Banyak Masyarakat dan Wisatawan Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Tiket Online Kapal Lambat Sabang
- account_circle Soeharto
- calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
- visibility 374
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Media Suara Mabes | Sabang – Kebijakan penerapan sistem pembelian tiket secara daring (online) untuk kapal lambat pada lintasan Banda Aceh–Sabang menuai berbagai keluhan dari masyarakat maupun wisatawan lokal. Sejumlah calon penumpang mengaku mengalami kesulitan memperoleh tiket, terutama saat tingginya arus penyeberangan.
Salah seorang wisatawan lokal asal Medan, Summy, mengaku kecewa karena tidak dapat memperoleh tiket kapal lambat saat hendak kembali ke daerah asalnya melalui Pelabuhan Balohan, Sabang, Selasa (23/6/2026).
Menurut Summy, dirinya telah berada di Sabang selama tiga hari dan harus segera kembali ke Medan karena mendapat kabar duka dari keluarganya.
“Saya harus segera pulang karena ada keluarga yang meninggal dunia. Saat datang ke pelabuhan untuk membeli tiket, saya mendapat informasi dari petugas bahwa kuota tiket kapal lambat sudah habis dan pemesanan baru dapat dilakukan beberapa hari kemudian,” ujarnya kepada Media Suara Mabes.
Summy mengaku sempat meminta bantuan kepada petugas agar dapat memperoleh tiket karena situasi yang bersifat darurat. Namun, menurutnya, seluruh proses pembelian tiket tetap harus mengikuti sistem yang berlaku.
“Saya memahami aturan yang ada, tetapi dalam kondisi tertentu seperti musibah keluarga, saya berharap ada solusi atau kebijakan khusus bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tuturnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Fadly dan Zainal. Keduanya mengaku pernah mengalami kesulitan memperoleh tiket saat hendak kembali ke Sabang melalui Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.
“Kami juga pernah mengalami hal yang sama ketika hendak kembali ke Sabang untuk urusan keluarga. Saat ingin membeli tiket kapal lambat, petugas menyampaikan bahwa kuota tiket sudah penuh sehingga kami harus menunggu dan sempat terlantar di pelabuhan selama beberapa hari,” kata Fadly.



Jurnalis : Soeharto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 1 Juni 2026 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kota Sabang - Prov. Aceh. Email : soeharto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar