Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Nasional » Turun Langsung ke Posko Karhutla Kalteng, Wakapolri Pastikan Negara Hadir Lindungi Masyarakat

Turun Langsung ke Posko Karhutla Kalteng, Wakapolri Pastikan Negara Hadir Lindungi Masyarakat

  • account_circle Sudarnarto
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Palangkaraya, Kalteng – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo turun langsung ke Posko Induk Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polda Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026). Kehadiran tersebut menegaskan keseriusan Polri dalam memastikan penanganan karhutla berjalan maksimal sekaligus memastikan masyarakat mendapat perlindungan di tengah kondisi kebakaran dan kualitas udara yang memburuk.

Didampingi Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca P. Simanjuntak, Wakapolri mengecek langsung kesiapan personel, sarana-prasarana, strategi penanganan, hingga dukungan para perwira peserta didik yang diterjunkan ke wilayah terdampak.

Kehadiran Wakapolri di posko bukan sekadar pemeriksaan kesiapan, tetapi memastikan seluruh kekuatan yang telah digelar benar-benar bekerja menjawab kebutuhan di lapangan. Mulai dari pemadaman, pencegahan meluasnya api, edukasi masyarakat, hingga mitigasi agar kebakaran tidak terus berulang.

Di Kalimantan Tengah, Satgas Pemburu Api Polda Kalteng diperkuat 354 personel. Kekuatan tersebut terdiri dari 150 personel Brimob, 149 personel Samapta, serta 55 personel dari 11 subsatgas yang melibatkan fungsi Polairud, SDM, Reskrim, Reskrimsus, Narkoba, Pamobvit, Intelkam, Lantas, Propam, Binmas dan SPN.

Selain itu, terdapat 158 personel Satgas Edukasi Karhutla BKO Lemdiklat Polri yang memperkuat pendekatan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.

Wakapolri juga mengecek langsung keberadaan 59 peserta didik Polri (Serdik) di Kalimantan Tengah, yang terdiri atas 40 peserta Sespimmen, 12 peserta Sespimti, dan 7 peserta SPPK. Para Serdik menjalankan peran strategis melalui edukasi dan penyuluhan, pendampingan masyarakat, serta memberikan masukan mengenai pola penanganan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.

Penguatan pencegahan juga dilakukan melalui kelompok penugasan peserta didik lainnya. Sebanyak 322 personel, terdiri dari 64 peserta Sespimti, 207 peserta Sespimmen, 29 peserta SPPK dan 22 pendamping, ditugaskan dalam penguatan edukasi, penyuluhan dan pencegahan karhutla di enam Polda prioritas. (Tribrata News⁠)

Kelompok 322 personel tersebut merupakan kelompok penugasan yang berbeda dengan 198 personel peserta didik yang sebelumnya melaksanakan penugasan dalam penguatan penanganan karhutla. Keduanya merupakan kelompok penugasan tersendiri dan tidak diposisikan sebagai satu kekuatan atau satu rangkaian angka.

Besarnya kekuatan yang dikerahkan sejalan dengan situasi karhutla yang membutuhkan penanganan serius. Data terbaru mencatat 107.309 titik hotspot, 2.819 firespot, dan 9.228,04 hektare lahan terbakar. Konsentrasi kebakaran tertinggi berada di Kotawaringin Timur.

Dampak karhutla juga terasa pada kualitas udara. Di Palangka Raya, Air Quality Index (AQI) mencapai 3.242 dengan status “Sangat Berbahaya”. Kondisi tersebut mempertegas bahwa karhutla bukan semata persoalan lingkungan, tetapi telah menyentuh aspek keselamatan, kesehatan, aktivitas sosial dan perlindungan masyarakat.

Situasi semakin menantang karena fenomena El Nino sangat kuat pada Agustus–September 2026, dengan kondisi kekeringan mendekati ekstrem. Pada lahan gambut, kondisi tersebut membuat api lebih sulit dikendalikan karena kebakaran dapat menjalar di bawah permukaan.

Wakapolri menekankan bahwa kebakaran gambut tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemadaman dari udara maupun kekuatan darat. Penanganan harus dilakukan secara terpadu melalui pemadaman, pencegahan, mitigasi dan pengendalian kondisi lingkungan.

Salah satu fokusnya adalah menjaga ketinggian muka air gambut. Kondisi ideal berada di sekitar 40 sentimeter, sementara di sejumlah wilayah Kalteng muka air telah berada sekitar 120 sentimeter, sehingga diperlukan intervensi untuk mengembalikan kelembapan gambut.

Karena itu, Polri bersama TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni dan masyarakat melakukan berbagai langkah mitigasi, antara lain penyekatan kanal, pengisian air, pembangunan sumur bor, embung serta pembukaan akses menuju lokasi rawan kebakaran.

Saat ini tercatat 220 sumur bor dan 104 embung air telah disiapkan sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan mempercepat penanganan di wilayah rawan.

“Usaha maksimal wajib dilaksanakan. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Wakapolri.

Kehadiran langsung Wakapolri di tengah personel menjadi pesan bahwa penanganan karhutla merupakan prioritas. Seluruh kekuatan Polri diminta bekerja bersama seluruh pemangku kepentingan agar api dapat dikendalikan, masyarakat terlindungi, dan ancaman kabut asap tidak meluas.

“Ini merupakan kolaborasi dari kolaborasi policing yang kita laksanakan. Ya, semoga cepatlah tertangani,” ujar Wakapolri.

Jurnalis : Sudarnarto

Sudarnarto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 14 Februari 2024 sebagai Jurnalis Prov. DKI Jakarta. Email : sudarnarto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Waspadai Dampak El Nino dan Cegah Karhutla

    Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Waspadai Dampak El Nino dan Cegah Karhutla

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Agus Suprianto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Palangkaraya – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca El Nino yang berpotensi memicu kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena risikonya sangat […]

  • DPP GANNAS Bersinergi dengan Masyarakat Ceger, Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

    DPP GANNAS Bersinergi dengan Masyarakat Ceger, Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta Timur – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Anti Narkotika Nasional (DPP GANNAS) membangun sinergitas bersama masyarakat Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, melalui kegiatan malam puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Muspika, Lurah Ceger, Ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta […]

  • SPBKB AKR 30.3.1.0.17 di Temukan Jual BBM Solar Subsidi di Atas HET

    SPBKB AKR 30.3.1.0.17 di Temukan Jual BBM Solar Subsidi di Atas HET

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Sukarto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (SPBKB)adalah fasilitas penyalur bahan bakar yang mirip dengan SPBU, namun biasanya berskala lebih kecil dan sering kali dibangun khusus oleh perusahaan swasta (seperti PT AKR Corporindo Tbk) untuk melayani wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) dalam program BBM Satu Harga. SPBKB didirikan untuk mendukung program pemerintah […]

  • Mobil Operasional Desa Hegarmanah Hilang, BPKAD Mengaku Sudah Bersurat, Tapi Kapan? Publik Menunggu Bukti

    Mobil Operasional Desa Hegarmanah Hilang, BPKAD Mengaku Sudah Bersurat, Tapi Kapan? Publik Menunggu Bukti

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Deden Guntara
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kab. Bekasi – Pernyataan BPKAD Kabupaten Bekasi terkait hilangnya mobil operasional Desa Hegarmanah justru memunculkan pertanyaan baru. BPKAD mengklaim telah menyurati Inspektorat Kabupaten Bekasi untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Namun ketika diminta menyebutkan kapan surat itu dikirim, pejabat yang berwenang memberikan jawaban yang sangat sederhana: “Lupa.” Kepala Bidang Aset BPKAD Kabupaten Bekasi, Asep Setiawan, saat […]

  • Perkuat Kondusivitas Wilayah, FKKPBM Bersama Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Gelar Apel Cipta Kondisi di Kampung Dukuh, Kramat Jati photo_camera 3

    Perkuat Kondusivitas Wilayah, FKKPBM Bersama Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Gelar Apel Cipta Kondisi di Kampung Dukuh, Kramat Jati

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta Timur – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif di tengah masyarakat, Kelurahan Kampung Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, menggelar Apel Cipta Kondisi pada Sabtu malam (13/6/2026). Kegiatan tersebut melibatkan unsur Tiga Pilar, organisasi kemasyarakatan, serta Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Baret Merah (FKKPBM). Kehadiran FKKPBM dalam kegiatan […]

  • Wakapolda Kepri Tutup Turnamen Domino Kapolda Kepulauan Riau Cup 2026 Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke 80 photo_camera 6

    Wakapolda Kepri Tutup Turnamen Domino Kapolda Kepulauan Riau Cup 2026 Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke 80

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, ‎Batam – Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., secara resmi menutup Turnamen Domino Kapolda Kepulauan Riau Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan di Utama 98 Food Court, Batu Selicin, Lubuk Baja, Kota Batam, Jumat (26/6). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, instansi pemerintah, organisasi olahraga, sponsor, serta […]

expand_less