Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » TNI-POLRI » Polsek Kapur IX Gencarkan Himbauan Stop Bakar Hutan dan Lahan, Edukasi Masyarakat Cegah Karhutla

Polsek Kapur IX Gencarkan Himbauan Stop Bakar Hutan dan Lahan, Edukasi Masyarakat Cegah Karhutla

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Sumbar – Lima Puluh Kota, Polsek Kapur IX, Polresta 50 Kota, Polda Sumatera Barat, terus mengintensifkan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kegiatan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat.

Kegiatan bertajuk Stop Bakar Hutan dan Larangan Membuka Lahan dengan Cara Membakar tersebut dilaksanakan di sejumlah wilayah Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Senin (14/9/2026).

Kegiatan dipimpin Kapolsek Kapur IX AKP Rika Susanto, S.H., bersama Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, personel Polsek Kapur IX, serta Bhabinkamtibmas.

Petugas menyambangi sejumlah lokasi yang terdapat lahan masyarakat dan dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran. Salah satunya berada di kawasan Jalan Pariwisata, Kecamatan Kapur IX.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian membentangkan spanduk bertuliskan “Stop Bakar Hutan dan Lahan” sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan.

Masyarakat diingatkan agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama ketika kondisi cuaca dan lingkungan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Petugas juga menyampaikan bahwa pembakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta keselamatan warga. Karena itu, masyarakat diminta mengutamakan cara-cara yang aman dan tidak menimbulkan api dalam mengelola lahan.

Selain aspek pencegahan, personel Polsek Kapur IX turut menyosialisasikan ketentuan hukum terkait larangan pembakaran hutan dan lahan. Masyarakat diingatkan bahwa tindakan pembakaran yang memenuhi unsur tindak pidana dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Polsek Kapur IX juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah karhutla. Warga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api, aktivitas pembakaran, atau kondisi lain yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Kapolsek Kapur IX AKP Rika Susanto, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya karhutla.

«“Polresta 50 Kota bersama jajaran terus mengedepankan langkah-langkah preventif melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pembakaran hutan dan lahan merupakan perbuatan yang dapat melanggar hukum dan memiliki konsekuensi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar AKP Rika Susanto.»

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu terjadinya karhutla.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas pembakaran ataupun titik api. Pencegahan karhutla membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat agar wilayah Kapur IX tetap aman dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Selama pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mazhab Nusantara Seri 6: Budi, Kepemimpinan, Dan Kelembagaan Jadi Kunci Membangun Peradaban

    Mazhab Nusantara Seri 6: Budi, Kepemimpinan, Dan Kelembagaan Jadi Kunci Membangun Peradaban

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Pembangunan bangsa tidak cukup hanya mengandalkan niat baik individu, kecanggihan teknologi, atau keberadaan aturan formal. Diperlukan perpaduan antara kualitas manusia, integritas kepemimpinan, dan kelembagaan yang sehat agar nilai-nilai moral dapat diwujudkan secara berkelanjutan. Gagasan tersebut menjadi pokok pembahasan Mazhab Nusantara Seri 6 bertajuk “Dari Budi ke Sistem: Membangun Manusia dan Kelembagaan”, […]

  • Kades Terpilih Eunike Maanema Diterpa Persoalan Administrasi, Paulus Nus Diamanis Ajukan Kebertan Pilkades Moronge Selatan Satu

    Kades Terpilih Eunike Maanema Diterpa Persoalan Administrasi, Paulus Nus Diamanis Ajukan Kebertan Pilkades Moronge Selatan Satu

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Amir Pontoh
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Talaud — Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Moronge Selatan Satu, Kecamatan Moronge, Kabupaten Kepulauan Talaud, kini memasuki babak baru. Di tengah hasil pemilihan yang telah menetapkan Eunike Maanema sebagai calon kepala desa terpilih, muncul keberatan dari calon kepala desa lainnya, Paulus Nus Diamanis, yang mempertanyakan aspek administrasi pencalonan. Kamis 10/9/2026. Keberatan tersebut berkaitan […]

  • Abdul Harris Soroti Persoalan Ganti Rugi Lahan untuk Proyek Kelistrikan, Minta Hak Masyarakat Diperhatikan

    Abdul Harris Soroti Persoalan Ganti Rugi Lahan untuk Proyek Kelistrikan, Minta Hak Masyarakat Diperhatikan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Setiamulya — Purnawirawan TNI AD Abdul Harris menyampaikan keberatannya terkait proses pembebasan lahan yang disebut berkaitan dengan pembangunan atau pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan menuju GITET Harapan Indah. Abdul Harris menuturkan, dirinya tetap mempertahankan hak atas tanah dan meminta agar proses survei maupun pembebasan lahan dilakukan secara transparan serta tidak merugikan masyarakat sebagai pemilik atau […]

  • Satresnarkoba Polres Pasaman Tangkap Dua Pengedar Sabu dan Ganja di Pasar Inpres Tapus

    Satresnarkoba Polres Pasaman Tangkap Dua Pengedar Sabu dan Ganja di Pasar Inpres Tapus

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Delco Fitril
    • visibility 190
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pasaman – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasaman kembali menunjukkan komitmennya memberantas peredaran barang haram. Tim berhasil menangkap dua orang pengedar narkotika yang beroperasi di kawasan Pasar Inpres Tapus, Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman Minggu (19/07/2026. Kedua tersangka berinisial J (33 tahun) dan AR (30 tahun), keduanya warga setempat, diamankan […]

  • Negara Kaya Sumber Daya  Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW  IWOI JATENG Angkat  Bicara

    Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Semarang – Indonesia dikenal sebagai negara yang dikaruniai kekayaan sumber daya alam melimpah: tambang, hutan, pertanian, perairan, dan energi yang seharusnya menjadi modal besar untuk menyejahterakan seluruh rakyat. Namun kenyataan yang terasa di lapangan justru terbalik. Kekayaan alam itu seolah tak terhitung manfaatnya bagi keseharian masyarakat, sedangkan yang terus tercatat dan terasa nyata […]

  • Kisah Pilu Petani Sukarni, Tali Asih Kebun Ladang, yang Lenyap di Barito Utara photo_camera 2

    Kisah Pilu Petani Sukarni, Tali Asih Kebun Ladang, yang Lenyap di Barito Utara

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Ron
    • visibility 229
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Barito Utara – Permasalahan sengketa lahan kebun atau ladang berpindah di wilayah Kabupaten Barito Utara kembali menjadi sorotan setelah salah satu petani yang terdampak, Sukarni, membuka cerita panjang lebar mengenai permasalahan lantaran penggusuran lahan secara diam-diam di bayar pihak PT NPR Ke beberapa oknum. Dalam dialog intens bersama media , Sukarni mengungkap kekecewaan sekaligus […]

expand_less