Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Sentinel: Mencari “Titik Nol” Satelit, Dari Sistem Koordinat Hingga Data Pengamatan Bumi

Sentinel: Mencari “Titik Nol” Satelit, Dari Sistem Koordinat Hingga Data Pengamatan Bumi

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Bagaimana sebuah satelit mengetahui posisinya di ruang angkasa? Pertanyaan sederhana tersebut menjadi titik awal tulisan berseri berjudul “Sentinel: Mencari Titik Nol Satelit” karya Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol, yang ditulis di Jakarta, 18 September 2026.

Tulisan tersebut mengajak pembaca memahami bahwa satelit tidak menentukan posisinya berdasarkan satu titik geografis tertentu di permukaan Bumi. Penentuan posisi satelit berkaitan dengan sistem koordinat, kerangka referensi, waktu presisi, data orbit, stasiun pemantauan di darat, serta pengolahan data.

Dalam sistem navigasi satelit, salah satu kerangka referensi yang digunakan adalah WGS-84. Sementara dalam pengolahan posisi dan orbit wahana antariksa dikenal antara lain kerangka Earth-Centered Inertial (ECI) dan Earth-Centered Earth-Fixed (ECEF).

Dengan demikian, gagasan mengenai adanya sebuah pulau tertentu sebagai “titik nol” universal orbit satelit perlu ditempatkan secara tepat. Pulau di permukaan Bumi bukan merupakan titik nol universal bagi orbit satelit karena posisi dan gerak wahana antariksa direpresentasikan melalui sistem referensi dan koordinat.

North Sentinel dan Kemampuan Mengamati Bumi

Pembahasan kemudian mengarah kepada North Sentinel, sebuah pulau di Kepulauan Andaman dan Nicobar, India. Pulau tersebut digunakan sebagai contoh bahwa objek yang relatif kecil di permukaan Bumi dapat diamati dari luar angkasa.

Pada 2005, Badan Antariksa Eropa (ESA) pernah mempublikasikan citra North Sentinel Island yang diperoleh melalui satelit Proba.

Dari contoh tersebut muncul pertanyaan lebih luas mengenai sejauh mana teknologi pengamatan satelit mampu merekam dan memberikan informasi mengenai kondisi permukaan Bumi.

Posisi Satelit Ditentukan Sistem Terintegrasi

Penentuan posisi satelit merupakan proses yang melibatkan sejumlah komponen, mulai dari satelit, sistem waktu berpresisi tinggi, stasiun pemantauan di darat, sistem koordinat, data orbit, perangkat lunak dan algoritma pengolahan, hingga informasi waktu yang presisi.

Informasi mengenai posisi dan gerak satelit dapat direpresentasikan melalui ephemeris, yaitu data yang menggambarkan posisi serta parameter orbit suatu objek terhadap waktu. Data tersebut memungkinkan posisi satelit dihitung pada waktu tertentu berdasarkan model dan informasi orbit yang tersedia.

Dari Posisi Satelit ke Pengamatan Bumi

Perkembangan teknologi antariksa membuat fungsi satelit tidak hanya berkaitan dengan navigasi dan penentuan posisi. Satelit penginderaan jauh juga dapat digunakan untuk mengamati berbagai karakteristik permukaan Bumi, seperti tutupan lahan, vegetasi, wilayah pesisir dan perairan, perubahan lingkungan, hingga kondisi yang berkaitan dengan bencana.

Salah satu contohnya adalah Sentinel-2 dalam program Copernicus. Satelit tersebut berada pada orbit polar sun-synchronous sekitar 786 kilometer dan membawa instrumen multispektral dengan 13 kanal spektral.

Data Sentinel-2 dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi pengamatan Bumi, termasuk pertanian, kehutanan, perubahan penggunaan lahan, kawasan pesisir dan perairan, serta pemetaan dan pemantauan lingkungan.

Sensor Menjadi Data dan Informasi

Tulisan tersebut menggambarkan perkembangan teknologi pengamatan Bumi melalui sebuah rangkaian:

SENSOR → DATA → INFORMASI → POLA → PREDIKSI → KEPUTUSAN

Satelit menghasilkan pengamatan yang kemudian menjadi data untuk diproses. Dari data tersebut dapat diperoleh informasi dan pola tertentu yang selanjutnya menjadi bahan analisis maupun pengambilan keputusan.

Dengan perkembangan tersebut, ruang angkasa tidak hanya menjadi tempat beroperasinya satelit, tetapi juga menjadi bagian dari sistem informasi untuk memahami kondisi Bumi.

Menuju Seri Berikutnya

Persoalan “titik nol” kemudian berkembang menjadi sejumlah pertanyaan strategis: berapa banyak satelit yang mengorbit Bumi, siapa yang memiliki dan mengoperasikannya, teknologi apa yang digunakan, siapa yang menguasai serta mengolah data pengamatan, dan bagaimana posisi Indonesia dalam perkembangan teknologi antariksa serta pemanfaatan data satelit.

Pertanyaan tersebut akan menjadi bagian dari seri berikutnya, “Sentinel: Ketika Langit Menjadi Arena Persaingan.”

Melalui seri ini, Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol mengajak pembaca melihat teknologi antariksa bukan semata sebagai persoalan teknis, tetapi juga sebagai perkembangan sistem informasi, pengamatan, dan kemampuan manusia memahami Bumi.

Pada akhirnya, pertanyaan tentang “titik nol” membawa pembaca pada persoalan yang lebih mendasar: bagaimana manusia menentukan posisi, mengukur gerak, mengamati Bumi, dan mengubah hasil pengamatan menjadi pengetahuan.

Bersambung ke Seri 2: “SENTINEL: KETIKA LANGIT MENJADI ARENA PERSAINGAN”

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyebab Fatty dan Obesitas

    Penyebab Fatty dan Obesitas

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Hapzon Effendi
    • visibility 195
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Lemak perut bukan hanya soal penampilan… Tetapi bisa menjadi awal dari berbagai masalah kesehatan serius. Tahukah Anda? Lemak yang menumpuk di dalam perut atau disebut Visceral Fat dapat menyelimuti organ-organ penting seperti hati, pankreas, usus, ginjal, hingga jantung. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat memicu diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, stroke, fatty liver, […]

  • Turun Langsung ke Posko Karhutla Kalteng, Wakapolri Pastikan Negara Hadir Lindungi Masyarakat

    Turun Langsung ke Posko Karhutla Kalteng, Wakapolri Pastikan Negara Hadir Lindungi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Sudarnarto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Palangkaraya, Kalteng – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo turun langsung ke Posko Induk Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polda Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026). Kehadiran tersebut menegaskan keseriusan Polri dalam memastikan penanganan karhutla berjalan maksimal sekaligus memastikan masyarakat mendapat perlindungan di tengah kondisi […]

  • Warga Penuhi Balai Desa Kemiri, Arif Hidayat Resmi Mendaftar Calon Kepala Desa

    Warga Penuhi Balai Desa Kemiri, Arif Hidayat Resmi Mendaftar Calon Kepala Desa

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Arif Rachman Hadi
    • visibility 439
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Grobogan – Suasana di lingkungan Balai Desa Kemiri, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan terasa begitu semarak pada hari Rabu, 14 Oktober 2026. Ratusan warga, relawan, dan pendukung berbondong-bondong memadati kantor pemerintahan desa untuk mengiringi Arif Hidayat dalam penyerahan berkas pendaftaran calon Kepala Desa Kemiri di sekretariat P2KD. Sorak sorai dukungan terdengar riuh rendah sepanjang […]

  • Pimpinan Media Suara Mabes Beri Edukasi Kewartawanan kepada Mahasiswa Magang

    Pimpinan Media Suara Mabes Beri Edukasi Kewartawanan kepada Mahasiswa Magang

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta Selatan — Pimpinan Media Suara Mabes memberikan edukasi kewartawanan kepada dua mahasiswa dalam rapat bulanan redaksi yang digelar di Menara Korindo, Jalan MT. Haryono Kav.62 Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (18/02/2026) pukul 13.00 WIB. Rapat tersebut dihadiri Pimpinan Umum Suratno, Redaktur Harian Suwoto, Wartawan Pusat Wajidi Adiansyah, serta Aan Hermawan selaku perwakilan Kepala Biro […]

  • Kapolres Ketapang Laksanakan Tatap Muka Bersama Instansi Terkait, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Nelayan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

    Kapolres Ketapang Laksanakan Tatap Muka Bersama Instansi Terkait, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Nelayan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Dalam rangka mempererat sinergitas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah pesisir, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melaksanakan kegiatan tatap muka bersama instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat nelayan, pada Rabu (17/06/2026) bertempat di halaman Sat Polairud Polres Ketapang, Jalan Hayam Wuruk, […]

  • Ormas Madas Nusantara-LSM LIRA Akan Proses Hukum Penyedia MBG Tidak Layak, Bentuk Satgas Pengawas

    Ormas Madas Nusantara-LSM LIRA Akan Proses Hukum Penyedia MBG Tidak Layak, Bentuk Satgas Pengawas

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta — Ormas Madas Nusantara (Masyarakat Madura Asli Nusantara) dan LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) akan proses hukum penyedia atau Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyediakan makanan sudah busuk atau tidak sesuai standar dan harga hingga menimbulkan keracunan dan kerugian masyarakat. Demikian disampaikan Ketua Umum Ormas Masyarakat Madura Asli […]

expand_less