau, Siap Turun ke 12 Kabupaten/Kota

    Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Tiba di Riau, Siap Turun ke 12 Kabupaten/Kota

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Anggiat Sianturi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pekanbaru, Riau – Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI tiba di Provinsi Riau, Rabu (26/8/2026), untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui penyuluhan, penggalian permasalahan di lapangan, serta penyusunan masukan dan rekomendasi kepada Pemerintah Pusat. Kegiatan penerimaan tim berlangsung pukul 15.00 WIB di Ruang Rapat Nakula, Lanud Roesmin Nurjadin, […]

  • Pemusnahan Barang Bukti Narkoba, Polda Kalbar Musnahkan Sabu dan Ganja

    Pemusnahan Barang Bukti Narkoba, Polda Kalbar Musnahkan Sabu dan Ganja

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalbar mengungkap dua kasus tindak pidana narkotika selama periode Juli hingga September 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat tersangka, Rabu(23/9). Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat tersangka serta menyita narkotika jenis sabu, happy water, dan ganja. Pada kasus pertama, petugas mengamankan dua tersangka berinisial […]

  • Kapolres Inhil Gelar Coffee Morning Bersama Media, Sosialisasikan Program Perlinsos Digital

    Kapolres Inhil Gelar Coffee Morning Bersama Media, Sosialisasikan Program Perlinsos Digital

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Saprizal
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kab. Indragiri Hilir, Tembilahan – Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres serta Pejabat Utama (PJU) Polres Inhil, melaksanakan Coffee Morning bersama insan media, Jumat (2/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Rekonfu Polres Inhil tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi antara jajaran kepolisian dengan para awak media dalam […]

  • Kaperwil MSM Aceh Soroti Lemahnya Penegakan Hukum dan Dugaan Pungli Bencana Alam di Aceh Timur

    Kaperwil MSM Aceh Soroti Lemahnya Penegakan Hukum dan Dugaan Pungli Bencana Alam di Aceh Timur

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 107
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Aceh Timur – Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Media Suara Mabes Provinsi Aceh, Hanafiah, secara tegas menyoroti lemahnya penegakan hukum di wilayah Kabupaten Aceh Timur. Ia menyayangkan lambatnya respons penanganan dari aparat penegak hukum terkait berbagai temuan dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi, mulai dari tingkat pemerintahan desa hingga instansi pemerintah daerah. Salah satu […]

expand_less