Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » SENTINEL Seri 6: Ketika Komunikasi Putus, Perang Belum Tentu Berhenti, Ukraina, Starlink, dan Perang yang Berpindah ke Ruang Angkasa

SENTINEL Seri 6: Ketika Komunikasi Putus, Perang Belum Tentu Berhenti, Ukraina, Starlink, dan Perang yang Berpindah ke Ruang Angkasa

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Perang modern tidak lagi hanya ditentukan oleh kekuatan pasukan, persenjataan, dan penguasaan wilayah. Kemampuan mempertahankan komunikasi ketika infrastruktur darat terganggu kini menjadi salah satu bagian penting dari ketahanan sebuah negara.

Perang Rusia-Ukraina memberikan gambaran mengenai perubahan tersebut. Sejak invasi besar-besaran Rusia pada 2022, jaringan internet satelit Starlink milik SpaceX digunakan di Ukraina sebagai salah satu sarana komunikasi ketika infrastruktur telekomunikasi mengalami gangguan.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa komunikasi bukan sekadar fasilitas pendukung. Dalam kondisi konflik, komunikasi menjadi bagian dari kemampuan untuk bertahan, berkoordinasi, berbagi informasi, dan mendukung pengambilan keputusan.

Ketika jaringan komunikasi darat terganggu, jaringan berbasis satelit dapat menjadi salah satu alternatif untuk mempertahankan konektivitas. Satelit berada di orbit, terminal berada di permukaan, sementara data bergerak melalui jaringan yang memungkinkan pengguna di lapangan tetap terhubung.

Namun, pengalaman Ukraina juga memperlihatkan persoalan strategis lain. Starlink merupakan infrastruktur yang dioperasikan perusahaan swasta. Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana kepentingan negara dalam konflik dapat bersinggungan dengan infrastruktur teknologi yang dimiliki dan dikendalikan sektor swasta.

Pertanyaan strategis kemudian berkembang: siapa yang memiliki dan mengendalikan kemampuan komunikasi dalam konflik modern—negara, perusahaan, satelit, jaringan, atau ekosistem yang menghubungkan seluruh komponen tersebut?

Rusia Kembangkan Rassvet

Perkembangan teknologi komunikasi satelit juga terjadi di Rusia. Reuters pada Agustus 2026 melaporkan pengembangan sistem internet satelit bernama Rassvet yang dikembangkan perusahaan Rusia Bureau 1440.

Rassvet dirancang sebagai jaringan komunikasi satelit orbit rendah atau Low Earth Orbit (LEO). Menurut laporan tersebut, Rusia telah mengoperasikan sejumlah satelit untuk sistem itu dan merencanakan pengembangan konstelasi yang lebih besar.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa infrastruktur komunikasi berbasis satelit semakin menjadi bagian dari kalkulasi strategis dalam persaingan teknologi dan keamanan.

Meski demikian, kemampuan Rassvet tidak dapat begitu saja disamakan dengan tingkat kematangan operasional Starlink. Sistem tersebut masih menghadapi berbagai tantangan teknis dan operasional.

Artinya, persaingan teknologi komunikasi modern tidak hanya berlangsung di darat, tetapi juga merambah ruang angkasa.

Dari Satelit Menuju Ekosistem

Dalam SENTINEL Seri 6, Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol menekankan bahwa pelajaran dari perang Ukraina bukan semata-mata mengenai Starlink, melainkan tentang bagaimana sebuah negara membangun ketahanan komunikasi.

Ketahanan tidak cukup bergantung pada satu teknologi. Diperlukan ekosistem yang menggabungkan satelit, komunikasi, sensor, data, komputasi, kecerdasan buatan, serta sumber daya manusia yang mampu mengintegrasikan seluruh komponen tersebut.

Karena itu, pertanyaan strategis sebuah negara tidak berhenti pada berapa banyak satelit yang dimiliki. Pertanyaan berikutnya adalah siapa yang membuatnya, menguasai teknologinya, mengendalikan infrastrukturnya, mengelola datanya, serta menjamin keberlangsungan komunikasinya.

Yang tidak kalah penting, apakah tersedia jaringan alternatif ketika jaringan utama mengalami gangguan?

Pelajaran untuk Indonesia

Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, perkembangan perang modern tersebut menjadi bahan penting dalam melihat ketahanan digital dan komunikasi nasional.

Ketahanan bukan sekadar memiliki teknologi, tetapi kemampuan untuk tetap berfungsi ketika teknologi tertentu mengalami gangguan atau kegagalan.

Pembangunan kemampuan antariksa, jaringan komunikasi, pusat data, keamanan siber, sensor, komputasi, dan kecerdasan buatan dapat dipandang sebagai bagian dari ekosistem yang saling mendukung.

Perang modern tidak hanya mempertarungkan wilayah, tetapi juga kemampuan untuk melihat, berkomunikasi, memahami, dan mengambil keputusan.

SENTINEL Seri 6 kemudian membawa pertanyaan ke tahap berikutnya: bagaimana sebuah negara tetap mengetahui dan tetap terhubung ketika infrastrukturnya terganggu?

Jawabannya bukan semata-mata satu teknologi, melainkan ekosistem yang terdiri dari satelit, komunikasi, sensor, data, komputasi, AI, dan manusia yang mampu mengintegrasikannya.

Sebab ketika komunikasi terputus, persoalannya bukan lagi sekadar apakah masih memiliki telepon, tetapi apakah masih memiliki cara untuk tetap terhubung.

Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol
Jakarta, 24 September 2026

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heri Laporkan Dugaan Perampasan Hak Kelola Tanah Adat di Barito Utara, Minta Proses Pembagian Tali Asih PT NPR Diusut

    Heri Laporkan Dugaan Perampasan Hak Kelola Tanah Adat di Barito Utara, Minta Proses Pembagian Tali Asih PT NPR Diusut

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Ron
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Muara Teweh — Heri, yang mengaku sebagai pemilik hak kelola tanah adat sekaligus perwakilan masyarakat, melaporkan dugaan penggelapan dan perampasan hak kelola lahan masyarakat adat serta dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proses pembagian tali asih oleh PT Nusa Persada Resources (NPR) di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Pengaduan tertanggal 12 Oktober 2026 tersebut ditujukan […]

  • Camat Padalarang, Kab. Bandung Barat Pimpin Upacara Hut Ke 81 RI, Ajak Warga Jaga Semangat Gotong Royong

    Camat Padalarang, Kab. Bandung Barat Pimpin Upacara Hut Ke 81 RI, Ajak Warga Jaga Semangat Gotong Royong

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Sudirman
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jawa Barat – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Padalarang kab.Bandung Barat berlangsung khidmat. Upacara digelar di Lapangan Upacara Kecamatan Padalarang, Senin (17/8/2026) pagi. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Hendi Setiyadi, S.STP., M.Si. memimpin langsung jalannya upacara yang diikuti oleh jajaran Forkopimcam, ASN, TNI, Polri, pelajar, dan perwakilan masyarakat se-Kecamatan […]

  • Seru, Defile Kecamatan Warnai HUT Ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan

    Seru, Defile Kecamatan Warnai HUT Ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Anton Anggiat Purba
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Humbahas – Semangat peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Humbahas Bukit Inspirasi Doloksanggul, Selasa 28 Juli 2026, semakin terasa dengan digelarnya defile yang diikuti seluruh kecamatan. Kegiatan berlangsung meriah dan disambut antusias ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute defile. Setiap kecamatan menampilkan beragam […]

  • Musdes Desa Karya Mukti Susun RKP Desa 2027, Fokus pada Program Prioritas dan Kesejahteraan Masyarakat

    Musdes Desa Karya Mukti Susun RKP Desa 2027, Fokus pada Program Prioritas dan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Erhamudin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | OKU, Sumsel – Pemerintah Desa Karya Mukti bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Karya Mukti, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kamis (2/7/2026). Musyawarah desa tersebut menjadi […]

  • Kepolisian Negara Republik Indonesia Dorong Swasembada Pangan, Kapolres Inhil Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Nasional di Tempuling

    Kepolisian Negara Republik Indonesia Dorong Swasembada Pangan, Kapolres Inhil Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Nasional di Tempuling

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Saprizal
    • visibility 172
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Kab. Indragiri Hilir — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan di berbagai daerah. Salah satunya terlihat dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang diikuti secara nasional melalui zoom meeting dan dipusatkan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Di Kabupaten Indragiri Hilir, kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian jagung […]

  • Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol Luncurkan Buku Bentang Peradaban Nusantara, Mengupas Sejarah Indonesia dari Sudut Pandang Geologi hingga Peradaban

    Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol Luncurkan Buku Bentang Peradaban Nusantara, Mengupas Sejarah Indonesia dari Sudut Pandang Geologi hingga Peradaban

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol meluncurkan buku berjudul “Bentang Peradaban Nusantara: Menelusuri Jejak Bumi, Manusia, dan Peradaban dari Awal Pembentukan Nusantara hingga Indonesia Abad ke-21”, sebuah karya yang mengajak pembaca memahami sejarah Indonesia secara lebih utuh melalui pendekatan geologi, kosmologi, arkeologi, antropologi, dan sejarah. Buku tersebut diterbitkan di Jakarta pada 19 […]

expand_less