Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Spiritual Quotient: Kunci Guru Hebat yang Menginspirasi

Spiritual Quotient: Kunci Guru Hebat yang Menginspirasi

  • account_circle Muhammad Yaman
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 304
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Dasril, M.Pd. – Kepala Sekolah SDN 18 CGB Kota Bukittinggi

MediaSuaraMabes, Bukittinggi – Dalam dunia pendidikan, kita mengenal kecerdasan intelektual (IQ) untuk kemampuan logika dan kecerdasan emosional (EQ) untuk mengelola perasaan. Namun, ada satu potensi lain yang menjadi pondasi keduanya, yaitu Spiritual Quotient atau kecerdasan spiritual (SQ). Bagi guru, SQ bukan soal seberapa rajin beribadah, melainkan kemampuan memberi makna hidup, memegang nilai, memiliki tujuan jelas, dan tetap tegar di tengah tekanan.

Guru yang pandai menjelaskan materi namun kosong makna dalam dirinya akan mudah mengalami kelelahan fisik, mental, dan emosional (burnout). SQ lah yang menjawab pertanyaan mendasar: “Untuk apa dan mengapa hal ini penting?”. Ciri guru bersQ tinggi adalah punya tujuan hidup, mampu mengambil hikmah kesulitan, berpegang teguh pada nilai kebenaran, merasa terhubung dengan sekitar, serta tahan banting menghadapi tekanan.

Profesi guru sangat unik karena berhadapan langsung dengan manusia, bukan mesin. Tantangan beragam karakter siswa, beban administrasi, hingga penghasilan yang tak sebanding sering menjadi ujian. Berikut alasan utama mengapa SQ sangat krusial:

1. Mencegah Burnout: Riset Universitas Indonesia tahun 2023 membuktikan guru bersQ tinggi berisiko 40% lebih rendah mengalami kelelahan ekstrem, karena setiap tugas berat dipandang sebagai pengabdian yang bermakna.
2. Menjadi Teladan Nilai: Siswa belajar karakter dari keteladanan, bukan sekadar ceramah. Guru yang jujur dan adil sedang mengajarkan nilai kehidupan yang nyata.
3. Mengatasi Siswa Bermasalah: Guru bersQ tinggi tidak marah pada siswa sulit, melainkan bertanya: “Apa kebutuhan dan latar belakang anak ini?”. Sikap ini mengubah kemarahan menjadi keinginan membantu.
4. Membuat Pembelajaran Bermakna: Materi dikaitkan dengan kehidupan nyata, misal matematika dengan tanggung jawab atau IPA dengan kepedulian lingkungan, sehingga tidak sekadar hafalan.

Di kelas, SQ terlihat dari sikap guru yang tak mudah menyerah, berani mengakui kesalahan, tidak membeda-bedakan murid, tenang saat masalah datang, terus belajar, dan bahagia atas kemajuan kecil siswa. Dampaknya, siswa merasa aman, berani berpendapat, motivasi belajar meningkat, dan karakter terbentuk. Banyak siswa mungkin lupa materi, namun tak akan lupa keteladanan gurunya yang lahir dari SQ tinggi.

Kemendikbudristek mendorong Pembelajaran Mendalam yang sadar, bermakna, dan menyenangkan. Hal ini mustahil tercipta jika gurunya sendiri merasa hampa atau membawa kepahitan ke kelas. Maka, SQ adalah syarat utama agar pembelajaran berjalan tulus, bukan sekadar formalitas.

Seperti kisah Pak Bakri, guru di daerah dengan fasilitas minim dan gaji kecil yang bertahan 15 tahun. Saat ditanya alasannya, ia menjawab: “Saya bertahan karena ada anak yang dulu tak bisa baca, kini kuliah dan berterima kasih karena saya tak pernah menyebutnya bodoh.”. Itulah makna, itulah SQ.

Muhammad Yaman

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 18 April 2024 sebagai Jurnalis Kab. Agam - Sumatera Barat. Email : muhammad.yaman@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKKPBM DPC Jakarta Pusat Konsolidasi Persiapan Pembentukan Struktur di 8 Kecamatan

    FKKPBM DPC Jakarta Pusat Konsolidasi Persiapan Pembentukan Struktur di 8 Kecamatan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta Pusat — Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Baret Merah (FKKPBM) Jakarta Pusat menggelar pertemuan dan konsolidasi organisasi dalam rangka mempersiapkan penguatan struktur FKKPBM di delapan kecamatan wilayah Jakarta Pusat, Sabtu (5/9/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB tersebut digelar di kawasan Lapangan Pors, Jakarta Pusat. Pertemuan menjadi bagian […]

  • Pemerintah Desa Kedungjati Mulai Salurkan Bantuan Pangan Beras Tahap Dua, 30 Kg Per Keluarga untuk Tiga Bulan

    Pemerintah Desa Kedungjati Mulai Salurkan Bantuan Pangan Beras Tahap Dua, 30 Kg Per Keluarga untuk Tiga Bulan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Arif Rachman Hadi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Grobogan – Pemerintah Desa Kedungjati, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap Kedua pada Rabu, 9 September 2026. Penyaluran kali ini menyasar setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan pemberian 30 kilogram beras sekaligus. Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk tiga bulan sekaligus — Juli, Agustus, dan September 2026 — dengan rincian […]

  • Dugaan Ketidakjelasan Penanganan Disiplin ASN di Indramayu Disorot, Sumber Minta Pemeriksaan Transparan

    Dugaan Ketidakjelasan Penanganan Disiplin ASN di Indramayu Disorot, Sumber Minta Pemeriksaan Transparan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Eddy Susyanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Indramayu — Penanganan dugaan pelanggaran disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi sorotan. Seorang sumber berinisial JF meminta adanya pemeriksaan yang transparan terhadap dugaan pemberian uang serta proses pengusulan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di UPT Puskesmas Kertawinangun, Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, yang terjadi pada 2022. Menurut keterangan […]

  • Sidang Lanjutan Perkara Gardu Induk PLN Tunggulpandean Kembali Digelar, Kuasa Hukum Soroti Pertanyaan Terkait Pendampingan Hukum

    Sidang Lanjutan Perkara Gardu Induk PLN Tunggulpandean Kembali Digelar, Kuasa Hukum Soroti Pertanyaan Terkait Pendampingan Hukum

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jepara — Sidang lanjutan perkara perdata terkait Gardu Induk PLN di Desa Tunggulpandean, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, dengan nomor perkara 31/Pdt.G/2026/PN Jpa, kembali digelar di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Jepara, Rabu (9/9/2026). Persidangan yang dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 10.51 WIB tersebut sempat mengalami penundaan beberapa menit. Sebelum persidangan dimulai, pihak penggugat […]

  • PLN Belum Respons, Penebangan Sawit Warga Sagatani Kembali Dipertanyakan

    PLN Belum Respons, Penebangan Sawit Warga Sagatani Kembali Dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 192
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang — Persoalan penebangan tanaman sawit milik warga yang berkaitan dengan kegiatan jaringan listrik di Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, kembali menjadi perhatian. Perkembangan terbaru muncul setelah sebelumnya persoalan tersebut dibahas dalam mediasi yang berlangsung di Kantor Kelurahan Sagatani, Rabu (30/9/2026). Dalam mediasi tersebut, sejumlah warga yang terdampak hadir untuk menyampaikan […]

  • Semangat Kemerdekaan, Polres Humbahas Laksanakan Upacara HUT RI ke-81

    Semangat Kemerdekaan, Polres Humbahas Laksanakan Upacara HUT RI ke-81

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Anton Anggiat Purba
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Humbahas – Kepolisian Resor Humbang Hasundutan menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Kompol Manson Nainggolan, S.H., M.Si., dan diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) serta personel Polres Humbang Hasundutan dari berbagai satuan fungsi, staf, personel gabungan Polsek, […]

expand_less