Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Sentinel Seri 12: Ketika Satelit Menjadi Sasaran, Counter-Space: Perang Untuk Mengganggu Mata, Telinga Dan Saraf di Ruang Angkasa

Sentinel Seri 12: Ketika Satelit Menjadi Sasaran, Counter-Space: Perang Untuk Mengganggu Mata, Telinga Dan Saraf di Ruang Angkasa

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Satelit selama ini dikenal sebagai “mata” dan “telinga” yang mendukung komunikasi, navigasi, penginderaan, penentuan posisi dan waktu, hingga berbagai aktivitas strategis. Namun, dalam perkembangan keamanan ruang angkasa modern, satelit juga dapat menjadi sasaran.

Persoalannya bukan lagi sekadar bagaimana manusia menggunakan ruang angkasa, tetapi bagaimana kemampuan berbasis ruang dapat dipertahankan ketika menghadapi gangguan sinyal, manipulasi informasi, serangan siber, maupun ancaman fisik.

Dalam SENTINEL Seri 12, Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol mengulas perkembangan counter-space, yaitu kemampuan atau tindakan yang ditujukan untuk mengganggu, menurunkan, menolak, atau menghancurkan kemampuan dan layanan berbasis ruang.

DARI JAMMING, SPOOFING HINGGA CYBER

Jamming dapat mengganggu sinyal, spoofing membuat sistem menerima informasi yang keliru, sedangkan serangan siber menyasar sistem digital yang menopang ekosistem ruang angkasa.

Counter-space mencakup berbagai bentuk ancaman, baik non-kinetik maupun kinetik. Ancaman non-kinetik dapat menyasar fungsi, komunikasi, sinyal, dan sistem digital, sedangkan tindakan kinetik melibatkan penggunaan kekuatan fisik terhadap objek di ruang angkasa.

Dengan demikian, konflik di ruang angkasa tidak selalu dimulai dengan penghancuran sebuah satelit.

YANG DISERANG BUKAN HANYA SATELIT

Satelit dapat mendukung komunikasi, navigasi, penginderaan, intelijen, peringatan dini, serta penentuan posisi dan waktu. Gangguan terhadap kemampuan tersebut dapat berdampak pada sistem di darat, laut, udara maupun jaringan digital.

Rantai ketergantungannya dapat digambarkan:

SPACE → DATA → KOMUNIKASI → COMMAND → OPERASI → KEPUTUSAN

NATO mengakui ruang angkasa sebagai salah satu domain operasional dan mencatat pentingnya kemampuan berbasis ruang bagi komunikasi, navigasi, intelijen, serta peringatan dini. NATO juga mencatat adanya kerentanan satelit terhadap interferensi dan berkembangnya kemampuan counter-space.

RUANG ANGKASA SEMAKIN PADAT

Persoalan semakin kompleks karena orbit bumi bukan ruang kosong tanpa batas. Di dalamnya terdapat satelit militer, pemerintah, komersial, ilmiah, komunikasi, navigasi, dan observasi bumi.

Menurut ESA Space Environment Report 2026, pada 2025 terjadi lebih dari 300 peluncuran dengan lebih dari 4.000 payload baru masuk ke orbit. Pada saat yang sama, populasi debris terus bertambah.

ESA memperingatkan bahwa semakin padatnya lingkungan orbit meningkatkan risiko tabrakan. Satelit yang mengalami fragmentasi juga tidak serta-merta menghilang. Pecahannya dapat tetap berada di orbit dan berpotensi membahayakan objek lain.

Kondisi tersebut berkaitan dengan konsep Kessler syndrome, yakni kemungkinan terjadinya rangkaian tabrakan yang menghasilkan semakin banyak debris dan meningkatkan risiko tabrakan berikutnya.

COUNTER-SPACE DAN SPACE RESILIENCE

Menurut MJP Hutagaol, counter-space tidak semestinya hanya dilihat dari pertanyaan bagaimana menghancurkan satelit pihak lain. Pertanyaan strategis berikutnya adalah bagaimana sebuah negara tetap dapat berfungsi ketika kemampuan ruang angkasanya terganggu.

Di sinilah space resilience menjadi penting. Ketahanan ruang angkasa mencakup satelit, ground system, jaringan, data, keamanan siber, space situational awareness, redundansi dan sumber daya manusia.

Karena itu, ukuran kekuatan ruang angkasa bukan hanya jumlah satelit yang dimiliki, tetapi juga kemampuan mempertahankan fungsi ketika salah satu komponen mengalami gangguan.

TANTANGAN INDONESIA

Bagi Indonesia, meningkatnya ketergantungan terhadap layanan berbasis ruang menghadirkan tantangan strategis. Pembangunan kemampuan ruang angkasa tidak cukup hanya berorientasi pada jumlah satelit.

Aspek ground segment, jaringan komunikasi, keamanan siber, pengelolaan data, space situational awareness, redundansi dan kemampuan pemulihan juga menjadi bagian penting dari ketahanan nasional.

Tujuannya bukan semata-mata menguasai ruang angkasa, tetapi memastikan kemampuan nasional tetap berjalan ketika salah satu bagian ekosistem mengalami gangguan.

ESA juga menekankan pentingnya mitigasi debris dan pengelolaan akhir masa operasi satelit. Dengan demikian, keamanan ruang angkasa memiliki dua sisi: melindungi kemampuan yang dimiliki sekaligus menjaga lingkungan orbit agar tetap dapat digunakan.

SENTINEL Seri 12 menegaskan bahwa kekuatan ruang angkasa bukan hanya kemampuan mencapai orbit, tetapi juga kemampuan bertahan, beradaptasi dan pulih ketika lingkungan ruang angkasa menghadapi berbagai gangguan.

Ketika sebuah satelit hancur dan berubah menjadi puing, muncul pertanyaan berikutnya: berapa banyak debris yang dapat membuat ruang angkasa semakin sulit digunakan?

Pertanyaan tersebut akan menjadi pintu masuk SENTINEL Seri 13: DEBRIS.

Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol
Jakarta, 24 September 2026

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SpaceX Cetak Sejarah di Nasdaq, Elon Musk Resmi Jadi Manusia Pertama dengan Kekayaan Tembus US Triliun photo_camera 4

    SpaceX Cetak Sejarah di Nasdaq, Elon Musk Resmi Jadi Manusia Pertama dengan Kekayaan Tembus US$1 Triliun

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 180
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Sejarah baru tercipta di bursa saham Amerika Serikat. SpaceX, perusahaan antariksa yang dinakhodai Elon Musk, resmi melantai di Nasdaq pada Jumat (12/6). Langkah ini bukan sekadar proses initial public offering (IPO) biasa; ini adalah panggung pembuktian bagi ambisi Musk yang melampaui batas bumi, yang sekaligus menobatkannya sebagai manusia pertama di dunia dengan […]

  • Seri Memahami ESTOM #18: Mengubah Potensi Nasional Menjadi Kapasitas Strategis

    Seri Memahami ESTOM #18: Mengubah Potensi Nasional Menjadi Kapasitas Strategis

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol kembali mengembangkan pemikiran mengenai ESTOM melalui Seri Memahami ESTOM #18 bertajuk “Dari ESTOM Menuju Kapasitas Strategis Nasional”. Tulisan yang disusun di Jakarta, 2 September 2026, tersebut menyoroti pentingnya kemampuan bangsa dalam membaca perubahan, mengambil keputusan, bertindak, beradaptasi, serta terus belajar untuk mencapai tujuan nasional. Dalam kerangka […]

  • Demi Pemerataan, HMI Singkawang Dorong Pemekaran Dapil Kalbar III

    Demi Pemerataan, HMI Singkawang Dorong Pemekaran Dapil Kalbar III

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 286
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Singkawang, Muhammad Sukri, menyatakan dukungannya terhadap wacana pemekaran Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat III sebagai langkah strategis untuk memperkuat representasi politik sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan SINGBEBAS (Singkawang, Bengkayang, dan Sambas). Kamis (6/Agustus/2026). Menurut Muhammad Sukri, kawasan SINGBEBAS memiliki posisi yang sangat […]

  • Polres Kampar Press Release Ungkap Beberapa Dugaan Tindak Pidana Selama Bulan Juli

    Polres Kampar Press Release Ungkap Beberapa Dugaan Tindak Pidana Selama Bulan Juli

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Anggiat Sianturi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bangkinang – Polres Kampar menggelar press release pengungkapan beberapa kasus dugaan tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Kampar selama bulan Juli pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolres Kampar yang diwakili oleh Waka Polres Kampar Kompol Rizki Hidayat yang didampingi oleh Kasat Reskrim AKP I Gede Yoga Eka Pranata. Dalam […]

  • Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Polsek Matan Hilir Selatan Ajak Warga Taati Perdes Larangan Bakar Lahan photo_camera 2

    Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Polsek Matan Hilir Selatan Ajak Warga Taati Perdes Larangan Bakar Lahan

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, Bhabinkamtibmas Polsek Matan Hilir Selatan Polres Ketapang melaksanakan kegiatan sosialisasi Peraturan Desa Pematang Gadung tentang pembukaan lahan kepada masyarakat (08/07/2026). Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Desa Pematang Gadung, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten […]

  • ARM dan Sejumlah Lembaga Pegiat Antikorupsi Siapkan Aksi, Soroti Kinerja Balai di Lingkungan DBMPR Jawa Barat photo_camera 6

    ARM dan Sejumlah Lembaga Pegiat Antikorupsi Siapkan Aksi, Soroti Kinerja Balai di Lingkungan DBMPR Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Sudirman
    • visibility 264
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bandung – Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) bersama sejumlah lembaga pegiat antikorupsi di Jawa Barat menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa dalam waktu dekat untuk menyampaikan aspirasi terkait hasil temuan mereka terhadap sejumlah pekerjaan infrastruktur yang dilaksanakan oleh Balai I hingga Balai VI di bawah Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat. […]

expand_less