Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Kementerian LH, PLTA Saguling, dan Stakeholder Satukan Langkah Selamatkan Sungai Citarum dan Waduk Saguling

Kementerian LH, PLTA Saguling, dan Stakeholder Satukan Langkah Selamatkan Sungai Citarum dan Waduk Saguling

  • account_circle Sudirman
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Bandung Barat – Upaya menjaga kelestarian Sungai Citarum dan Waduk Saguling terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, masyarakat, serta berbagai pegiat lingkungan. Hal tersebut dibahas dalam kegiatan Diskusi Kementerian Lingkungan Hidup bersama Managemen PLTA Saguling dan Stakeholder terkait Upaya Penyelamatan Waduk Saguling dan Sungai Citarum yang dilaksanakan di Bening Saguling Foundation, salah satu mitra binaan UBP Saguling.

Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk bertukar pandangan dan menyamakan langkah dalam menghadapi berbagai persoalan lingkungan di kawasan Sungai Citarum, khususnya terkait keberadaan eceng gondok yang dapat mengganggu kualitas lingkungan, aliran sungai, serta fungsi waduk apabila tidak dikelola dengan baik.

Diskusi dihadiri oleh Kementerian Lingkungan Hidup, yang diwakili oleh Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air, Bapak Tulus Laksono, beserta tim. Senior Manager UBP Saguling, Manager Administrasi Bapak Huta Rianto, perwakilan DLH Kabupaten Bandung Barat, Kepala Desa Karangtanjung, Bidang CSR Kantor Pusat PLN Indonesia Power, Tim Pangauban Gerakan Santri Gugus Lingkungan (PAGAR Saguling), Koordinator Pokja Perencanaan PPMA serta Pembinaan Kinerja Daerah beserta staf, serta para pegiat dan aktivis lingkungan. Secara keseluruhan, kegiatan diikuti oleh sekitar 45 peserta dari berbagai unsur dan latar belakang yang memiliki perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan Sungai Citarum dan Waduk Saguling.

Dalam diskusi tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup melalui Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan memberikan ruang bagi seluruh pihak untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta upaya yang telah dilakukan di lapangan. Forum ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi bahwa penyelamatan Sungai Citarum tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja bersama dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

Salah satu pembahasan utama adalah upaya pengendalian dan pemanfaatan eceng gondok yang tumbuh di kawasan Sungai Citarum, khususnya pada aliran yang menjadi sumber air menuju Waduk Saguling.

“Penanganan eceng gondok dan menjaga kualitas Sungai Citarum membutuhkan kolaborasi semua pihak. Pemerintah, perusahaan, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat harus bergerak bersama. Kami mengapresiasi upaya PLTA Saguling dalam mengelola dan memanfaatkan eceng gondok sebagai bagian dari solusi lingkungan yang berkelanjutan.”, ujar Bapak Tulus Laksono.

PLN Indonesia Power UBP Saguling turut memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan dalam mengelola eceng gondok agar tidak hanya dipandang sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.

Pemaparan tersebut disampaikan oleh Taufan Kurniawan selaku ASMAN Keamanan Humas. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah BOSS (Biomass Operating System of Saguling), yaitu upaya pemanfaatan biomassa eceng gondok sebagai bagian dari solusi pengelolaan lingkungan sekaligus mendukung pemanfaatan sumber energi alternatif.

Selain BOSS, UBP Saguling juga menjalankan program kumbung jamur yang memanfaatkan eceng gondok sebagai salah satu media dalam proses budidaya jamur. Program ini menjadi contoh bagaimana material yang sebelumnya dianggap sebagai gulma perairan dapat diolah dan dimanfaatkan sehingga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Berbagai upaya tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat. Eceng gondok tidak semata-mata dipandang sebagai tanaman pengganggu, tetapi dapat dikelola melalui pendekatan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Bagi PLN Indonesia Power UBP Saguling, menjaga keberlanjutan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan operasional pembangkit. Sebagai pengelola PLTA yang sangat bergantung pada keberadaan sumber daya air, kondisi Sungai Citarum dan Waduk Saguling menjadi bagian penting yang harus dijaga bersama.

“Kami tidak hanya menjalankan fungsi bisnis pembangkitan ketenagalistrikan, tetapi juga memiliki kepedulian dan tanggung jawab untuk menjaga lingkungan di sekitar wilayah operasional, khususnya Sungai Citarum dan Waduk Saguling. Karena keberlanjutan pembangkit juga tidak terlepas dari keberlanjutan lingkungan.

PLTA Saguling terus berupaya mengelola eceng gondok melalui inovasi dan pemanfaatan, seperti BOSS dan program kumbung jamur. Kami berharap kolaborasi dengan pemerintah, stakeholder, dan masyarakat terus diperkuat untuk menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.”,ujar Bapak Doni Bakar.

Melalui diskusi ini, seluruh pihak didorong untuk memperkuat koordinasi dan membangun langkah nyata dalam mencegah pencemaran serta kerusakan lingkungan. Pemerintah, PLN Indonesia Power, pemerintah daerah, pemerintah desa, komunitas, hingga masyarakat memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi dalam menjaga Sungai Citarum.

Dengan semangat gotong royong, pengelolaan eceng gondok dapat dilakukan secara lebih terpadu, sementara potensi pemanfaatannya dapat terus dikembangkan untuk memberikan manfaat lingkungan sekaligus ekonomi bagi masyarakat.

Sudirman

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 1 Desember 2021 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Jawa Barat. Email : sudirman@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perseteruan di TikTok Berujung Saling Lapor Polisi, MSM Ingatkan Pentingnya Bijak Bermedia Sosial

    Perseteruan di TikTok Berujung Saling Lapor Polisi, MSM Ingatkan Pentingnya Bijak Bermedia Sosial

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 286
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Perseteruan antar pengguna media sosial, khususnya TikTok, kembali menjadi perhatian setelah konflik yang berkembang di ruang digital berujung pada laporan atau pengaduan kepada pihak kepolisian. Salah satu dokumen yang beredar menunjukkan adanya Tanda Terima Surat Pengaduan Masyarakat yang diterbitkan oleh Kepolisian Resor Badung, Polda Bali. Dokumen tersebut memuat pengaduan masyarakat terkait dugaan […]

  • Ribuan Warga Iringi Pendaftaran Prima Pradictya, Pilkades Sugih Manik Semarak

    Ribuan Warga Iringi Pendaftaran Prima Pradictya, Pilkades Sugih Manik Semarak

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Arif Rachman Hadi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Grobogan — Suasana begitu hangat dan meriah menyelimuti Jalan Raya Desa Sugih Manik, Kecamatan Tanggung Harjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada hari Senin 19 Oktober 2026. Ribuan warga, simpatisan, dan relawan memadati jalanan untuk turut mengantarkan Prima Pradictya yang pagi itu resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) […]

  • Kapolda Kalbar Tekankan Soliditas, Disiplin, dan Profesionalisme Saat Kunjungi Mako Satbrimob photo_camera 3

    Kapolda Kalbar Tekankan Soliditas, Disiplin, dan Profesionalisme Saat Kunjungi Mako Satbrimob

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum., bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Komando (Mako) Satbrimob Polda Kalbar di Aula Satbrimob Polda Kalbar, Rabu (22/7). Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Dansat Brimob Polda […]

  • Usai Disorot Soal Limbah, Rumah Makan Karya Minang Langsung Bangun Ipal

    Usai Disorot Soal Limbah, Rumah Makan Karya Minang Langsung Bangun Ipal

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kota Bekasi — Persoalan dugaan pembuangan limbah ke saluran kali di sekitar Rumah Makan Karya Minang, Jalan Kali Abang Tengah, RW 06, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, mulai menemukan titik terang. Setelah sebelumnya menjadi perhatian warga dan mendapat tindak lanjut melalui sidak pihak terkait, pengelola Rumah Makan Karya Minang mengambil langkah […]

  • TNI Bersama Militer AS, India dan Selandia Baru Uji Kemampuan Tempur di Sumatera Selatan

    TNI Bersama Militer AS, India dan Selandia Baru Uji Kemampuan Tempur di Sumatera Selatan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sumatera Selatan — Sebanyak 270 personel militer dari Indonesia, Amerika Serikat, India, dan Selandia Baru mengikuti latihan menembak Sof Flat Range Advance Shooting sebagai bagian dari rangkaian Super Garuda Shield (SGS) 2026. Latihan tersebut dilaksanakan di Lapangan Tembak Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan. Kegiatan menjadi bagian dari latihan bersama […]

  • Kaperwil MSM Aceh Desak Polres Aceh Timur Klarifikasi Dugaan Penyelewengan Bantuan Koperasi di Buket Makmu

    Kaperwil MSM Aceh Desak Polres Aceh Timur Klarifikasi Dugaan Penyelewengan Bantuan Koperasi di Buket Makmu

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 88
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Aceh Timur — Kaperwil Media Suara Mabes (MSM) Wilayah Aceh, Hanafiah, mendesak Polres Aceh Timur untuk segera melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap Asnawi alias Toke Wi, yang disebut sebagai ketua kelompok sekaligus ketua koperasi di Desa Buket Makmu, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur. Desakan tersebut disampaikan menyusul adanya informasi dan dugaan dari sejumlah […]

expand_less