Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Musuh Tidak Perlu Terlihat, Ketika Perang Berubah dari Berhadapan Menjadi Mengetahui

Musuh Tidak Perlu Terlihat, Ketika Perang Berubah dari Berhadapan Menjadi Mengetahui

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Perkembangan teknologi telah mengubah cara manusia memahami peperangan. Jika perang konvensional identik dengan pertemuan langsung antara pasukan dan lawan di medan tempur, peperangan modern semakin bergantung pada kemampuan mendeteksi, mengolah, menghubungkan, dan memahami informasi.

Dalam konteks tersebut, kemampuan Intelligence, Surveillance and Reconnaissance (ISR) menjadi semakin penting. NATO mengenal konsep Joint Intelligence, Surveillance and Reconnaissance (JISR) sebagai kemampuan yang mengintegrasikan pengumpulan, analisis, dan pertukaran informasi untuk membantu pengambil keputusan memperoleh kesadaran situasional yang lebih baik di berbagai domain.

Pemikiran tersebut menjadi salah satu pokok bahasan dalam SENTINEL Seri 5 yang ditulis Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol dengan judul “Musuh Tidak Perlu Terlihat”.

Dari Melihat Menjadi Mengetahui

Dalam perang masa lalu, pengamatan terhadap lawan sangat bergantung pada kemampuan manusia melihat medan dan sasaran secara langsung. Kini, perkembangan teknologi memungkinkan informasi diperoleh dari berbagai sumber, mulai dari satelit, radar, sensor, data geografis hingga informasi meteorologi.

Ketika berbagai informasi tersebut dikumpulkan dan dianalisis secara terpadu, hasilnya bukan lagi sekadar kumpulan data, melainkan gambaran situasi yang dapat mendukung pengambilan keputusan.

Perubahan tersebut dapat digambarkan secara sederhana:

Dulu: Lihat → Kenali → Hadapi.

Sekarang: Sensor → Data → Analisis → Gambaran Situasi → Keputusan.

NATO menjelaskan bahwa JISR menggabungkan berbagai kemampuan dan sumber informasi dari domain darat, laut, udara, ruang angkasa hingga siber.

Sentinel-1 dan Kemampuan Penginderaan

Salah satu contoh perkembangan teknologi penginderaan adalah Sentinel-1, bagian dari program Copernicus milik Uni Eropa. Sentinel-1 menggunakan teknologi Synthetic Aperture Radar (SAR) yang memungkinkan pengambilan citra permukaan Bumi siang maupun malam serta dalam berbagai kondisi cuaca.

Namun, keberadaan satu sensor tidak otomatis menghasilkan gambaran situasi secara utuh. Nilai informasi justru semakin besar ketika data dari berbagai sumber dapat dikombinasikan, dibandingkan, dianalisis, dan diverifikasi.

Satelit, radar, sensor udara dan maritim, data geografis, data cuaca, serta informasi lapangan dapat menjadi bagian dari proses tersebut.

Data Tidak Otomatis Menjadi Kebenaran

Perkembangan teknologi penginderaan juga menghadirkan tantangan. Data sensor memiliki keterbatasan dan sebuah pola dapat disalahartikan apabila tidak dibandingkan dengan sumber informasi lainnya.

Karena itu, data membutuhkan proses verifikasi, korelasi, analisis, dan validasi. Dalam proses tersebut, peran manusia tetap penting.

Teknologi menyediakan kemampuan penginderaan dan kecepatan pemrosesan. Sistem analitik dan kecerdasan buatan dapat membantu menemukan pola dari data dalam jumlah besar, sementara manusia tetap diperlukan untuk memberikan konteks dan mengambil keputusan.

Sensor memberikan indra. Data memberikan bahan. Komputasi memberikan kecepatan. AI membantu membaca pola. Manusia memberikan konteks dan keputusan.

Perang Multi-Domain

Perubahan tersebut juga berkaitan dengan konsep operasi multi-domain. Darat, laut, udara, ruang angkasa, dan siber tidak lagi sepenuhnya dipahami sebagai ruang yang terpisah. Informasi dari satu domain dapat memberikan konteks bagi domain lainnya.

Dalam kerangka tersebut, persoalan peperangan modern bukan hanya mengenai kepemilikan persenjataan atau sensor canggih. Kemampuan mengubah data menjadi pemahaman secara cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan juga menjadi faktor penting.

Gagasan utama SENTINEL Seri 5 menempatkan perubahan tersebut sebagai sebuah perubahan paradigma: dari sekadar melihat musuh menjadi mengetahui situasi; dari sekadar mencari sasaran menjadi memahami ruang dan hubungan antar-informasi.

Pada akhirnya, peperangan modern semakin memperlihatkan bahwa informasi merupakan bagian penting dari kemampuan operasi. Musuh tidak selalu harus terlihat. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah suatu aktivitas dapat terdeteksi, apakah informasinya dapat dipercaya, dan apakah data yang tersedia dapat diubah menjadi pemahaman yang berguna.

SENTINEL bukan sekadar mata di langit. Ia menjadi bagian dari perubahan cara manusia mengamati, memahami, dan membaca dinamika Bumi.

— MJP —

Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMP Negeri 1 Sandai Gelar Perkemahan Sabtu-Minggu (PERSAMI) Di Halaman Sekolah Jalan Pramuka Kecamatan Sandai photo_camera 2

    SMP Negeri 1 Sandai Gelar Perkemahan Sabtu-Minggu (PERSAMI) Di Halaman Sekolah Jalan Pramuka Kecamatan Sandai

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang – SMP Negeri 1 Sandai sukses menggelar kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (PERSAMI),di halaman sekolah jalan Pramuka Kecamatan Sandai pada tanggal (16–17 Mei /2026). “Kegiatan( PERSAMI) ini diselenggarakan Oleh Bpk.ISMAYUDA S.pd.Mat sebagai Kamabigus dan Bpk.HENDRA RUKMANA S.pd.Gr .sebagai panitia Pramuka dan para guru SMP Negeri 1 Sandai. (PERSAMI) di tahun ini berlangsung sangat meriah dan […]

  • Langkah Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Polhut Dapat Apresiasi Internasional, Disorot Prince William

    Langkah Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Polhut Dapat Apresiasi Internasional, Disorot Prince William

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 167
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Langkah taktis Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di bawah komando Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam memperkuat pengamanan kawasan hutan mendapat apresiasi. Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan penambahan personel Polisi Kehutanan (Polhut). Menariknya, komitmen besar tersebut juga mendapat perhatian dunia internasional, termasuk dari Pangeran […]

  • Sidang PMH Terkait Gardu Induk 150 kV Jepara Desa Tunggulpandean Munculkan Misteri Status Tanah Kas Desa

    Sidang PMH Terkait Gardu Induk 150 kV Jepara Desa Tunggulpandean Munculkan Misteri Status Tanah Kas Desa

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jepara – Warga Desa Tunggulpandean Pertanyakan Alih Fungsi dan Perubahan Lahan dan Mekanisme Tukar Guling TKD buat GI 150 kV. Adv. Akhmad Dalhar, S.H., M.H. kuasa hukum dari Suliyono warga RT 06 RW 02, Legiman, dan Eko Rio (3 orang Penggugat) warga Desa Tunggulpandean, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara diikuti oleh sekitar 50 (limapuluh) […]

  • Kapolri Resmi Lantik Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Kalbar

    Kapolri Resmi Lantik Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Kalbar

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 204
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H. sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Kapolda Kalbar) dalam upacara yang digelar di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tanggal 7 Mei 2026 tentang mutasi […]

  • Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Wafat di RSPAD Gatot Soebroto photo_camera 3

    Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Wafat di RSPAD Gatot Soebroto

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 331
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Kabar duka datang dari dunia pertahanan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026) di RSPAD Gatot Soebroto setelah menjalani perawatan intensif. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Ryamizard Ryacudu mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Almarhum wafat […]

  • Bukti Nyata TNI Hadir untuk Rakyat, Brigjen TNI Aji Mimbarno Resmikan Jembatan Perintis Garuda III di Pasaman

    Bukti Nyata TNI Hadir untuk Rakyat, Brigjen TNI Aji Mimbarno Resmikan Jembatan Perintis Garuda III di Pasaman

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Delco Fitril
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes l Pasaman – Penantian panjang masyarakat Jorong Kampung Alai, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat akhirnya terjawab sudah. Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang dibangun oleh TNI, resmi diresmikan oleh Komandan Korem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., Kamis (30/7/2026). Peresmian ini menjadi simbol kebangkitan konektivitas wilayah pasca terputus akibat […]

expand_less