Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Pendidikan » Dilema Fasilitas Dapur MBG: Mitra dan Tenaga Ahli Keluhkan Kebijakan Libur Tanpa Kompensasi

Dilema Fasilitas Dapur MBG: Mitra dan Tenaga Ahli Keluhkan Kebijakan Libur Tanpa Kompensasi

  • account_circle Ramlie Arbaie
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Manggar — Kebijakan terkait operasional dapur Program Makan Bergizi (MBG) saat libur panjang atau masa tidak aktif menuai sorotan. Sejumlah investor mitra serta tenaga ahli di bawah naungan SPPI dan AGAK mendesak adanya evaluasi serius terhadap sistem pembayaran sewa dan kompensasi bagi pengelola dan pekerja dapur.

​Berdasarkan keluhan yang mengemuka, terdapat ketimpangan dalam sistem operasional saat ini. Dahulu, seluruh fasilitas dapur yang menunjang program MBG dibayarkan penuh bahkan saat masa libur karena fasilitas tersebut didedikasikan penuh untuk mendukung program.

​Namun, aturan tersebut dinilai berubah. Saat ini, di saat dapur tidak beroperasi akibat libur panjang, pihak mitra selaku investor tidak mendapatkan pembayaran sewa. Ironisnya, listrik dan air di lokasi tetap ditanggung oleh pihak BGN (Badan Gizi Nasional), sementara biaya sewa tempat tidak dicairkan.

​Dapur Digunakan Tinggal, Tapi Sewa Tidak Dibayar
​Persoalan ini dirasa semakin memberatkan karena lokasi dapur itu sendiri sebagian besar dihuni oleh Kepala SPPBG, Ahli Gizi, dan accounting yang tinggal di tempat tersebut.

​”Dasarnya pembayaran BGN itu hanya dapur operasional kalau masak, kalau nggak masak nggak dibayar. Sementara fasilitas dapur kita itu masih tetap digunakan oleh timnya BGN, dan mereka tinggal di situ,” ungkap salah satu perwakilan pengelola.

​Karena dapur tidak beroperasi, pihak BGN hanya membayarkan komponen utilitas seperti listrik dan air. Akibatnya, pihak investor merasa dirugikan karena bangunan dapur tetap ditempati dan digunakan, namun biaya sewanya tidak dibayarkan sama sekali selama masa libur.

​Ancaman Hengkangnya Tenaga Ahli Bersertifikat
​Dampak dari kebijakan ini juga dirasakan langsung oleh para juru masak dan tenaga ahli inti yang memiliki sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

​Jika libur sekolah atau masa libur panjang berlangsung cukup lama—seperti saat libur kenaikan kelas atau bulan puasa yang mencapai satu bulan—para juru masak dan tenaga ahli ini tidak mendapatkan pemasukan.

​Akibatnya, banyak tenaga ahli memilih untuk pindah atau beralih profesi. Mereka terpaksa mencari pemasukan lain karena tidak adanya kepastian finansial selama dapur tidak beroperasi, sementara proses untuk mendapatkan sertifikasi BNSP bagi juru masak bukanlah hal yang mudah dan murah.

​”Kalau dua minggu atau tiga minggu libur, mereka nggak dapat pemasukan, akhirnya mereka akan pindah ke restoran atau ke hotel. Juru masak dan tenaga ahli inti ini yang perlu kita cari jalan keluarnya,” tambah perwakilan tersebut.

​Harapan Adanya Solusi dan Kebijakan Pusat
​Para mitra dan pengelola berharap persoalan ini dapat segera tersampaikan hingga ke tingkat pusat agar ada formulasi atau regulasi yang lebih adil.

​Mereka mengusulkan agar di saat masa tidak beroperasi atau libur, pihak mitra sekiranya tetap diberikan bentuk kompensasi atau penyesuaian, meskipun tidak sebesar saat menerima manfaat penuh. Dengan adanya bentuk pengikatan atau kompensasi yang layak, hubungan kerja sama antara investor, pengelola, dan tenaga ahli dapat berjalan lebih harmonis tanpa ada pihak yang merasa dirugikan secara sepihak. (Ramli Arbie).

Ramlie Arbaie

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 1 April 2021 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Belitung Timur - Prov. Bangka Belitung. Email : ramlie.arbaie@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Kalbar Tegaskan Komitmen Lindungi Anak di Peringatan HAN ke-42

    Polda Kalbar Tegaskan Komitmen Lindungi Anak di Peringatan HAN ke-42

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak – Polda Kalimantan Barat turut menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang digelar di Aula Garuda dan Enggang, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (11/8). Dalam kegiatan tersebut kapolda Kalbar diwakili Dirres PPA&PPO Kombes Pol. Rusdiani, S.I.K., M.Si. , kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Kalbar dr. H. Harisson, M.Kes., jajaran Forkopimda […]

  • Wali Nagari Zulkhiyar DT. Pado di Aceh: Momen Pengangkatan 5 Ninik Mamak, Teguhkan Persatuan dan Adat Kamang Tangah Anam Suku

    Wali Nagari Zulkhiyar DT. Pado di Aceh: Momen Pengangkatan 5 Ninik Mamak, Teguhkan Persatuan dan Adat Kamang Tangah Anam Suku

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 182
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kamang Tangah Anam Suku — Suasana penuh kekhidmatan dan sukacita menyelimuti wilayah Kampuang Pisang, Jorong Bansa hari ini. Upacara adat Alek Batagak Pangulu yang menyahkan dan mengukuhkan kelima Ninik Mamak baru berjalan lancar sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai. Wali Nagari Kamang Tangah Anam Suku sekaligus Ninik Mamak terhormat Zulkhiyar, S.H. Dt. Pado […]

  • Mewakili Kapolres Ketapang, Wakapolres Hadiri Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026

    Mewakili Kapolres Ketapang, Wakapolres Hadiri Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 167
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang Kalbar – Mewakili Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR. Wakapolres Ketapang menghadiri Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Ketapang, Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh unsur Forkopimda, TNI-Polri, instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat (29/06/2026). Peringatan […]

  • Supriadi Resmi Jadi Ketua PWI Ketapang Masa Bakti 2026-2029

    Supriadi Resmi Jadi Ketua PWI Ketapang Masa Bakti 2026-2029

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Sukarto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak – Supriadi resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ketapang periode 2026-2029 secara aklamasi dalam rapat pembentukan dan Konferensi PWI Kabupaten Ketapang di salah satu hotel di Pontianak, Rabu (12/8/2026). Dalam proses tersebut, Supriadi ditetapkan sebagai ketua melalui Konferensi Kabupaten dipimpin Ketua Sidang Yasmin Umar, dengan Muhammmad Al Jauhari Fatria […]

  • Tabir Alam Semesta: Dari Energi dan Materi Menuju Kehidupan, Kesadaran, dan Misteri Eksistensi

    Tabir Alam Semesta: Dari Energi dan Materi Menuju Kehidupan, Kesadaran, dan Misteri Eksistensi

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Kemajuan ilmu pengetahuan telah membawa manusia pada kemampuan untuk mengamati galaksi yang berjarak miliaran tahun cahaya, mempelajari materi hingga skala subatom, membaca informasi genetik, serta memetakan berbagai aktivitas otak manusia. Namun, di balik pencapaian tersebut, masih terdapat pertanyaan fundamental yang belum sepenuhnya terjawab: bagaimana alam semesta menghasilkan kehidupan dan kesadaran, serta […]

  • Bengkel Dump Truck Roban Disorot: Sudah 10 Tahun Beroperasi, Mengapa Izin Baru Diajukan?

    Bengkel Dump Truck Roban Disorot: Sudah 10 Tahun Beroperasi, Mengapa Izin Baru Diajukan?

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 210
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang — Aktivitas bengkel perbaikan dump truck di Jl. Sepakat II RT. 015 RW. 002, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, menjadi sorotan menyusul keluhan terkait kebisingan, polusi udara, bau, serta aktivitas kendaraan berat di kawasan tersebut. Namun, persoalan yang kini menjadi perhatian publik bukan hanya mengenai dampak aktivitas bengkel terhadap lingkungan […]

expand_less