Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » TTI: Mustahil Tambang Ilegal Beroperasi Tanpa Terdeteksi : “Pernyataan Bahwa Kepolisian Tidak Memiliki Data Resmi Mengenai Jumlah Tambang Ilegal di Aceh Patut Dipertanyakan”

TTI: Mustahil Tambang Ilegal Beroperasi Tanpa Terdeteksi : “Pernyataan Bahwa Kepolisian Tidak Memiliki Data Resmi Mengenai Jumlah Tambang Ilegal di Aceh Patut Dipertanyakan”

  • account_circle Hanafiah
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Banda Aceh — Pernyataan bahwa kepolisian tidak memiliki data resmi mengenai jumlah tambang ilegal di Aceh patut dipertanyakan. Aktivitas pertambangan ilegal bukan kegiatan yang dapat dilakukan secara diam-diam tanpa meninggalkan jejak.

Tambang ilegal membutuhkan alat berat seperti excavator, membutuhkan pasokan BBM dalam jumlah besar, akses keluar-masuk kendaraan, tenaga kerja, serta jalur distribusi hasil tambang. Karena itu, sulit diterima akal sehat apabila aktivitas dalam skala besar tersebut sama sekali tidak terdeteksi aparat di wilayah hukum masing-masing.

Polri memiliki struktur organisasi hingga tingkat Polsek. Hampir setiap kecamatan mempunyai aparat kepolisian yang mengetahui dinamika keamanan dan aktivitas masyarakat di wilayahnya. Karena itu, persoalannya bukan semata-mata apakah ada “data resmi”, tetapi apakah informasi dari Polsek, Polres, intelijen, pemerintah daerah dan masyarakat benar-benar dikumpulkan menjadi satu basis data penindakan.

Menurut TTI, apabila pemerintah dan aparat penegak hukum benar-benar serius, pemberantasan tambang ilegal sebenarnya dapat dilakukan dari titik yang paling vital, yakni rantai pasok BBM.

“Nyawa excavator adalah bahan bakar. Tanpa solar, alat berat tidak akan bergerak. Karena itu jangan hanya mengejar excavator di dalam hutan. Telusuri dari mana BBM berasal, siapa pemasoknya, berapa volumenya, kendaraan apa yang mengangkutnya dan kepada siapa BBM tersebut dikirim.”

TTI menilai pemeriksaan terhadap distribusi BBM justru dapat membuka jaringan yang lebih besar. Aparat dapat menelusuri SPBU atau pemasok BBM industri, kendaraan pengangkut, gudang penampungan, hingga aliran pembayaran. Jika ditemukan penyimpangan distribusi BBM bersubsidi atau penyalahgunaan BBM untuk mendukung kegiatan ilegal, penindakan seharusnya dilakukan sampai kepada pihak yang membiayai dan mengendalikan jaringan tersebut.

Karena itu pertanyaan besar yang harus dijawab hari ini bukan lagi sekadar berapa jumlah tambang ilegal di Aceh, melainkan:

Seriuskah aparat penegak hukum, Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota dan anggota legislatif memberantas tambang ilegal sampai ke akar-akarnya?

Jika serius, TTI mendorong langkah konkret: petakan seluruh lokasi tambang berdasarkan laporan Polsek dan Polres, data seluruh alat berat yang berada di kawasan pertambangan, audit distribusi BBM menuju wilayah tambang, telusuri pemilik serta penyandang dana alat berat, dan umumkan secara berkala hasil penertiban kepada masyarakat.

Publik tidak membutuhkan lagi ultimatum dan pernyataan normatif. Publik membutuhkan hasil yang dapat diukur: berapa lokasi ditutup, berapa excavator diamankan atau dikeluarkan, berapa pemasok BBM ditindak, dan siapa pemodal yang diproses hukum.

Jika rantai pasok BBM tetap berjalan dan alat berat masih bebas beroperasi, maka wajar apabila masyarakat mempertanyakan apakah pemberantasan tambang ilegal benar-benar menjadi agenda penegakan hukum, atau hanya menjadi isu yang terus dibicarakan tanpa penyelesaian.

TTI. Nasruddin Bahar

Hanafiah

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 5 Agustus 2023 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Aceh. Email : hanafiah@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengetahuan Peradaban Nusantara Seri 8: MJP Hutagaol Dorong Generasi Muda Mengolah Warisan untuk Masa Depan

    Pengetahuan Peradaban Nusantara Seri 8: MJP Hutagaol Dorong Generasi Muda Mengolah Warisan untuk Masa Depan

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol menutup rangkaian tulisan Pengetahuan Peradaban Nusantara Seri 1–8 melalui seri terakhir bertajuk “Dari Warisan Menuju Masa Depan”. Tulisan yang bertanggal Jakarta, 29 Agustus 2026 itu mengajak pembaca melihat warisan peradaban bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber pengalaman, pengetahuan, nilai, teknologi, kelembagaan, dan cara manusia menjawab […]

  • Sentinel Seri 2: Ketika Langit Menjadi Arena Persaingan

    Sentinel Seri 2: Ketika Langit Menjadi Arena Persaingan

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Ruang angkasa kini tidak lagi dapat dipandang sebagai wilayah kosong di atas Bumi. Pertumbuhan jumlah satelit, konstelasi komersial, kemajuan teknologi peluncuran, serta meningkatnya pemanfaatan data antariksa menjadikan orbit sebagai bagian penting dari infrastruktur global. Hal tersebut menjadi pokok bahasan dalam SENTINEL Seri 2: “Ketika Langit Menjadi Arena Persaingan”, tulisan Brigjen (Purn.) […]

  • PLN Indonesia Power UBP Saguling Perkuat Kepatuhan Lingkungan melalui Kunjungan Verifikasi Kementerian Lingkungan Hidup photo_camera 2

    PLN Indonesia Power UBP Saguling Perkuat Kepatuhan Lingkungan melalui Kunjungan Verifikasi Kementerian Lingkungan Hidup

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Sudirman
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bandung Barat – Dalam upaya memastikan pengelolaan lingkungan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, PLN Indonesia Power UBP Saguling menerima kunjungan tim Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia bersama pihak PT Sucofindo. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses verifikasi lapangan terhadap implementasi pengelolaan lingkungan yang telah dilaksanakan perusahaan secara berkelanjutan. Kunjungan tersebut dihadiri oleh […]

  • FGD Pelabuhan Kendawangan,Satpolairud Dan Instansi Terkait Bahas Regulasi Pelayaran Wajib Pandu photo_camera 2

    FGD Pelabuhan Kendawangan,Satpolairud Dan Instansi Terkait Bahas Regulasi Pelayaran Wajib Pandu

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Dalam upaya memperkuat koordinasi lintas instansi dan meningkatkan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Kendawangan, Satpolairud Polres Ketapang menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Sinergi Keselamatan dan Regulasi Pelayaran di Perairan Wajib Pandu Pelabuhan Kendawangan yang digelar di Ballroom Grand Zuri Hotel Ketapang, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur […]

  • Ketua DPRD Provinsi Maluku  Sampaikan Ucapan Selamat kepada Wisudawan Universitas Lelemuku Saumlaki Angkatan IV

    Ketua DPRD Provinsi Maluku Sampaikan Ucapan Selamat kepada Wisudawan Universitas Lelemuku Saumlaki Angkatan IV

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle David SF
    • visibility 88
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Saumlaki – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun, S.T., S.H., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Lelemuku Saumlaki Angkatan IV yang telah menyelesaikan tahapan pendidikan di perguruan tinggi tersebut. Wisuda berlangsung di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (23/10/2026). Benhur G. Watubun berharap, momentum wisuda ini menjadi awal […]

  • Penyelundupan 5,269 Kg Sabu Digagalkan Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani di Sambas

    Penyelundupan 5,269 Kg Sabu Digagalkan Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani di Sambas

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 181
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak — Danrem 121/Alambhana Wanawwai Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., menyerahkan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 5,269 kilogram beserta terduga pelaku kepada Kepala BNN Provinsi Kalimantan Barat, Brigjen Pol Totok Lisdiarto, S, S.I.K., S.H., M.H. Penyerahan ini dilaksanakan di Aula Mapomdam XII/Tpr, pada Minggu (11/10/ 2026). Barang bukti tersebut merupakan hasil […]

expand_less