Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Negara Bisa Ditekan Tanpa Peluru, Ketergantungan Strategis Jadi Sorotan dalam Seri Memahami ESTOM #9

Negara Bisa Ditekan Tanpa Peluru, Ketergantungan Strategis Jadi Sorotan dalam Seri Memahami ESTOM #9

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 296
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ESTOM sebagai Kerangka Membaca Kerentanan

Dalam konteks tersebut, ESTOM ditempatkan sebagai pendekatan untuk mengenali kerentanan sebelum berkembang menjadi krisis.

Pada tahap Environment, negara perlu memetakan sumber energi, tingkat ketergantungan, jalur pasokan, cadangan, infrastruktur, teknologi, aktor, serta alternatif yang tersedia.

Tahap Sensing digunakan untuk menangkap perubahan produksi, harga, kebijakan pemasok, kondisi pasar, hubungan antarnegara, serta berbagai sinyal geopolitik.

Selanjutnya, Thinking digunakan untuk menilai apa yang sebenarnya terjadi, penyebabnya, dampaknya, kepentingan para aktor, serta pilihan yang tersedia.

Pada tahap Operation, pilihan dapat dibangun melalui diversifikasi, cadangan, alternatif pemasok, efisiensi, penguatan teknologi, maupun kerja sama.

Sementara Maneuver berkaitan dengan kemampuan menyesuaikan tindakan ketika lingkungan berubah.

Dengan demikian, ESTOM tidak dimaksudkan untuk menghilangkan seluruh kerentanan, melainkan membantu negara mengenali, mengelola, dan mengurangi kerentanan.

Ancaman Tidak Hanya Berada di Sektor Energi

Pembahasan Seri #9 juga memperluas perhatian ke berbagai ruang strategis, mulai dari ekonomi, teknologi, rantai pasok, keuangan, data hingga informasi dan persepsi.

Satu gangguan pada sektor tertentu dapat merambat ke sektor lainnya.

Gangguan komponen teknologi, misalnya, dapat memengaruhi produksi industri, ekspor, pendapatan, lapangan kerja, kondisi sosial, dan pada akhirnya persepsi masyarakat terhadap situasi ekonomi.

Karena itu, kerentanan yang semula bersifat sektoral dapat berkembang menjadi kerentanan sistemik apabila hubungan antarbagian negara tidak dipahami secara menyeluruh.

Pertahanan Fondasi Bukan Autarki

Hutagaol menegaskan bahwa daya tahan nasional tidak identik dengan menutup diri dari dunia internasional.

Kemandirian juga tidak berarti setiap negara harus memproduksi seluruh kebutuhannya sendiri.

Perdagangan, investasi, teknologi, dan kerja sama internasional tetap merupakan bagian penting dari kehidupan negara modern.

Ukuran yang lebih strategis adalah seberapa besar ruang pilihan yang dimiliki ketika terjadi perubahan atau gangguan.

Jika satu pemasok berhenti, apakah tersedia pemasok lain?

Jika satu jalur distribusi terganggu, apakah tersedia jalur alternatif?

Jika teknologi tertentu dibatasi, apakah tersedia substitusi?

Jika terjadi krisis, apakah cadangan mencukupi?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi bagian penting dalam mengukur daya tahan sebuah negara.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80: Polres Raja Ampat Gelar Lomba “Raja Ampat Berlari”, Diikuti 531 Peserta Se-Indonesia photo_camera 6

    Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80: Polres Raja Ampat Gelar Lomba “Raja Ampat Berlari”, Diikuti 531 Peserta Se-Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Agus Suprianto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Raja Ampat – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Raja Ampat sukses menggebrak Kota Waisai lewat ajang olahraga bertajuk “Raja Ampat Berlari” pada Sabtu (27/6/2026) pagi. Sebanyak 531 peserta dari elemen masyarakat, TNI, dan Polri tumpah ruah memadati jalanan dengan penuh antusiasme. Garis start yang berpusat di kawasan Taman Tahura, Waisai mendadak […]

  • Kurang dari 24 Jam, Polres Bitung Amankan Dua Terduga Pelaku Penganiayaan di Batu Putih

    Kurang dari 24 Jam, Polres Bitung Amankan Dua Terduga Pelaku Penganiayaan di Batu Putih

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Kifli Polapa
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bitung – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Bitung dalam menangani laporan dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Batu Putih, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 04.00 WITA. Tak membutuhkan waktu lama, Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Bitung yang dipimpin Katim AIPTU Arnold Moningka langsung bergerak melakukan penyelidikan setelah […]

  • Kapolda Kalbar Jalin Silaturahmi dengan Kajati Kalbar, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum photo_camera 5

    Kapolda Kalbar Jalin Silaturahmi dengan Kajati Kalbar, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Emilwan Ridwan, S.H., M.H., di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Pontianak, Selasa (14/7). Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk semakin memperkuat sinergi dan koordinasi antara Polri dan Kejaksaan dalam mendukung […]

  • Polda Kalbar Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Bersih dan Transparan

    Polda Kalbar Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Bersih dan Transparan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Pontianak Kalbar – Polda Kalimantan Barat menegaskan bahwa proses penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi tanpa adanya jalur khusus, kuota tambahan, maupun titipan dari pihak manapun. Senin(8/6). Penegasan tersebut sejalan dengan arahan Asisten […]

  • Apel Siaga Karhutla, Polsek Simpang Dua Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan photo_camera 3

    Apel Siaga Karhutla, Polsek Simpang Dua Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 159
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Polsek Simpang Dua Polres Ketapang bersama unsur Forkopimcam, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pihak perusahaan mengikuti Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang digelar oleh PT Karya Makmur Langgeng (KML) BGA Group di Lapangan Traksi PT Karya Makmur Langgeng, Desa Semandang Kanan, Kecamatan Simpang Dua, Selasa (14/7/2026). […]

  • Dana RAPID Pembangunan Muhammadiyah Jadi Sorotan, Kepala SMA Mengaku Tak Mengetahui Besaran Anggaran

    Dana RAPID Pembangunan Muhammadiyah Jadi Sorotan, Kepala SMA Mengaku Tak Mengetahui Besaran Anggaran

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Agustami Tolib
    • visibility 149
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kab. Indragiri Hilir, Tembilahan — Pelaksanaan proyek pembangunan di kompleks pendidikan Muhammadiyah yang menaungi TK ABA, SD, SMP, dan SMA Muhammadiyah dalam satu lokasi menjadi perhatian setelah Media Suara Mabes Kabupaten Indragiri Hilir melakukan kunjungan lapangan untuk memperoleh informasi dan melakukan konfirmasi terkait program pembangunan yang disebut berkaitan dengan Dana RAPID. Kunjungan tersebut […]

expand_less