Gebyar Nusantara HUT RI ke-81 di Sijangkung, Busana Adat Jadi Panggung Persatuan dan Kreativitas Warga
- account_circle Hepni Jaya Kusuma
- calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
- visibility 194
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Singkawang, Kalimantan Barat – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan. Warga bersama Karang Taruna Kelurahan Sijangkung menggelar Gebyar Nusantara – Peragaan Busana Daerah/Adat dan Ladies Competition, Jumat (21/8/2026) malam.
Bertempat di Gang Mangga RT 19, Kelurahan Sijangkung, kegiatan berlangsung penuh antusias dan kemeriahan. Para peserta tampil percaya diri mengenakan beragam busana tradisional Nusantara, sementara masyarakat tampak antusias menyaksikan setiap penampilan.
Peragaan busana tersebut bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan, menghargai sekaligus melestarikan keberagaman budaya Indonesia.
Keberagaman busana adat yang ditampilkan para peserta menjadi warna tersendiri dalam perayaan HUT RI ke-81. Setiap penampilan seolah membawa pesan bahwa kekayaan budaya Indonesia merupakan bagian penting dari identitas bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.
Kepala Perwakilan Wilayah Kalimantan Barat Media Suara Mabes, Hepni Jaya Kusuma, mengapresiasi kegiatan yang digelar masyarakat Kelurahan Sijangkung tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti Gebyar Nusantara memiliki nilai positif karena mampu menggabungkan semangat kemerdekaan dengan upaya pelestarian budaya, sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Kami dari Media Suara Mabes sangat mengapresiasi kegiatan Gebyar Nusantara yang dilaksanakan masyarakat Kelurahan Sijangkung. Peragaan busana daerah seperti ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga merupakan bentuk nyata dalam menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Hepni Jaya Kusuma.
Hepni juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Karang Taruna Kelurahan Sijangkung, jajaran panitia pelaksana, serta seluruh elemen masyarakat yang tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah turut ambil bagian dan memberikan kontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurut Hepni, terselenggaranya kegiatan ini merupakan hasil dari semangat gotong royong, kekompakan dan kepedulian bersama. Kolaborasi antara pemuda, panitia dan masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan positif dapat terlaksana dengan baik apabila dibangun atas dasar kebersamaan.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua Karang Taruna, seluruh panitia dan semua elemen masyarakat yang telah ikut andil dalam menyukseskan kegiatan ini. Tanpa dukungan dan kebersamaan dari semua pihak, tentunya kegiatan seperti Gebyar Nusantara tidak akan dapat berjalan semeriah dan sebaik ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberagaman budaya yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut merupakan gambaran dari kekuatan Indonesia sebagai bangsa yang memiliki banyak suku, adat dan tradisi.
“Berbeda pakaian, berbeda adat dan budaya, tetapi kita tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat inilah yang harus terus kita jaga, terlebih dalam momentum HUT RI ke-81,” tambah Hepni.
Hepni berharap kegiatan masyarakat yang mengedepankan kreativitas, kebersamaan dan nilai-nilai budaya seperti Gebyar Nusantara dapat terus dikembangkan serta menjadi agenda positif di lingkungan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkreasi sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menampilkan beragam busana tradisional dengan corak dan karakter budaya yang berbeda. Tepuk tangan dan antusiasme penonton mengiringi setiap peserta yang tampil di atas karpet merah.
Suasana semakin semarak ketika para peserta menunjukkan kreativitas masing-masing melalui busana yang dikenakan. Tidak hanya menampilkan keindahan pakaian adat, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi warga untuk menunjukkan rasa percaya diri, kreativitas serta kecintaan terhadap kebudayaan Nusantara.
Selain peragaan busana, panitia juga menghadirkan Ladies Competition dengan hadiah menarik. Juara 1 mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp300 ribu, Juara 2 sebesar Rp250 ribu, dan Juara 3 sebesar Rp200 ribu. Sementara Juara Harapan 1, 2 dan 3 memperoleh piagam serta doorprize.
Panitia juga menyediakan ambulans gratis sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT RI tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, mengembangkan kreativitas serta memperkuat rasa cinta terhadap budaya bangsa.
Gebyar Nusantara di Kelurahan Sijangkung akhirnya menjadi gambaran nyata bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kreativitas, kebersamaan, gotong royong dan kepedulian terhadap budaya bangsa.
Dari Sijangkung, pesan persatuan kembali digaungkan: berbeda budaya, berbeda adat, berbeda busana, tetapi tetap satu Indonesia.
Jurnalis : Hepni Jaya Kusuma
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Juni 2021 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil_ Prov. Kalimantan Barat. Email : hepni.kusuma@mediasuaramabes.coid

Saat ini belum ada komentar