Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Diduga Ada Permintaan Pengalihan Jalur SUTT ke Permukiman Warga, Muncul Pertanyaan Soal Perlindungan Hak Pemilik Sertifikat

Diduga Ada Permintaan Pengalihan Jalur SUTT ke Permukiman Warga, Muncul Pertanyaan Soal Perlindungan Hak Pemilik Sertifikat

  • account_circle Aan Hermawan
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 283
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes, Tarumajaya – Polemik pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) kembali menjadi sorotan masyarakat. Letda Purnawirawan Abdul Harris mengungkapkan adanya informasi bahwa pembangunan tiang SUTT yang melintasi atap rumah warga diduga berkaitan dengan permintaan dari pihak pengembang properti.

Menurut Abdul Harris, berdasarkan kajian yang diterimanya, pihak pengembang khawatir nilai jual lahan mereka akan menurun apabila jalur SUTT melintasi area yang direncanakan untuk pengembangan perumahan. Karena alasan tersebut, muncul dugaan adanya permintaan agar posisi tiang dan jalur SUTT dialihkan ke kawasan permukiman warga yang telah lama ditempati masyarakat.

Pernyataan tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait perlindungan hak atas tanah yang telah memiliki legalitas berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) dan kewajiban perpajakan yang selama ini dipenuhi oleh warga.

“Jika tanah masyarakat telah bersertifikat dan pemiliknya taat membayar pajak, maka bagaimana fungsi dan perlindungan hukum terhadap sertifikat tersebut apabila terdapat proyek yang berdampak langsung terhadap hak-hak pemilik tanah?” ujar Abdul Harris.

Masyarakat berharap seluruh proses pembangunan infrastruktur strategis tetap mengedepankan asas transparansi, keadilan, serta menghormati hak kepemilikan warga yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan. Selain itu, warga meminta adanya sosialisasi terbuka serta kajian yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik sebelum pelaksanaan proyek dilakukan.

Purnawirawan TNI AD Abdul Harris menyoroti kembali aktivitas pemasangan bambu penyangga untuk penarikan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang menurutnya telah mulai dilakukan di sejumlah titik.

Abdul Harris menyatakan bahwa masih terdapat persoalan yang menurutnya belum sepenuhnya selesai, khususnya terkait kompensasi dan penyelesaian hak-hak masyarakat yang terdampak proyek tersebut. Namun demikian, di lapangan pemasangan bambu penyangga untuk proses penarikan kabel disebut telah kembali dilakukan.

“Kami mempertanyakan mengapa aktivitas pekerjaan kembali berjalan, sementara masih ada sejumlah persoalan yang menurut warga belum mendapatkan penyelesaian yang jelas,” ujar Abdul Harris.

Ia juga mengingatkan pentingnya penghormatan terhadap hak kepemilikan masyarakat yang telah memiliki legalitas berupa Sertifikat Hak Milik (SHM). Menurutnya, setiap pelaksanaan proyek pembangunan harus tetap mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku dan tidak mengabaikan hak-hak warga terdampak.

Abdul Harris menegaskan bahwa pemerintah, termasuk Presiden Republik Indonesia, berulang kali menekankan pentingnya perlindungan terhadap hak kepemilikan masyarakat serta penyelesaian setiap sengketa lahan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Masyarakat terdampak berharap pihak pelaksana proyek dan instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status penyelesaian kompensasi, dasar hukum pelaksanaan pekerjaan, serta jaminan perlindungan terhadap hak-hak warga yang terdampak proyek SUTT tersebut.

Bahwa PLN sudah mengantongi perijinan dalam proses pembangunan PSN, hal ini didukung dengan putusan pengadilan Negeri Cikarang yang sudah inkracht yang menyatakan bahwa gugatan aliansi masyarakat setiamulya tidak dapat diterima.

Dan dalam proses pembangunan, PLN sudah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat selain itu pada saat proses pengukuran dan inventarisasi tanah, bangunan dan/atau tanaman PLN selalu melibatkan aparatur pemerintahan muspika setempat, sehingga keakuratan data selalu di kedepankan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bahwa terkait bidang masyarakat yang terlintas ROW transmisi jaringan PLN merupakan sertfikat atau tidak sertifikat itu tidak menghapuskan hak mereka untuk mendapat kompensasi ROW dibawah jalur transmisi sesuai PERMEN ESDM No. 13 tahun 2025.

Aan Hermawan

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 25 Januari 2025 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kota Bekasi - Jawa Barat. Email : aan.hermawan@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika F = m × a Membaca Indonesia: Besarnya Sumber Daya Belum Tentu Mempercepat Kemajuan

    Ketika F = m × a Membaca Indonesia: Besarnya Sumber Daya Belum Tentu Mempercepat Kemajuan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Besarnya sumber daya yang dimiliki suatu bangsa tidak otomatis menghasilkan percepatan kemajuan. Gagasan tersebut menjadi salah satu pokok pemikiran Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol melalui tulisan berjudul “Ketika F = m × a Membaca Indonesia: Mengapa Besarnya Sumber Daya Belum Tentu Menghasilkan Percepatan Kemajuan”, yang ditulis di Jakarta, 30 Agustus 2026. […]

  • Cegah Karhutla Meluas, Polres Ketapang Groundcheck Titik Hotspot Di Tiga Kecamatan

    Cegah Karhutla Meluas, Polres Ketapang Groundcheck Titik Hotspot Di Tiga Kecamatan

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 95
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang – Polres Ketapang melalui Polsek Marau melakukan groundcheck terhadap delapan titik hotspot yang terpantau di wilayah Kecamatan Marau, Singkup, dan Air Upas, Kabupaten Ketapang, Jumat (2/10/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan meluas. Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan […]

  • 4.000 Pramudi KWK Jakarta Bergabung di FSPTSI-KSPSI Pimpinan Jusuf Rizal. Siapkan Beasiswa Bagi Pengemudi

    4.000 Pramudi KWK Jakarta Bergabung di FSPTSI-KSPSI Pimpinan Jusuf Rizal. Siapkan Beasiswa Bagi Pengemudi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta — Sebanyak 4.000 Pramudi dan Pengurus KWK (Koperasi Wahana Kalpika) se-DKI Jakarta bergabung di Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI)-KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), Pimpinan, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH. Mereka membuat program Bina-Lindung-Sejahtera bagi para pengemudi dan keluarganya. Kesepakatan bergabungnya para pengemudi mikro trans KWK dan pengurus itu ditandai dengan penyerahan KTA kepada […]

  • Polda Kalbar Tegaskan Komitmen Lindungi Anak di Peringatan HAN ke-42

    Polda Kalbar Tegaskan Komitmen Lindungi Anak di Peringatan HAN ke-42

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 144
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak – Polda Kalimantan Barat turut menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang digelar di Aula Garuda dan Enggang, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (11/8). Dalam kegiatan tersebut kapolda Kalbar diwakili Dirres PPA&PPO Kombes Pol. Rusdiani, S.I.K., M.Si. , kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Kalbar dr. H. Harisson, M.Kes., jajaran Forkopimda […]

  • Peringati Hari Lahir Pancasila, Mahyeldi Ajak Masyarakat Rawat Persatuan photo_camera 6

    Peringati Hari Lahir Pancasila, Mahyeldi Ajak Masyarakat Rawat Persatuan

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 223
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Padang — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan Pancasila harus terus menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global dan dinamika kehidupan bernegara. Penegasan itu disampaikannya saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Tingkat Provinsi di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi […]

  • Sentinel Seri 8: Ketika Satelit Menjadi Sasaran, Ancaman Jamming hingga Sampah Antariksa

    Sentinel Seri 8: Ketika Satelit Menjadi Sasaran, Ancaman Jamming hingga Sampah Antariksa

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Satelit selama ini dikenal sebagai “mata di langit” yang mendukung berbagai kebutuhan manusia, mulai dari komunikasi, navigasi, pemantauan cuaca hingga pengumpulan data strategis. Namun, perkembangan teknologi ruang angkasa juga menghadirkan tantangan baru. Bagaimana jika satelit yang selama ini menjadi pendukung berbagai aktivitas justru menjadi sasaran? Pertanyaan tersebut menjadi pokok bahasan SENTINEL […]

expand_less