Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Pendidikan » Pentas PAIS Kecamatan Ampek Nagari Jadi Gebyar Syiar Islam untuk Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

Pentas PAIS Kecamatan Ampek Nagari Jadi Gebyar Syiar Islam untuk Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

  • account_circle Sumardius
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Ampek Nagari, Agam – Pentas Pendidikan Agama Islam dan Seni (PAIS) Kecamatan Ampek Nagari menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus membangun generasi yang cerdas, terampil, beriman, dan berakhlak mulia. Kegiatan yang diikuti peserta dari 25 sekolah tersebut berlangsung di Aula SDN 11 Pudung, Selasa (27/10/2026), dengan melibatkan 275 peserta dalam lima cabang perlombaan.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, H. Mursal Asmir, S.Ag., SH., MA., hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, Dr. H. Rinalfi, S.Ag., SH., MM. Adapun pembukaan resmi kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Aslim, M.Pd.; Camat Ampek Nagari, Zulwardi, S.Sos.; Koordinator Unit Kerja (KUK) Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Watman Syuib, S.Pd.; Ketua K3S, Meldi Jupra, S.Pd.; Ketua KKG PAI, Hj. Syukralaili, M.Pd.; para kepala SD se-Kecamatan Ampek Nagari; Kepala SDN 11 Pudung, Anhar Elvias Novid, S.Pd., M.Pd.; serta Guru Pendidikan Agama Islam se-Kecamatan Ampek Nagari.

Dalam sambutannya, H. Mursal Asmir menyampaikan pesan yang menggugah seluruh peserta dan insan pendidikan agar tidak memandang Pentas PAIS semata-mata sebagai ajang memperebutkan piala dan penghargaan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat nilai-nilai Islam, dan membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Apa gunanya kita pandai membaca Al-Qur’an jika perilaku kita tidak mencerminkan ajaran Al-Qur’an? Apa gunanya kita meraih juara dalam perlombaan keagamaan jika kita belum mampu menghormati orang tua dan guru?” ungkap Mursal.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan agama Islam tidak cukup diukur dari kemampuan peserta didik menguasai materi pelajaran atau memenangkan perlombaan, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai agama tercermin dalam perilaku sehari-hari.

“Piala dapat disimpan di lemari, piagam dapat digantung di dinding, tetapi akhlak yang baik akan dikenang sepanjang kehidupan. Karena itu, jangan hanya mempersiapkan anak-anak agar pintar, tetapi pastikan mereka juga memiliki akhlak,” tegasnya.

Kepada para peserta, ia berpesan agar bertanding dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati sesama, serta menerima hasil perlombaan dengan lapang dada. Peserta yang meraih juara hendaknya tetap rendah hati, sedangkan yang belum berhasil harus terus belajar dan berlatih.

Mursal juga mengapresiasi kerja sama Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah kecamatan, kepala sekolah, KKG PAI, K3S, dan para guru dalam memperkuat pendidikan agama Islam di sekolah.

Menurutnya, Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis bukan hanya sebagai penyampai ilmu keagamaan, melainkan juga sebagai teladan dalam membangun kejujuran, kedisiplinan, kesantunan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

“Kita tidak sekadar mempersiapkan anak-anak untuk memenangkan perlombaan hari ini. Kita sedang mempersiapkan pemimpin, pendidik, ulama, dan generasi penerus bangsa untuk masa depan,” tuturnya.

Ia berharap Pentas PAIS menjadi bagian dari transformasi pendidikan agama Islam yang bermutu, moderat, berkarakter, berbasis cinta, dan berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Dalam laporan panitia, Ketua K3S Kecamatan Ampek Nagari, Meldi Jupra, S.Pd., menyampaikan bahwa Pentas PAIS tahun ini diikuti oleh 25 sekolah dengan jumlah peserta mencapai 275 orang yang berkompetisi dalam lima cabang perlombaan.

Ia mengapresiasi dukungan seluruh sekolah, guru PAI, kepala sekolah, dan pihak terkait yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Pentas PAIS merupakan wadah untuk mengembangkan potensi peserta didik sekaligus meningkatkan semangat sekolah dalam membina kemampuan keagamaan dan seni Islami.

Ia berharap pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar dan mampu melahirkan peserta terbaik yang dapat mengharumkan nama Kecamatan Ampek Nagari pada ajang Pentas PAIS tingkat Kabupaten Agam.

“Semoga melalui kegiatan ini lahir generasi terbaik yang membanggakan dan mampu membawa nama baik Ampek Nagari,” harapnya.

Koordinator Unit Kerja (KUK) Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Watman Syuib, S.Pd., menegaskan bahwa Pentas PAIS memiliki posisi penting dalam mendukung pelaksanaan kurikulum dan pengembangan kompetensi peserta didik secara menyeluruh.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan di sekolah mencakup kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang harus saling mendukung. Intrakurikuler menjadi ruang pembelajaran utama, kokurikuler memperkuat dan memperdalam pembelajaran, sedangkan ekstrakurikuler menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan keterampilan siswa.

Menurutnya, Pentas PAIS menjadi salah satu ajang praktik untuk mengukur sekaligus mengembangkan kemampuan yang diperoleh peserta didik melalui proses pembelajaran dan pembinaan di sekolah.

Ia berharap pada masa mendatang cabang perlombaan dapat ditambah, antara lain lomba doa dan khutbah, sehingga semakin banyak kompetensi keagamaan siswa yang dapat dikembangkan.

“Harapan kita ke depan, masjid dan musala tidak kekurangan mubalig. Kita ingin melahirkan generasi yang mampu tampil, menyampaikan pesan agama, dan mengambil peran di tengah masyarakat,” menjadi semangat yang ditekankan dalam arahannya.

KUK menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pentas PAIS sebagai bagian dari pembinaan pendidikan secara utuh. Ia berharap kegiatan ini terus berkembang dan menjadi sarana untuk membangun generasi yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mengamalkannya.

Camat Ampek Nagari, Zulwardi, S.Sos., menyambut baik penyelenggaraan Pentas PAIS dan menyebutnya sebagai gebyar syiar Islam yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk menampilkan kemampuan sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk membangun keseimbangan antara ilmu pengetahuan, keimanan, dan akhlak. Ia menekankan bahwa ilmu harus disertai iman, sementara akhlak menjadi bagian yang sangat penting dalam menentukan kualitas pribadi seseorang.

“Harapan kita, anak-anak tidak hanya memiliki ilmu yang tinggi, tetapi juga iman yang kuat dan akhlak yang mulia. Bahkan, akhlak harus menjadi perhatian utama dalam membentuk kepribadian generasi penerus,” demikian pesan yang ditekankannya.

Camat juga mengusulkan agar cabang perlombaan pada pelaksanaan berikutnya diperluas, termasuk lomba khutbah dan praktik penyelenggaraan jenazah. Menurutnya, keterampilan tersebut penting sebagai bekal generasi muda agar mampu berperan dalam kehidupan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

Ia berharap Pentas PAIS tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan ilmu, penguatan iman, dan pembentukan akhlak peserta didik.

  • Jurnalis :: Sumardius

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Kalbar Pastikan Pelayanan Operasi Katarak Berjalan Optimal, Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat

    Kapolda Kalbar Pastikan Pelayanan Operasi Katarak Berjalan Optimal, Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., melakukan pengecekan fasilitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak sekaligus meninjau pelaksanaan bakti sosial operasi katarak bagi masyarakat, Sabtu (17/10/2026). Dalam kunjungannya, Kapolda Kalbar mengecek fasilitas dan ruangan operasi katarak, serta berdialog dengan dokter spesialis mata […]

  • Pastikan Kegiatan Car Free Day Berjalan Lancar, Kasat Lantas Polres Ketapang Cek Kesiapan di Sejumlah Titik Lokasi

    Pastikan Kegiatan Car Free Day Berjalan Lancar, Kasat Lantas Polres Ketapang Cek Kesiapan di Sejumlah Titik Lokasi

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 142
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Dalam rangka memastikan pelaksanaan kegiatan Car Free Day (CFD) berjalan aman, tertib, dan lancar, Kasat Lantas Polres Ketapang bersama personel melakukan pengecekan kesiapan di sejumlah titik lokasi yang menjadi pusat kegiatan, Sabtu (30/05/2026).. Pengecekan dilakukan dengan menyusuri jalur yang akan digunakan untuk kegiatan Car Free Day guna memastikan tidak terdapat hambatan […]

  • Menhan Sjafrie Pimpin Pembahasan Hilirisasi Logam Tanah Jarang untuk Perkuat Industri Strategis Nasional photo_camera 6

    Menhan Sjafrie Pimpin Pembahasan Hilirisasi Logam Tanah Jarang untuk Perkuat Industri Strategis Nasional

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, memimpin pertemuan bersama Dewan Pengarah Badan Industri Mineral (BIM) guna membahas perkembangan rencana eksplorasi dan hilirisasi Logam Tanah Jarang (LTJ) serta mineral strategis nasional di Jakarta, Kamis (4/6). Pertemuan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional sebagai fondasi penguatan industri berteknologi tinggi dan […]

  • Mobil Operasional Desa Hegarmanah Hilang, BPKAD Mengaku Sudah Bersurat, Tapi Kapan? Publik Menunggu Bukti

    Mobil Operasional Desa Hegarmanah Hilang, BPKAD Mengaku Sudah Bersurat, Tapi Kapan? Publik Menunggu Bukti

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Deden Guntara
    • visibility 131
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kab. Bekasi – Pernyataan BPKAD Kabupaten Bekasi terkait hilangnya mobil operasional Desa Hegarmanah justru memunculkan pertanyaan baru. BPKAD mengklaim telah menyurati Inspektorat Kabupaten Bekasi untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Namun ketika diminta menyebutkan kapan surat itu dikirim, pejabat yang berwenang memberikan jawaban yang sangat sederhana: “Lupa.” Kepala Bidang Aset BPKAD Kabupaten Bekasi, Asep Setiawan, saat […]

  • Buku Quotes Perjalanan Spiritual 120 Halaman Segera Terbit, Hasil Penjualan untuk Pesantren Tahfidz Al-Qur’an

    Buku Quotes Perjalanan Spiritual 120 Halaman Segera Terbit, Hasil Penjualan untuk Pesantren Tahfidz Al-Qur’an

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Sebuah buku kumpulan quotes yang lahir dari perjalanan spiritual dalam kehidupan akan segera diterbitkan. Buku setebal 120 halaman tersebut berisi rangkaian refleksi, pengalaman, dan renungan yang diharapkan dapat menjadi bahan perenungan bagi pembacanya dalam menjalani kehidupan. Penulis menyampaikan bahwa proses penyusunan buku tersebut merupakan bagian dari perjalanan spiritual dan pengalaman hidup […]

  • Satreskrim Polres Nagan Raya Amankan 2 Pelaku Penyalahgunaan 3.000 Liter Bio Solar

    Satreskrim Polres Nagan Raya Amankan 2 Pelaku Penyalahgunaan 3.000 Liter Bio Solar

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Nagan Raya – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nagan Raya terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah hukumnya. Melalui Unit Opsnal, petugas kembali berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan BBM jenis Bio Solar pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 05.20 WIB di Desa […]

expand_less