Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Refleksi HUT Ke-81 RI, Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol: Keberanian Melahirkan Negara, Kebijaksanaan Menjaga Kemerdekaan

Refleksi HUT Ke-81 RI, Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol: Keberanian Melahirkan Negara, Kebijaksanaan Menjaga Kemerdekaan

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • visibility 246
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan momentum kemerdekaan sebagai refleksi untuk memperkuat persatuan, integritas, dan kebijaksanaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pesan tersebut disampaikannya melalui tulisan berjudul “Ketika Keberanian Melahirkan Negara, Kebijaksanaan Menjaganya”, yang ditulis di Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Dalam refleksinya, MJP Hutagaol menegaskan bahwa tidak ada bangsa yang lahir tanpa keberanian. Kemerdekaan, menurutnya, merupakan buah dari pengorbanan, air mata, dan semangat para pejuang yang mendahulukan masa depan bangsa di atas kepentingan pribadi.

Namun, ia mengingatkan bahwa sejarah sebuah bangsa tidak berhenti ketika kemerdekaan berhasil diraih. Justru setelah itu dimulai tanggung jawab besar untuk menjaga agar kemerdekaan tetap utuh dan bermakna bagi generasi penerus.

«”Keberanian mampu melahirkan sebuah negara. Tetapi hanya kebijaksanaan yang mampu menjaganya tetap utuh.”»

Menurut MJP Hutagaol, banyak bangsa berhasil mengusir penjajah, tetapi tidak semuanya mampu bertahan menghadapi ancaman yang muncul dari dalam, seperti keserakahan, ambisi kekuasaan, dan perpecahan sosial.

Ia menilai musuh terbesar sebuah bangsa sering kali bukan berasal dari luar, melainkan ketika nilai pengabdian berubah menjadi kepentingan pribadi, amanah bergeser menjadi keuntungan, dan kekuasaan dijadikan tujuan, bukan sarana untuk melayani rakyat.

“Merebut kemerdekaan membutuhkan keberanian. Menjaga kemerdekaan menuntut kebijaksanaan,” tulisnya.

Sebagai ilustrasi, MJP Hutagaol mengibaratkan sebuah bangsa seperti pohon yang tetap kokoh karena akar-akarnya saling menguatkan. Demikian pula Indonesia, yang akan tetap kuat apabila kepercayaan, persatuan, keadilan, dan kebijaksanaan terus dipelihara oleh seluruh anak bangsa.

Ia juga mengingatkan pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, bahwa perjuangan setelah kemerdekaan jauh lebih berat dibandingkan saat merebutnya. Jika dahulu bangsa menghadapi penjajah yang terlihat, maka kini tantangannya adalah mengatasi perpecahan, ego sektoral, dan kepentingan sempit yang tumbuh dari dalam.

Menjelang HUT Ke-81 RI, MJP Hutagaol mengajak masyarakat menjadikan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan amanah moral yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Ia menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya diukur dari usia kemerdekaan, pembangunan fisik, ataupun kekuatan ekonominya, tetapi dari kemampuan rakyat menjaga persatuan di atas perbedaan, menempatkan pengabdian di atas kepentingan pribadi, serta menjadikan kebijaksanaan sebagai landasan dalam setiap keputusan.

Mengakhiri refleksinya, MJP Hutagaol menyampaikan bahwa selama keberanian terus melahirkan pengabdian dan kebijaksanaan tetap memimpin kekuasaan, kemerdekaan Indonesia akan terus hidup sebagai jiwa yang menginspirasi setiap generasi untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangdam III/Siliwangi Tutup Diklat Dasar Militer SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026

    Pangdam III/Siliwangi Tutup Diklat Dasar Militer SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Achmad Arif Rachman
    • visibility 190
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bandung Barat – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., menutup secara resmi Pendidikan dan Pelatihan Dasar Militer Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Satria Dodik Bela Negara Rindam III/Siliwangi, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (31/7/2026). Upacara penutupan […]

  • Status Darurat Kesehatan Dunia Ditetapkan WHO, Kemenkes Perketat Pengawasan Cegah Ebola Masuk Indonesia

    Status Darurat Kesehatan Dunia Ditetapkan WHO, Kemenkes Perketat Pengawasan Cegah Ebola Masuk Indonesia

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 307
    • 0Komentar

    MediaSuataMabes, Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization menetapkan status Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC) terkait wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo pada 17 Mei 2026. Menanggapi situasi tersebut, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia langsung mengambil langkah antisipatif guna mencegah masuknya virus Ebola ke Indonesia, […]

  • Menuju Peradaban Dunia Baru: Memahami Teori Foundation Warfare di Era Energi, Data, dan Persepsi

    Menuju Peradaban Dunia Baru: Memahami Teori Foundation Warfare di Era Energi, Data, dan Persepsi

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), media sosial, serta dominasi data global telah mengubah wajah peradaban dunia secara fundamental. Di tengah perubahan tersebut, muncul sebuah pendekatan strategis yang disebut Foundation Warfare Theory atau Teori Perang Fondasi, yang menawarkan cara pandang baru dalam memahami dinamika konflik modern. Pemikiran yang dikemukakan oleh Brigadir Jenderal […]

  • Dinilai Berjasa Besar bagi Bangsa Indonesia, Presiden Prabowo Siapkan Penghargaan Tertinggi untuk Kapolri

    Dinilai Berjasa Besar bagi Bangsa Indonesia, Presiden Prabowo Siapkan Penghargaan Tertinggi untuk Kapolri

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan pujian kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo atas inisiatif serta dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala negara menyatakan akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada Jenderal Sigit. Hal itu diutarakan Prabowo saat menghadiri peresmian SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Sebelum menyampaikan pidato, Prabowo lebih […]

  • Ketum WLC Henry K Yuza: Komunitas Tertua di Lampung Ambil Bagian Meriahkan HUT Kota Bandar Lampung Ke-344 TH

    Ketum WLC Henry K Yuza: Komunitas Tertua di Lampung Ambil Bagian Meriahkan HUT Kota Bandar Lampung Ke-344 TH

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Adi Sundari
    • visibility 249
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bandar Lampung – Gemuruh semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-344 Kota Bandar Lampung mencapai puncak keindahannya pada Minggu (19/7/2026), saat Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya Begawi memenuhi kawasan Tugu Adipura dengan warna, senyum, dan kebanggaan kolektif. Sebanyak 538 peserta pawai budaya dan 82 kendaraan hias bergerak dinamis memadati ruas-ruas utama pusat kota, […]

  • Polresta Deli Serdang Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas Berisiko Tinggi

    Polresta Deli Serdang Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas Berisiko Tinggi

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Agus Salim
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Deli Serdang — Polresta Deli Serdang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026 di Lapangan Apel Mapolresta Deli Serdang, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menandai dimulainya operasi kepolisian yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Apel dipimpin Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., serta dihadiri […]

expand_less