Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol Perkenalkan Konsep “Perang Fondasi”, Energi, Data, dan Persepsi Disebut Jadi Penentu Konflik Abad ke-21
- account_circle Suwoto
- calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
- visibility 414
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Implikasi Strategis
Menurut Hutagaol, perubahan pola konflik ini menunjukkan bahwa kekuatan militer bukan lagi satu-satunya faktor penentu kemenangan.
Konflik modern semakin bersifat senyap, sistemik, dan berlapis. Negara dapat mengalami pelemahan tanpa invasi, pendudukan wilayah, maupun penghancuran fisik.
“Kemenangan ditentukan oleh siapa yang mengendalikan fondasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, memahami Perang Fondasi berarti memahami bagaimana arah suatu negara, bahkan arah dunia, dapat dipengaruhi melalui penguasaan energi, data, dan persepsi.
Sebagai penutup, Hutagaol menegaskan bahwa dalam realitas geopolitik saat ini, yang menghancurkan belum tentu menjadi pemenang.
“Yang menghancurkan belum tentu menang. Tetapi yang mengendalikan fondasi, menentukan arah dunia,” pungkasnya.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar