Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Pendidikan » Pentas PAIS Kecamatan Ampek Nagari Jadi Gebyar Syiar Islam untuk Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

Pentas PAIS Kecamatan Ampek Nagari Jadi Gebyar Syiar Islam untuk Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

  • account_circle Sumardius
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Ampek Nagari, Agam – Pentas Pendidikan Agama Islam dan Seni (PAIS) Kecamatan Ampek Nagari menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus membangun generasi yang cerdas, terampil, beriman, dan berakhlak mulia. Kegiatan yang diikuti peserta dari 25 sekolah tersebut berlangsung di Aula SDN 11 Pudung, Selasa (27/10/2026), dengan melibatkan 275 peserta dalam lima cabang perlombaan.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, H. Mursal Asmir, S.Ag., SH., MA., hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, Dr. H. Rinalfi, S.Ag., SH., MM. Adapun pembukaan resmi kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Aslim, M.Pd.; Camat Ampek Nagari, Zulwardi, S.Sos.; Koordinator Unit Kerja (KUK) Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Watman Syuib, S.Pd.; Ketua K3S, Meldi Jupra, S.Pd.; Ketua KKG PAI, Hj. Syukralaili, M.Pd.; para kepala SD se-Kecamatan Ampek Nagari; Kepala SDN 11 Pudung, Anhar Elvias Novid, S.Pd., M.Pd.; serta Guru Pendidikan Agama Islam se-Kecamatan Ampek Nagari.

Dalam sambutannya, H. Mursal Asmir menyampaikan pesan yang menggugah seluruh peserta dan insan pendidikan agar tidak memandang Pentas PAIS semata-mata sebagai ajang memperebutkan piala dan penghargaan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat nilai-nilai Islam, dan membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Apa gunanya kita pandai membaca Al-Qur’an jika perilaku kita tidak mencerminkan ajaran Al-Qur’an? Apa gunanya kita meraih juara dalam perlombaan keagamaan jika kita belum mampu menghormati orang tua dan guru?” ungkap Mursal.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan agama Islam tidak cukup diukur dari kemampuan peserta didik menguasai materi pelajaran atau memenangkan perlombaan, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai agama tercermin dalam perilaku sehari-hari.

“Piala dapat disimpan di lemari, piagam dapat digantung di dinding, tetapi akhlak yang baik akan dikenang sepanjang kehidupan. Karena itu, jangan hanya mempersiapkan anak-anak agar pintar, tetapi pastikan mereka juga memiliki akhlak,” tegasnya.

Kepada para peserta, ia berpesan agar bertanding dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati sesama, serta menerima hasil perlombaan dengan lapang dada. Peserta yang meraih juara hendaknya tetap rendah hati, sedangkan yang belum berhasil harus terus belajar dan berlatih.

Mursal juga mengapresiasi kerja sama Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah kecamatan, kepala sekolah, KKG PAI, K3S, dan para guru dalam memperkuat pendidikan agama Islam di sekolah.

Menurutnya, Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis bukan hanya sebagai penyampai ilmu keagamaan, melainkan juga sebagai teladan dalam membangun kejujuran, kedisiplinan, kesantunan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

“Kita tidak sekadar mempersiapkan anak-anak untuk memenangkan perlombaan hari ini. Kita sedang mempersiapkan pemimpin, pendidik, ulama, dan generasi penerus bangsa untuk masa depan,” tuturnya.

Ia berharap Pentas PAIS menjadi bagian dari transformasi pendidikan agama Islam yang bermutu, moderat, berkarakter, berbasis cinta, dan berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Dalam laporan panitia, Ketua K3S Kecamatan Ampek Nagari, Meldi Jupra, S.Pd., menyampaikan bahwa Pentas PAIS tahun ini diikuti oleh 25 sekolah dengan jumlah peserta mencapai 275 orang yang berkompetisi dalam lima cabang perlombaan.

Ia mengapresiasi dukungan seluruh sekolah, guru PAI, kepala sekolah, dan pihak terkait yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Pentas PAIS merupakan wadah untuk mengembangkan potensi peserta didik sekaligus meningkatkan semangat sekolah dalam membina kemampuan keagamaan dan seni Islami.

Ia berharap pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar dan mampu melahirkan peserta terbaik yang dapat mengharumkan nama Kecamatan Ampek Nagari pada ajang Pentas PAIS tingkat Kabupaten Agam.

“Semoga melalui kegiatan ini lahir generasi terbaik yang membanggakan dan mampu membawa nama baik Ampek Nagari,” harapnya.

Koordinator Unit Kerja (KUK) Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Watman Syuib, S.Pd., menegaskan bahwa Pentas PAIS memiliki posisi penting dalam mendukung pelaksanaan kurikulum dan pengembangan kompetensi peserta didik secara menyeluruh.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan di sekolah mencakup kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang harus saling mendukung. Intrakurikuler menjadi ruang pembelajaran utama, kokurikuler memperkuat dan memperdalam pembelajaran, sedangkan ekstrakurikuler menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan keterampilan siswa.

Menurutnya, Pentas PAIS menjadi salah satu ajang praktik untuk mengukur sekaligus mengembangkan kemampuan yang diperoleh peserta didik melalui proses pembelajaran dan pembinaan di sekolah.

Ia berharap pada masa mendatang cabang perlombaan dapat ditambah, antara lain lomba doa dan khutbah, sehingga semakin banyak kompetensi keagamaan siswa yang dapat dikembangkan.

“Harapan kita ke depan, masjid dan musala tidak kekurangan mubalig. Kita ingin melahirkan generasi yang mampu tampil, menyampaikan pesan agama, dan mengambil peran di tengah masyarakat,” menjadi semangat yang ditekankan dalam arahannya.

KUK menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pentas PAIS sebagai bagian dari pembinaan pendidikan secara utuh. Ia berharap kegiatan ini terus berkembang dan menjadi sarana untuk membangun generasi yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mengamalkannya.

Camat Ampek Nagari, Zulwardi, S.Sos., menyambut baik penyelenggaraan Pentas PAIS dan menyebutnya sebagai gebyar syiar Islam yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk menampilkan kemampuan sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk membangun keseimbangan antara ilmu pengetahuan, keimanan, dan akhlak. Ia menekankan bahwa ilmu harus disertai iman, sementara akhlak menjadi bagian yang sangat penting dalam menentukan kualitas pribadi seseorang.

“Harapan kita, anak-anak tidak hanya memiliki ilmu yang tinggi, tetapi juga iman yang kuat dan akhlak yang mulia. Bahkan, akhlak harus menjadi perhatian utama dalam membentuk kepribadian generasi penerus,” demikian pesan yang ditekankannya.

Camat juga mengusulkan agar cabang perlombaan pada pelaksanaan berikutnya diperluas, termasuk lomba khutbah dan praktik penyelenggaraan jenazah. Menurutnya, keterampilan tersebut penting sebagai bekal generasi muda agar mampu berperan dalam kehidupan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

Ia berharap Pentas PAIS tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan ilmu, penguatan iman, dan pembentukan akhlak peserta didik.

  • Jurnalis :: Sumardius

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersama BPBD, Personel Brimob Polda Kalbar Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Desa Kunyai

    Bersama BPBD, Personel Brimob Polda Kalbar Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Desa Kunyai

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sintang, Kalbar — Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar bergerak cepat bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang untuk memadamkan kebakaran lahan di Desa Kunyai, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang. Langkah sigap ini diambil demi mencegah kobaran api merembet ke permukiman warga setempat. Rabu (7/10) Sebanyak tujuh personel yang dipimpin […]

  • Jumat Curhat dan Jumat Berkah di Gunung Malela, Kapolres Simalungun Serap Keluhan Warga dan Bantu 100 Lembar Seng untuk Masjid Al Ikhlas

    Jumat Curhat dan Jumat Berkah di Gunung Malela, Kapolres Simalungun Serap Keluhan Warga dan Bantu 100 Lembar Seng untuk Masjid Al Ikhlas

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Agus Suprianto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Simalungun – Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., menggelar kegiatan Jumat Curhat dan Jumat Berkah di Masjid Al Ikhlas, Nagori Pematang Asilum, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Jumat (02/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara Polri dan masyarakat sekaligus wujud kepedulian sosial kepada warga. Hal itu disampaikan […]

  • Dirjen Bea Cukai Djaka Terseret Korupsi Rp.61,3 Milyar, LSM LIRA Desak Presiden dan Menkeu Segera Pecat

    Dirjen Bea Cukai Djaka Terseret Korupsi Rp.61,3 Milyar, LSM LIRA Desak Presiden dan Menkeu Segera Pecat

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 184
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta — Institusi Bea Cukai kembali tercoreng. Kali ini nama Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama ikut terseret dalam kasus suap importasi barang Rp 61,3 milyar yang melibatkan pimpinan Blueray Cargo, John Field. LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) pun mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa agar segera memecat petinggi […]

  • Kementerian LH, PLTA Saguling, dan Stakeholder Satukan Langkah Selamatkan Sungai Citarum dan Waduk Saguling

    Kementerian LH, PLTA Saguling, dan Stakeholder Satukan Langkah Selamatkan Sungai Citarum dan Waduk Saguling

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Sudirman
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bandung Barat – Upaya menjaga kelestarian Sungai Citarum dan Waduk Saguling terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, masyarakat, serta berbagai pegiat lingkungan. Hal tersebut dibahas dalam kegiatan Diskusi Kementerian Lingkungan Hidup bersama Managemen PLTA Saguling dan Stakeholder terkait Upaya Penyelamatan Waduk Saguling dan Sungai Citarum yang dilaksanakan di Bening Saguling Foundation, salah […]

  • DPP Ikatan Minang Laporkan Permadi Arya Alias Abu Janda Ke Pihak Hukum photo_camera 3

    DPP Ikatan Minang Laporkan Permadi Arya Alias Abu Janda Ke Pihak Hukum

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 196
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta — Polemik pernyataan Pegiat Media Sosial Permadi Arya alias Abu Janda terkait Sumatera Barat (Sumbar) berujung pada langkah hukum. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) resmi melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri atas dugaan ujaran kebencian yang dinilai menyerang masyarakat provinsi tersebut. Laporan tersebut dilayangkan setelah video pidato Abu Janda beredar […]

  • Kesaktian Pancasila: Bukan Hanya Bertahan, tetapi Membentuk Karakter Bangsa

    Kesaktian Pancasila: Bukan Hanya Bertahan, tetapi Membentuk Karakter Bangsa

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga dapat menjadi ruang refleksi mengenai relevansi Pancasila dalam menghadapi berbagai tantangan Indonesia di era modern. Gagasan tersebut disampaikan Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol ’86 dalam tulisannya bertajuk “Kesaktian Pancasila: Bukan Hanya Bertahan, tetapi […]

expand_less