Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Religi » Kajian Risalatul Mu’awanah, Ustadz Faisol Ajak Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Kajian Risalatul Mu’awanah, Ustadz Faisol Ajak Perkuat Ukhuwah Islamiyah

  • account_circle Hapzon Effendi
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • visibility 239
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Bogor – Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Rabiatul Adawiyah, Cileungsi, Kabupaten Bogor, usai pelaksanaan Sholat Subuh berjamaah, Ahad (28/6/2026). Ratusan jamaah mengikuti kajian rutin Kitab Risalatul Mu’awanah yang disampaikan oleh Ustadz Faisol bin Yunus.

Mengawali tausiyahnya, Ustadz Faisol mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberikan nikmat iman, kesehatan, serta kesempatan melaksanakan Sholat Subuh berjamaah. Beliau juga mendoakan agar amal ibadah para jamaah menjadi pembuka pintu ampunan, keberkahan, dan rezeki yang halal, sehingga kelak Allah SWT memudahkan langkah menuju Baitullah untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah.

Memasuki pembahasan Kitab Risalatul Mu’awanah, Ustadz Faisol menekankan pentingnya memiliki sifat kasih sayang (rahmah) kepada seluruh makhluk ciptaan Allah, terlebih kepada sesama kaum muslimin. Menurutnya, seorang mukmin hendaknya mampu berlapang dada, bahkan terhadap orang yang memusuhinya.

“Kasih sayang Allah jauh lebih besar dibandingkan kasih sayang manusia. Betapa banyak dosa yang kita lakukan, namun Allah tidak langsung menurunkan azab kepada kita. Karena itu, jangan mudah menyimpan kebencian kepada orang lain,” ungkapnya.

Beliau mengingatkan bahwa ketika seseorang disakiti, bisa jadi Allah SWT sedang menguji kualitas keimanan sekaligus mengangkat derajatnya. Oleh sebab itu, setiap muslim dianjurkan untuk lebih banyak mengoreksi diri daripada sibuk mencari kesalahan orang lain.

Setiap menjelang tidur, jamaah diajak melakukan muhasabah, mengevaluasi diri dan mengingat kembali apakah selama beraktivitas telah menyakiti hati saudara sesama muslim. Semua amal, kata beliau, berawal dari niat yang tulus sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Innamal a’malu binniyat” (Sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya).

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Faisol juga menyoroti fenomena umat Islam yang lebih mengedepankan hawa nafsu, fanatisme kelompok, hingga mudah membid’ahkan atau bahkan mengkafirkan sesama muslim. Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi pemicu lahirnya perpecahan di tengah umat.

Beliau mencontohkan akhlak para ulama besar seperti Imam Malik dan Imam Syafi’i yang tetap saling menghormati meski memiliki perbedaan pandangan dalam fiqih. Perbedaan, katanya, seharusnya menjadi rahmat, bukan alasan untuk saling bermusuhan.

“Semakin tinggi ilmu seseorang, seharusnya semakin rendah egonya dan semakin kecil potensi perpecahannya,” pesannya.

Kajian juga menekankan pentingnya belajar ilmu tauhid kepada guru yang memiliki sanad keilmuan yang benar agar tidak mudah memberikan vonis kafir kepada orang lain. Ustadz Faisol mengingatkan bahwa wafatnya para ulama saleh merupakan salah satu tanda diangkatnya ilmu oleh Allah SWT.

Dalam pembahasan ibadah, beliau menjelaskan bahwa setiap gerakan sholat memiliki makna yang sangat dalam. Mulai dari niat ketika berwudhu hingga bacaan Wajjahtu Wajhiya, seluruhnya harus dihayati dengan menghadirkan kesadaran bahwa Allah SWT senantiasa melihat hamba-Nya.

Menjelang akhir kajian, Ustadz Faisol mengajak seluruh jamaah untuk membersihkan hati dari rasa benci, memperbanyak istighfar, menebarkan senyum, serta membiasakan mengucapkan salam kepada sesama. Beliau mengutip teladan Imam Syafi’i yang berusaha mencapai kondisi hati tanpa menyimpan kebencian kepada siapa pun.

“Hidup adalah perjuangan. Teruslah berjuang di jalan Allah SWT, meneruskan ajaran Rasulullah SAW, hingga kelak kita dikumpulkan bersama beliau dan memperoleh syafaatnya di hari kiamat,” tutup Ustadz Faisol.

Kajian Subuh rutin di Masjid Rabiatul Adawiyah ini menjadi salah satu sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menambah pemahaman agama bagi masyarakat. Diharapkan, nilai-nilai kasih sayang, keikhlasan, dan persaudaraan yang disampaikan dalam kajian tersebut dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Wallahu a’lam bishawab.

Penulis: Hapzon Effendi, S.Pd.

Hapzon Effendi

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 9 September 2025 sebagai Jurnalis Pusat. Email : hapson.effendi@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Kampar Salurkan Tali Asih kepada Keluarga Almarhum AIPTU Zainal Efendi

    Polres Kampar Salurkan Tali Asih kepada Keluarga Almarhum AIPTU Zainal Efendi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Rio Tampubolon
    • visibility 173
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kampar – Keluarga besar Polres Kampar menunjukkan rasa empati dan solidaritas yang mendalam dengan menyerahkan tali asih kepada istri dan keluarga almarhum AIPTU Zainal Efendi. Penyerahan santunan berlangsung pada Selasa, 21 Juli 2026 pukul 17.00 WIB, bertempat di kediaman keluarga almarhum di Perumahan Athaya, Desa Ridan Permai, Kecamatan Bangkinang Kota. Acara ini dihadiri […]

  • Jangan Tergiur Jalur Cepat! Polri Ungkap Modus Penipuan Haji Non-Prosedural Senilai Rp21,7 M

    Jangan Tergiur Jalur Cepat! Polri Ungkap Modus Penipuan Haji Non-Prosedural Senilai Rp21,7 M

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Satgas Haji dan Umrah Polri mengungkap sejumlah kasus penipuan haji non-prosedural yang mengakibatkan ratusan calon jemaah menjadi korban. Hingga akhir Mei 2026, tercatat sebanyak 550 calon jemaah mengalami kerugian dengan nilai mencapai Rp21,7 miliar. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, berdasarkan data Subsatgas Gakkum Satgas Haji dan Umrah, kepolisian […]

  • Pemerhati Pertanyakan Perkembangan Penanganan Dugaan Korupsi Dana Infaq Baitul Mal Kota Sabang

    Pemerhati Pertanyakan Perkembangan Penanganan Dugaan Korupsi Dana Infaq Baitul Mal Kota Sabang

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 573
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Sabang – Perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi dana infaq di Baitul Mal Kota Sabang yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Sabang kembali menjadi perhatian publik. Seorang pemerhati asal Kota Sabang, Kifly, mempertanyakan sejauh mana proses penyidikan perkara tersebut telah berjalan. Hal itu disampaikannya kepada Media Suara Mabes saat berdiskusi di salah satu lokasi di Kota […]

  • Petinju Kasuari Boxing Camp Raih Prestasi di Final Kejuaraan Street Boxing II Manokwari photo_camera 6

    Petinju Kasuari Boxing Camp Raih Prestasi di Final Kejuaraan Street Boxing II Manokwari

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Supardi
    • visibility 188
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Manokwari – Enam petinju andalan dari Sasana Kasuari Boxing Camp sukses menorehkan prestasi gemilang pada babak final kejuaraan tinju yang digelar pada tgl 26 – 30 Mei 2026 di Jalan Utama Kantor Penerangan Sanggeng, Kabupaten Manokwari. (30/5/2026). ​Turun di kategori Junior dan Senior (putra/putri), dari 13 kelas yang dipertandingkan, enam atlet Sasana Kasuari Boxing […]

  • Pemkab Jepara Canangkan Desa Digital 2026, Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik Berbasis Teknologi

    Pemkab Jepara Canangkan Desa Digital 2026, Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik Berbasis Teknologi

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara secara resmi mencanangkan Desa Digital pada Lokus Pilot Project Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pencanangan tersebut berlangsung di Balai Desa Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Kamis (1/10/2026). Program Desa Digital menjadi salah satu langkah Pemkab […]

  • Kerusuhan Eropa Jadi Peringatan bagi Indonesia, Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol Soroti Energi, Data, dan Persepsi

    Kerusuhan Eropa Jadi Peringatan bagi Indonesia, Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol Soroti Energi, Data, dan Persepsi

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Gejolak sosial di sejumlah negara Eropa pada Oktober 2026 menjadi bahan evaluasi bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan nasional melalui deteksi dini, pengelolaan tekanan ekonomi, dan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Pandangan tersebut disampaikan Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol ’86 dalam analisis strategis bertajuk “Kerusuhan Eropa: Peringatan Dini bagi Ketahanan Indonesia — Membaca […]

expand_less