Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Pendidikan » Dana RAPID Pembangunan Muhammadiyah Jadi Sorotan, Kepala SMA Mengaku Tak Mengetahui Besaran Anggaran

Dana RAPID Pembangunan Muhammadiyah Jadi Sorotan, Kepala SMA Mengaku Tak Mengetahui Besaran Anggaran

  • account_circle Agustami Tolib
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Kab. Indragiri Hilir, Tembilahan — Pelaksanaan proyek pembangunan di kompleks pendidikan Muhammadiyah yang menaungi TK ABA, SD, SMP, dan SMA Muhammadiyah dalam satu lokasi menjadi perhatian setelah Media Suara Mabes Kabupaten Indragiri Hilir melakukan kunjungan lapangan untuk memperoleh informasi dan melakukan konfirmasi terkait program pembangunan yang disebut berkaitan dengan Dana RAPID.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tugas jurnalistik untuk melihat secara langsung kondisi pembangunan sekaligus menggali informasi mengenai sumber pendanaan, besaran anggaran, peruntukan, serta pelaksanaan proyek di lingkungan pendidikan tersebut.

Dalam kunjungan itu, awak Media Suara Mabes sempat bertemu langsung dengan Kepala SMA Muhammadiyah. Sejumlah pertanyaan diajukan, salah satunya mengenai besaran anggaran pembangunan yang telah diterima dari pemerintah.

Namun, jawaban yang disampaikan kepala sekolah terbilang mengejutkan. Ketika ditanyakan mengenai berapa besar anggaran yang telah diberikan pemerintah untuk pembangunan tersebut, kepala sekolah dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui besaran anggaran yang telah diberikan.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam penelusuran media, mengingat pembangunan berada di lingkungan satuan pendidikan dan menyangkut program pendanaan yang perlu dipahami secara jelas oleh pihak-pihak terkait maupun masyarakat.

Meski demikian, pernyataan kepala sekolah tersebut tidak serta-merta dapat diartikan sebagai adanya penyimpangan atau pelanggaran. Bisa saja terdapat mekanisme pengelolaan anggaran tertentu di tingkat yayasan, panitia pembangunan, atau pihak lain yang menyebabkan kepala sekolah tidak memegang informasi mengenai nilai keseluruhan anggaran.

Karena itu, diperlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak yang secara administratif menerima, mengelola, dan mempertanggungjawabkan Dana RAPID tersebut.

Dalam kunjungan yang sama, Media Suara Mabes juga mendatangi TK ABA, SD, SMP, dan SMA Muhammadiyah yang berada dalam satu kompleks.

Dari seluruh satuan pendidikan tersebut, TK ABA Muhammadiyah dinilai memberikan sambutan dan respons yang baik terhadap kedatangan awak media. Sementara itu, pada kunjungan ke satuan pendidikan lainnya, media merasakan adanya respons yang relatif berbeda dan lebih berhati-hati terhadap kehadiran wartawan.

Perbedaan respons tersebut tentu belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa terdapat informasi yang sengaja disembunyikan. Namun, situasi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi publik, khususnya terkait pelaksanaan pembangunan dan penggunaan dana yang bersumber dari program pemerintah.

Media Suara Mabes menegaskan bahwa kedatangan wartawan bukan untuk menghakimi pihak sekolah maupun mencari-cari kesalahan. Penelusuran dilakukan untuk memperoleh fakta lapangan dan memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada masyarakat telah melalui proses konfirmasi.
SD dan SMP Belum Dikonfirmasi

Untuk satuan pendidikan SD dan SMP Muhammadiyah, Media Suara Mabes belum sempat melakukan konfirmasi langsung kepada masing-masing kepala sekolah mengenai besaran anggaran maupun mekanisme pengelolaan Dana RAPID.

Oleh sebab itu, media belum menarik kesimpulan apa pun terkait pengelolaan dana pada kedua satuan pendidikan tersebut.

Konfirmasi kepada kepala sekolah SD dan SMP, pihak yayasan, pengelola program, maupun instansi pemerintah yang terkait dengan pemberian Dana RAPID menjadi penting agar informasi mengenai nilai anggaran dan pelaksanaan pembangunan dapat disampaikan secara utuh.

Apabila Dana RAPID yang dimaksud merupakan dana yang bersumber dari pemerintah, maka informasi mengenai sumber anggaran, nilai bantuan, peruntukan, penerima, pelaksana pekerjaan, progres pembangunan, serta pertanggungjawaban penggunaannya menjadi hal yang patut diklarifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Keterbukaan tersebut bukan semata-mata untuk kepentingan media, tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat dan upaya membangun kepercayaan terhadap lembaga pendidikan.

Media Suara Mabes Kabupaten Indragiri Hilir masih memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada pihak SMA, SD, SMP, TK ABA, yayasan, maupun pihak pemerintah terkait untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi.

Jika seluruh pelaksanaan pembangunan dan penggunaan anggaran telah berjalan sesuai ketentuan, maka penjelasan terbuka dari pihak terkait justru akan menjadi jawaban penting bagi publik sekaligus meluruskan berbagai pertanyaan yang muncul.

Media Suara Mabes akan terus melakukan konfirmasi dan verifikasi sebelum menyimpulkan adanya persoalan dalam pelaksanaan program tersebut.

Dum 0791

Agustami Tolib

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 19 November 2023 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Indragiri Hilir - Prov. Riau. Email : aan.tatanegara@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Paket Strategis Kota Sabang Tahun Anggaran 2026 Senilai Rp52,3 Miliar Disorot, Muncul Dugaan Paket Sudah “Ada yang Punya” photo_camera 2

    9 Paket Strategis Kota Sabang Tahun Anggaran 2026 Senilai Rp52,3 Miliar Disorot, Muncul Dugaan Paket Sudah “Ada yang Punya”

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 606
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Sabang – Penetapan sembilan paket proyek strategis Pemerintah Kota Sabang Tahun Anggaran 2026 mulai menjadi sorotan publik. Paket-paket tersebut ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Sabang Nomor 000.3/88/2026 tertanggal 27 Februari 2026 dengan total anggaran mencapai Rp52.326.442.133. Adapun sumber pendanaan berasal dari DOKA (Dana Otonomi Khusus Aceh) dan DAK (Dana Alokasi Khusus). Sejumlah proyek yang masuk […]

  • Suara HT Bersahutan di Dinkes Pacitan, Tenaga Kesehatan dan Lintas Sektor Simulasi Hadapi Ancaman Tsunami

    Suara HT Bersahutan di Dinkes Pacitan, Tenaga Kesehatan dan Lintas Sektor Simulasi Hadapi Ancaman Tsunami

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Asmawi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pacitan — Suasana di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan mendadak tegang namun terkendali pada Rabu hingga Kamis (Oktober 2026). Suara sahut-sahutan perangkat Handy Talky (HT) dengan sandi-sandi radiomedik bergemuruh di dalam ruangan. Bukan karena bencana sungguhan, melainkan wujud keseriusan puluhan petugas dalam mengikuti simulasi Table Top Exercise (TTX) Rencana Kontingensi (Renkon) Penanggulangan Krisis […]

  • Pangdam III/Siliwangi Bekali Wawasan Kebangsaan kepada Siswa SPPI KDKMP dan KNMP di Dodik Belanegara Rindam III/Siliwangi

    Pangdam III/Siliwangi Bekali Wawasan Kebangsaan kepada Siswa SPPI KDKMP dan KNMP di Dodik Belanegara Rindam III/Siliwangi

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Achmad Arif Rachman
    • visibility 212
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Lembang – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada para Siswa SPPI KDKMP dan KNMP di Aula Dodik Belanegara Rindam III/Siliwangi, Jalan Tangkuban Perahu No. 224, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (29/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kurikulum pembentukan agen perubahan yang memiliki karakter kepemimpinan serta berperan […]

  • Ketua Persatuan Orang Melayu Minta Proses Hukum Korupsi Tidak Dicampur Adat

    Ketua Persatuan Orang Melayu Minta Proses Hukum Korupsi Tidak Dicampur Adat

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 176
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Pontianak Kalimantan Barat – Ketua Umum Persatuan Orang Melayu Agus Setiadi menegaskan perkara dugaan korupsi merupakan ranah hukum positif dan tidak boleh dicampuradukkan dengan simbol adat. “Indonesia adalah negara hukum. Adat adalah pilar kehormatan dan kearifan lokal yang kita junjung tinggi. Namun perkara korupsi adalah ranah hukum positif. Kita tidak boleh mencampuradukkan keduanya sehingga […]

  • Polri Hadiri Milad ke-7 POM Singkawang Selatan, Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas

    Polri Hadiri Milad ke-7 POM Singkawang Selatan, Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang — Polri melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Sedau, AIPDA Satria Hadi, yang mewakili Kapolsek Singkawang Selatan, menghadiri kegiatan Milad ke-7 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Orang Melayu (POM) Kecamatan Singkawang Selatan, Sabtu (10/10/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah Ali Riswanda, Gang H. Zainal, RT 045/RW 007, Jalan Raya Sedau, Kelurahan Sedau, Kecamatan […]

  • Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol Lanjutkan Seri Kesadaran Nusantara: Mendengar Pesan dari Keragaman Budaya

    Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol Lanjutkan Seri Kesadaran Nusantara: Mendengar Pesan dari Keragaman Budaya

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol kembali melanjutkan gagasan Seri Kesadaran Nusantara melalui tulisan ketiga bertajuk “Mendengar Nusantara: Apakah Pesan Kesadaran yang Sama Hidup dalam Bahasa dan Kebudayaan yang Berbeda?” yang ditulis di Jakarta, 28 Agustus 2026. Tulisan tersebut mengajak pembaca melihat keragaman budaya Nusantara bukan sebagai sesuatu yang harus diseragamkan, melainkan […]

expand_less