Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Eks Mendag M. Lutfi Tuding Singapura Tekan MSCI untuk Jatuhkan Pasar Modal RI

Eks Mendag M. Lutfi Tuding Singapura Tekan MSCI untuk Jatuhkan Pasar Modal RI

  • account_circle Saud Maruntung
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Mantan Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Muhammad Lutfi, melontarkan tudingan terhadap sejumlah pihak dari Singapura. Ia menduga adanya upaya untuk menekan pasar saham Indonesia melalui lembaga penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Lutfi, yang pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (14 Februari–20 Oktober 2014) dan Presiden Joko Widodo (23 Desember 2020–15 Juni 2022), menyampaikan pandangannya terkait ancaman perubahan status pasar modal Indonesia.

Saat ini, MSCI tengah mengkaji usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari kategori pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market). Menurut Lutfi, ancaman perubahan status tersebut berpotensi memicu kepanikan di bursa saham domestik.

Ia menduga situasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh investor asing yang sebelumnya telah menarik dananya untuk kembali masuk ke pasar Indonesia dan membeli saham dengan harga lebih rendah.

Secara khusus, Lutfi menyoroti dua perusahaan investasi besar milik pemerintah Singapura, yakni Temasek dan GIC, yang menurut pandangannya memiliki pengaruh besar terhadap dinamika pasar keuangan global dan kebijakan terkait indeks MSCI.

“Lalu, kenapa Singapura lewat institusi raksasa mereka seperti Temasek dan GIC yang punya pengaruh besar di MSCI begitu ngotot menekan Indonesia?” ungkap Lutfi melalui unggahan video Reels di akun Instagram resminya, @m.lutfi, pada Senin (19/10/2026).

Lebih lanjut, Lutfi mengklaim memperoleh informasi mengenai seorang petinggi GIC bernama Rachel Goh yang disebutnya ikut menekan MSCI agar menurunkan status pasar modal Indonesia.

Namun, hingga berita ini disusun, klaim mengenai keterlibatan Rachel Goh maupun dugaan tekanan dari pihak Singapura tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Lutfi juga tidak menyertakan bukti tertulis yang dapat mengonfirmasi tudingan tersebut.

Lutfi Sebut Pasar Modal Indonesia Tetap Bertahan

Menurut analisis Lutfi, dugaan manuver pihak asing tersebut berkaitan dengan ketahanan pasar modal Indonesia yang dinilainya tetap kuat meskipun terjadi penarikan dana oleh investor asing.

“Dana-dana institusi asing ini sudah keluar sekitar 80 persen dari pasar Indonesia. Masalahnya, waktu mereka keluar, bursa kita tidak hancur. Karena harganya tidak turun, mereka tidak bisa masuk lagi buat beli murah,” paparnya.

Pernyataan tersebut merupakan klaim Lutfi. Angka mengenai penarikan dana asing dan kaitannya dengan dugaan upaya menekan pasar modal Indonesia masih memerlukan data pendukung serta verifikasi independen.

Di akhir pernyataannya, Lutfi menegaskan bahwa pandangannya tersebut bukan dimaksudkan sebagai bentuk pembelaan terhadap pemerintah, melainkan sebagai seruan untuk menjaga kedaulatan dan martabat ekonomi Indonesia.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi memecah belah bangsa.

“Jadi, buat bangsa Indonesia, jangan mau kita diadu-adu, dibuat minder oleh negara tetangga. Ini soal siapa memegang kendali atas kekayaan Indonesia. Kita harus kompak, kita harus patriotik. Kita jaga harga diri bangsa kita sendiri,” tegas Lutfi.

Konteks Pengumuman MSCI

Sebagai informasi, berdasarkan keterangan yang dicantumkan dalam naskah ini, pada 15 Oktober 2026 MSCI mengumumkan proses konsultasi publik terkait usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari kategori emerging market menjadi standalone market. Keputusan final mengenai usulan tersebut dijadwalkan paling lambat pada 30 Juni 2027.

Dalam pengumuman resminya, MSCI disebut mendasarkan langkah tersebut pada masukan dari pelaku pasar global. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain ketidakjelasan struktur kepemilikan saham, dugaan perdagangan yang terkoordinasi, serta belum terlihatnya dampak reformasi pasar modal Indonesia secara konsisten.

Penting untuk dicatat, dokumen pengumuman resmi MSCI yang dirujuk dalam naskah ini tidak menyebutkan ataupun mengonfirmasi adanya keterlibatan atau tekanan dari pihak Singapura, sebagaimana dituduhkan oleh mantan Menteri Perdagangan tersebut.

Dengan demikian, dugaan keterlibatan Temasek, GIC, maupun individu yang disebut Lutfi perlu ditempatkan sebagai pernyataan narasumber yang masih membutuhkan pembuktian, bukan sebagai fakta yang telah terkonfirmasi.

(Wartawan MSM: Saud Maruntung Marbun)

Media Suara Mabes
Selalu Memberikan Informasi Lugas, Tegas, dan Terpercaya.

Saud Maruntung

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 November 2025 sebagai Jurnalis Kota Tangerang - Prov. Banten. Email : saud.maruntung@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Narasumber Sampaikan Dugaan Transaksi Dapur MBG di Aceh, Kaperwil Media Suara Mabes Desak Aparat Lakukan Klarifikasi

    Narasumber Sampaikan Dugaan Transaksi Dapur MBG di Aceh, Kaperwil Media Suara Mabes Desak Aparat Lakukan Klarifikasi

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 195
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Banda Aceh – Media Suara Mabes Aceh menerima keterangan dari seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan terkait dugaan transaksi dalam pengelolaan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Aceh. Menurut keterangan narasumber tersebut, terdapat dugaan transaksi pembelian dapur MBG beserta empat titik lokasi dengan nilai sekitar Rp2,8 miliar. Narasumber juga menyebut adanya […]

  • Kisah H.R. Rasuna Said Sang Pendekar Politik dan Hak Wanita

    Kisah H.R. Rasuna Said Sang Pendekar Politik dan Hak Wanita

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 198
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Sumbar – Hajjah Rangkayo Rasuna Said bukan sekadar pahlawan biasa. Lahir di Maninjau, Agam, Sumatera Barat pada 14 September 1910, putri bangsawan Minang dari pasangan Muhamad Said dan Siti Fatimah ini adalah pelopor pergerakan kemerdekaan sekaligus pejuang gigih hak-hak perempuan di panggung politik. Atas keberaniannya yang luar biasa, sejarah mengabadikan sosoknya sebagai salah satu […]

  • Awali Jepara Kite Festival 2026 Launching Lagu Layang-Layang, Pelangi Jepara Gelar Konser Musik Gratis

    Awali Jepara Kite Festival 2026 Launching Lagu Layang-Layang, Pelangi Jepara Gelar Konser Musik Gratis

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 176
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jepara – Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (Pelangi) Kabupaten Jepara bersama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara akan menggelar Jepara Kite Festival 2026 pada 3-4 Oktober 2026, Di Pantai Bandengan Kabupaten Jepara. Mengawali prosesi kegiatan tersebut, sebagai pembuka Jepara Kite Festival 2026, akan dimeriahkan dengan konser musik gratis, di Street Music Alun-Alun […]

  • Satresnarkoba Polres Pasaman Tangkap Dua Pengedar Sabu dan Ganja di Pasar Inpres Tapus

    Satresnarkoba Polres Pasaman Tangkap Dua Pengedar Sabu dan Ganja di Pasar Inpres Tapus

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Delco Fitril
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pasaman – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasaman kembali menunjukkan komitmennya memberantas peredaran barang haram. Tim berhasil menangkap dua orang pengedar narkotika yang beroperasi di kawasan Pasar Inpres Tapus, Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman Minggu (19/07/2026. Kedua tersangka berinisial J (33 tahun) dan AR (30 tahun), keduanya warga setempat, diamankan […]

  • Kronologi Penangkapan Pengedar 2.500 Butir Obat Keras Tramadol & Hexymer oleh Polsek Cengkareng

    Kronologi Penangkapan Pengedar 2.500 Butir Obat Keras Tramadol & Hexymer oleh Polsek Cengkareng

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 184
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta Barat — Keamanan wilayah hukum Jakarta Barat kembali diperketat setelah jajaran Unit Reserse Narkoba Polsek Cengkareng sukses meringkus seorang pria berinisial AIN. Tersangka kedapatan membawa ribuan obat keras daftar G tanpa izin edar yang rencananya akan diselundupkan ke luar kota. Pengungkapan kasus menonjol ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas […]

  • Polda Kepri Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa Dan Fondasi Perdamaian Dunia photo_camera 6

    Polda Kepri Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa Dan Fondasi Perdamaian Dunia

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Agus Salim
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Senin (1/6/2026). ‎ ‎Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri. ‎ ‎Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung […]

expand_less