Dunia di Ambang Perang Fondasi Global: Energi, Data, dan Persepsi Jadi Penentu Peradaban Abad ke-21
- account_circle Suwoto
- calendar_month Senin, 8 Jun 2026
- visibility 389
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Indonesia Memiliki Peluang Strategis
Dalam konteks perubahan global tersebut, Indonesia dinilai memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di persimpangan jalur perdagangan dunia, memiliki sumber daya alam yang melimpah, serta bonus demografi yang besar.
Namun, peluang tersebut harus didukung dengan pembangunan sumber daya manusia, penguatan riset dan inovasi, ketahanan energi, ketahanan pangan, serta keamanan data dan teknologi nasional.
Indonesia juga dinilai perlu terus memperkuat diplomasi bebas aktif di tengah munculnya dunia multipolar yang ditandai oleh kebangkitan China, India, BRICS, serta meningkatnya peran negara-negara berkembang atau Global South.
Perang Fondasi Global dan Masa Depan Dunia
Hutagaol menegaskan bahwa konflik dan persaingan global abad ke-21 tidak lagi sekadar memperebutkan wilayah, melainkan fondasi yang menopang kekuatan suatu bangsa.
Energi menjadi penggerak ekonomi, data menjadi penggerak sistem dan teknologi, sementara persepsi menjadi penggerak manusia dan legitimasi kekuasaan.
“Dunia sedang memasuki babak sejarah baru. Babak di mana energi, data, dan persepsi menjadi fondasi utama kekuatan global. Setiap bangsa dihadapkan pada pilihan yang sama: menjadi penonton atau menjadi pemain,” tutupnya.
(Suwoto)
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar