Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol Perkenalkan Konsep “Perang Fondasi”, Energi, Data, dan Persepsi Disebut Jadi Penentu Konflik Abad ke-21
- account_circle Suwoto
- calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
- visibility 413
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel
Sebagai studi kasus, Hutagaol menyoroti dinamika hubungan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Menurutnya, ketegangan yang berlangsung selama bertahun-tahun tidak berkembang menjadi perang terbuka karena konflik telah bergeser ke tingkat pengendalian fondasi.
Pada aspek energi, posisi Iran yang berada dekat dengan Selat Hormuz memberikan pengaruh besar terhadap stabilitas energi global. Ancaman terhadap jalur tersebut dinilai mampu menciptakan tekanan ekonomi dunia tanpa perlu tindakan fisik secara langsung.
Dalam aspek data, berbagai aktivitas siber dan gangguan operasional terbatas dipandang sebagai upaya mengendalikan ritme konflik tanpa memicu eskalasi besar.
Sementara pada aspek persepsi, masing-masing pihak membangun narasi untuk memperoleh legitimasi internasional dan memperluas ruang gerak strategisnya.
“Konflik ini bukan gagal meledak, tetapi memang dikelola agar tidak meledak,” ungkap Hutagaol.
Pola yang Berulang di Berbagai Konflik
Konsep Perang Fondasi juga digunakan untuk membaca konflik lain di tingkat global, termasuk konflik antara Rusia dan Ukraina, serta persaingan strategis antara Amerika Serikat dan Tiongkok.
Meski melibatkan aktor, lokasi, dan bentuk konflik yang berbeda, Hutagaol melihat adanya pola yang sama, yakni perebutan kendali atas energi, data, dan persepsi.
Dalam konflik Rusia-Ukraina, energi disebut menjadi instrumen tekanan terhadap sistem regional, sementara data dan persepsi berperan dalam memengaruhi fungsi negara dan membentuk polarisasi global.
Adapun dalam rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok, persaingan berfokus pada dominasi teknologi, penguasaan data, stabilitas rantai pasok energi, serta legitimasi kepemimpinan global.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar