Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » PATUS, MENCARI JIWA KEPEMIMPINAN NUSANTARA: Filosofi Meramu Harmoni, Menjaga Keseimbangan, dan Membangun Peradaban

PATUS, MENCARI JIWA KEPEMIMPINAN NUSANTARA: Filosofi Meramu Harmoni, Menjaga Keseimbangan, dan Membangun Peradaban

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 539
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Bangsa yang besar tidak hanya mewarisi sejarah, tetapi juga mewarisi cara memimpin. Gagasan tersebut menjadi pijakan utama Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol dalam memperkenalkan pemikiran “Patus: Mencari Jiwa Kepemimpinan Nusantara”, sebuah refleksi filosofis mengenai kepemimpinan yang berakar pada kearifan budaya Nusantara.

Melalui tulisan yang disusun di Jakarta, 21 Juli 2026, MJP Hutagaol mengangkat filosofi Patus sebagai metafora kepemimpinan. Dalam tradisi Bali, Patus dikenal berkaitan dengan kemampuan meramu lawar, makanan khas Bali yang terdiri atas berbagai unsur dengan karakter dan rasa berbeda.

Namun, menurut gagasan tersebut, makna Patus tidak berhenti pada aktivitas meramu makanan. Patus dipandang sebagai simbol kemampuan menjaga keseimbangan: memahami karakter setiap unsur, mengetahui kapan harus menambah atau mengurangi, serta menyatukan perbedaan menjadi keharmonisan.

“Seperti seorang Patus yang meramu berbagai bumbu menjadi satu cita rasa yang harmonis, demikian pula seorang pemimpin harus mampu meramu keberagaman menjadi persatuan serta menjaga keseimbangan demi kehidupan dan peradaban,” demikian inti pemikiran yang ditawarkan.

KEPEMIMPINAN BUKAN SEKADAR KEKUASAAN

Dalam perspektif Patus, kepemimpinan bukan hanya persoalan jabatan, kewenangan, atau kemampuan memberikan perintah. Seorang pemimpin dituntut memiliki kepekaan membaca situasi, memahami manusia, mengambil keputusan secara bijaksana, dan menjaga keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bersama.

Pemimpin sejati, dalam gagasan ini, bukanlah sosok yang menghapus perbedaan atau memaksakan keseragaman. Sebaliknya, ia mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan bersama.

Pemikiran tersebut dinilai relevan dengan karakter Indonesia yang dibangun dari keberagaman suku, budaya, bahasa, agama, dan tradisi.

Patus kemudian ditempatkan sebagai metafora tentang jiwa kepemimpinan Nusantara—kepemimpinan yang mampu menjaga keseimbangan antara kekuasaan dan pengabdian, kemajuan dan nilai kemanusiaan, serta kepentingan individu dan kepentingan bersama.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maulid Nabi di Saung LIBAS: Kekuatan Cinta dan Salawat Menyatukan Baraya dari Berbagai Daerah

    Maulid Nabi di Saung LIBAS: Kekuatan Cinta dan Salawat Menyatukan Baraya dari Berbagai Daerah

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 220
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Agam — Suasana syahdu, hangat, dan penuh berkah menyelimuti Saung Lingkung Baraya Sunda (LIBAS), Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu malam, 5 September 2026. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus silaturahmi rutin bulanan digelar dengan penuh kekhusyukan, diramaikan sejak awal oleh irama rabana Tim Kesenian Al Irfan yang […]

  • Madas Nusantara Soroti Pencuri Besi Tol Suramadu, Harus Jadi Perhatian Serius dan Bentuk Satgas

    Madas Nusantara Soroti Pencuri Besi Tol Suramadu, Harus Jadi Perhatian Serius dan Bentuk Satgas

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Irmansyah
    • visibility 163
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Pamekasan — Ormas Madas Nusantara soroti serius pencurian besi-besi penyangga jalan tol Suramadu karena itu akan dapat membuat Suramadu ambruk dan membahayakan pengguna dan masyarakaflt Madura secara umum. Kemudian gagas bentuk Satgas Pengawas Demikian disampaikan Ketua Umum Ormas Madas Nusantara, KRH.HM.Jusuf Rizal kepada media di Pamekasan menanggapi maraknya pencurian besi-besi penyangga jalan tol Suramadu. […]

  • Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Subang Dilaporkan ke Polisi, Truk Boks Diamankan

    Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Subang Dilaporkan ke Polisi, Truk Boks Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Yusup Sugara
    • visibility 255
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Subang – Dugaan ketidakwajaran dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi perhatian di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Sebuah truk boks bernopol A-8285-FC diduga melakukan pengisian solar subsidi sebanyak dua kali di SPBU 34.41215, tanpa terlebih dahulu keluar dari area pengisian. Temuan tersebut diketahui saat awak media melakukan monitoring di […]

  • Ketika Medan Pertahanan Berubah, ESTOM Dorong Cara Pandang Pertahanan yang Lebih Luas

    Ketika Medan Pertahanan Berubah, ESTOM Dorong Cara Pandang Pertahanan yang Lebih Luas

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Perubahan lingkungan strategis mendorong cara pandang terhadap pertahanan negara untuk tidak lagi semata-mata bertumpu pada kekuatan militer konvensional. Ketahanan energi, penguasaan data, serta kondisi persepsi dan kepercayaan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga daya tahan sebuah negara. Pandangan tersebut menjadi pokok bahasan dalam tulisan “Seri Memahami ESTOM #1: Ketika Medan […]

  • Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang photo_camera 2

    Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bogor — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi lulusan program pemagangan nasional sebagai pengakuan formal atas keterampilan yang dimiliki, sekaligus untuk memperkuat posisi mereka di pasar kerja. Untuk itu, pemerintah memfasilitasi sertifikasi bagi peserta yang telah menyelesaikan program pemagangan guna meningkatkan daya saing tenaga kerja. “Sertifikasi kompetensi ini kami berikan secara cuma-cuma […]

  • Pelatihan Bekam dan Terapi Holistik di Bogor Digelar 16–17 Agustus 2026, Dipimpin Umar Alhajjam

    Pelatihan Bekam dan Terapi Holistik di Bogor Digelar 16–17 Agustus 2026, Dipimpin Umar Alhajjam

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bogor – Praktisi terapi holistik sekaligus penggagas Bekam Mobile Indonesia (BMI), Umar Alhajjam, akan menggelar kegiatan “Shar’i Spiritual, Healing & Up Grading Bekam Mobile Indonesia (BMI)” pada 16–17 Agustus 2026 di Villa Rawa Bokor, Bogor. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan spiritualitas, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menambah wawasan dan kompetensi peserta di bidang terapi holistik. […]

expand_less