Ancaman Siber Mengintai Perbankan, Malware Hirudo Jadi Peringatan Serius bagi Nasabah Indonesia
- account_circle Redaksi MSM
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 60
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Apresiasi bagi Tim IT Perbankan
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan digital, apresiasi terhadap para tenaga teknologi informasi di sektor perbankan juga menjadi perhatian masyarakat.
Melalui unggahan akun Instagram @realmrbert yang beredar pada 7 November 2026, masyarakat diajak memberikan dukungan kepada para pegawai IT perbankan yang bertugas menjaga keamanan sistem dan transaksi nasabah.
Pesan tersebut mengingatkan bahwa pekerjaan pengamanan sistem digital sering berlangsung di balik layar, termasuk pemantauan jaringan dan penanganan gangguan di luar jam operasional perbankan.
Meski demikian, tingkat kesiagaan maupun adanya pengerahan khusus tim IT pada masing-masing bank perlu dikonfirmasi kepada institusi terkait.
Nasabah Diminta Meningkatkan Kewaspadaan
Menghadapi berbagai ancaman tersebut, masyarakat diimbau menerapkan langkah-langkah perlindungan digital, antara lain:
- Mengunduh aplikasi perbankan hanya melalui toko aplikasi resmi atau kanal resmi bank.
- Tidak memasang file APK dari tautan yang dikirim melalui pesan atau sumber tidak dikenal.
- Tidak memberikan PIN, kata sandi, kode OTP, maupun informasi rahasia kepada pihak lain.
- Menghindari pemberian izin Accessibility kepada aplikasi yang tidak memiliki kebutuhan jelas.
- Mengaktifkan fitur keamanan perangkat dan memperbarui sistem operasi secara berkala.
- Memeriksa riwayat transaksi dan segera menghubungi pihak bank apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
- Tidak mengakses layanan perbankan melalui tautan yang tidak dapat dipastikan keasliannya.
Keamanan perbankan digital merupakan tanggung jawab bersama antara regulator, institusi keuangan, penyedia teknologi, dan masyarakat.
Penguatan sistem pertahanan siber, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kesadaran pengguna menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, kewaspadaan dan kesiapan menghadapi ancaman siber harus menjadi prioritas agar keamanan transaksi dan perlindungan data nasabah tetap terjaga.
(Redaksi MediaSuaraMabes)
- Jurnalis :: Redaksi MSM

Saat ini belum ada komentar