Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » TNI-POLRI » Polsek Marau Gerak Cepat Groundcheck Lima Titik Hotspot Karhutla, Medan Berat Tak Halangi Upaya Pencegahan

Polsek Marau Gerak Cepat Groundcheck Lima Titik Hotspot Karhutla, Medan Berat Tak Halangi Upaya Pencegahan

  • account_circle A'ang Sanjaya
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Polsek Marau Polres Ketapang bergerak cepat menindaklanjuti temuan titik panas atau hotspot yang terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning. Kegiatan groundcheck dilaksanakan pada Jumat (11/9/2026) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, sebagai langkah memastikan kondisi faktual di lapangan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) meluas.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Marau AKP Laurensius, S.H., M.H., bersama lima personel Polsek Marau. Berdasarkan hasil pemantauan periode 10–11 September 2026, terdapat lima titik hotspot dengan tingkat confidence medium, masing-masing empat titik di Kecamatan Marau, yakni Desa Batu Payung Dua, Desa Randai dan Desa Bantan Sari, serta satu titik di Desa Tanah Hitam, Kecamatan Singkup. Sementara Kecamatan Air Upas tidak ditemukan titik hotspot.

Untuk memastikan kondisi di lokasi, personel menempuh perjalanan sekitar 60 kilometer dengan waktu kurang lebih 1,5 jam dari Polsek Marau. Medan yang dilalui cukup menantang karena kondisi jalan rusak dan wilayah perbukitan. Setelah menggunakan kendaraan roda dua, personel kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju titik yang terdeteksi oleh sistem pemantauan.

Setibanya di sejumlah lokasi, petugas menemukan bekas lahan yang terbakar dengan luasan bervariasi, yakni sekitar 0,1 hektare, 0,2 hektare, 0,4 hektare, 0,3 hektare dan 0,3 hektare. Personel langsung melakukan penyisiran di area bekas terbakar guna memastikan tidak terdapat bara api yang masih aktif. Dari hasil pemantauan visual, tidak ditemukan lagi kepulan asap di lokasi.

Kondisi geografis lokasi didominasi pepohonan, rumput dan semak belukar dengan jenis tanah mineral. Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah tidak tersedianya sumber air di sekitar titik hotspot, sehingga apabila ditemukan bara aktif, kebutuhan air harus didatangkan dari lokasi yang cukup jauh. Meski demikian, personel tetap melakukan pemantauan dan memastikan kondisi lahan aman sebelum meninggalkan lokasi.

Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H., mengapresiasi langkah cepat jajaran Polsek Marau dalam menindaklanjuti informasi hotspot hingga ke lapangan. “Setiap titik hotspot harus ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung. Jangan sampai titik panas yang awalnya kecil berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, Polres Ketapang bersama seluruh jajaran akan terus meningkatkan pemantauan melalui aplikasi dan data satelit, melakukan pengecekan lapangan serta berkoordinasi dengan Forkopimcam dan seluruh pemangku kepentingan dalam pencegahan Karhutla. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kebakaran atau kepulan asap melalui Call Center Polri 110, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

(A’ang Sanjaya/Red)

A'ang Sanjaya

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 23 April 2021 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Ketapang - Kalimantan Barat. Email : aang.sanjaya@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FGD Tata Kelola Dapur SPPG di Kalbar, Perkuat Pengawasan dan Keamanan Pangan Program MBG

    FGD Tata Kelola Dapur SPPG di Kalbar, Perkuat Pengawasan dan Keamanan Pangan Program MBG

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kubu Raya, Kalbar – Penguatan tata kelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Barat. Berbagai aspek, mulai dari kelayakan infrastruktur, pemenuhan standar higiene sanitasi, keamanan pangan, hingga pengelolaan limbah, menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) Perbaikan Tata Kelola Dapur SPPG […]

  • Fraksi Amanat Bulan Bintang Berkarya Soroti Realisasi PAD dan Temuan Kekurangan Volume Proyek dalam Pertanggungjawaban APBK Sabang 2025

    Fraksi Amanat Bulan Bintang Berkarya Soroti Realisasi PAD dan Temuan Kekurangan Volume Proyek dalam Pertanggungjawaban APBK Sabang 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Soeharto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sabang – Fraksi Amanat Bulan Bintang Berkarya DPRK Sabang menyampaikan sejumlah catatan strategis dalam pidato pendapat akhir terhadap Rancangan Qanun Kota Sabang tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Kota Sabang Tahun Anggaran 2025. Penyampaian tersebut dilakukan dalam rapat paripurna DPRK Sabang yang berlangsung di Gedung DPRK Sabang, Selasa (14/7/2026). Pidato disampaikan oleh Ketua Fraksi Amanat […]

  • Kapolres Ketapang Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ketapang Hadiri Pelepasan Siswa TK Kemala Bhayangkari 10 Ketapang Tahun Ajaran 2025–2026

    Kapolres Ketapang Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ketapang Hadiri Pelepasan Siswa TK Kemala Bhayangkari 10 Ketapang Tahun Ajaran 2025–2026

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Kapolres Ketapang bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ketapang menghadiri kegiatan Pelepasan Siswa dan Siswi TK Kemala Bhayangkari 10 Ketapang Tahun Ajaran 2025–2026 yang berlangsung di Aula Granzuri Ketapang, Jum’at (12/06/2026). Kegiatan pelepasan tersebut berlangsung dengan penuh suasana haru dan kebahagiaan. Acara dihadiri oleh para pengurus Bhayangkari, dewan guru, orang tua murid, serta […]

  • Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Masjid Rabiatul Adawiyah Cileungsi Gelar Aksi Sosial Donor Darah

    Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Masjid Rabiatul Adawiyah Cileungsi Gelar Aksi Sosial Donor Darah

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Hapzon Effendi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bogor – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Masjid Rabiatul Adawiyah, Cileungsi, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan sosial berupa Donor Darah yang akan dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026, pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di halaman Masjid Rabiatul Adawiyah. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama yang menjadi bagian […]

  • Wali Nagari Zulkhiyar DT. Pado di Aceh: Momen Pengangkatan 5 Ninik Mamak, Teguhkan Persatuan dan Adat Kamang Tangah Anam Suku

    Wali Nagari Zulkhiyar DT. Pado di Aceh: Momen Pengangkatan 5 Ninik Mamak, Teguhkan Persatuan dan Adat Kamang Tangah Anam Suku

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 181
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kamang Tangah Anam Suku — Suasana penuh kekhidmatan dan sukacita menyelimuti wilayah Kampuang Pisang, Jorong Bansa hari ini. Upacara adat Alek Batagak Pangulu yang menyahkan dan mengukuhkan kelima Ninik Mamak baru berjalan lancar sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai. Wali Nagari Kamang Tangah Anam Suku sekaligus Ninik Mamak terhormat Zulkhiyar, S.H. Dt. Pado […]

  • Dua Tahun Berlalu, Jalan Sawah Tujuah Danau Maninjau Tetap Terasing

    Dua Tahun Berlalu, Jalan Sawah Tujuah Danau Maninjau Tetap Terasing

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabs | Agam, Maninjau — Jalan Usaha Tani di kawasan Sawah Tujuah yang menghubungkan menuju pinggir Danau Maninjau, Jorong Pakan Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, nyatanya masih terbengkalai hingga kini. Padahal, pembangunan jalan sepanjang 700 meter itu sudah dimulai sejak setahun silam. Namun sampai berita ini diturunkan, jalan tersebut […]

expand_less