Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Ketika Tuhan Dipercaya, tetapi Nilai-Nya Tidak Dihidupi: Refleksi Moral dan Peradaban dari Skandinavia hingga Indonesia

Ketika Tuhan Dipercaya, tetapi Nilai-Nya Tidak Dihidupi: Refleksi Moral dan Peradaban dari Skandinavia hingga Indonesia

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 283
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Persoalan moral dalam kehidupan berbangsa tidak selalu ditentukan oleh seberapa sering nilai-nilai agama diucapkan, tetapi juga oleh sejauh mana nilai tersebut diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

Paradoks tersebut menjadi bahan refleksi dalam tulisan Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol berjudul “Ketika Tuhan Dipercaya, tetapi Nilai-Nya Tidak Dihidupi: Membaca Paradoks Agama, Moralitas, dan Peradaban dari Skandinavia hingga Indonesia”, Jakarta, 23 Agustus 2026.

Tulisan tersebut menyoroti fenomena kehidupan sosial di sejumlah negara Skandinavia yang tingkat keagamaan formal sebagian masyarakatnya relatif rendah, namun dikenal memiliki tingkat kepercayaan sosial, kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan kesejahteraan yang relatif baik.

Fenomena tersebut tidak serta-merta menjadi bukti bahwa masyarakat sekuler lebih bermoral atau agama tidak diperlukan. Sebaliknya, kondisi itu dapat menjadi bahan untuk melihat bagaimana nilai moral yang diwariskan selama berabad-abad dapat berubah menjadi kebiasaan sosial, kemudian diperkuat melalui pendidikan dan institusi.

Fenomena Skandinavia dan Warisan Nilai

Sosiolog Amerika Phil Zuckerman, antara lain, meneliti kehidupan masyarakat Denmark dan Swedia yang kemudian dituangkan dalam buku Society Without God.

Namun, fenomena tersebut dinilai tidak tepat apabila disederhanakan menjadi kesimpulan bahwa manusia dapat menjadi baik karena tidak membutuhkan Tuhan.

Denmark dan Swedia memiliki sejarah panjang yang dipengaruhi agama, pendidikan, hukum, demokrasi, tradisi sosial, serta pembangunan institusi.

Karena itu, persoalan yang lebih penting bukan semata-mata mengenai seberapa tinggi religiositas formal seseorang, tetapi bagaimana nilai yang diyakini dapat menjadi perilaku dan sistem sosial.

Dari Nilai Menjadi Peradaban

Sebuah nilai tidak berhenti pada keyakinan. Nilai dapat berkembang menjadi pendidikan, kebiasaan, budaya, institusi, dan pada akhirnya menjadi bagian dari tata kehidupan masyarakat.

Proses tersebut dapat digambarkan secara sederhana:

Nilai → Pendidikan → Kebiasaan → Budaya → Institusi → Hukum → Kepercayaan → Peradaban.

Ketika seseorang tumbuh dalam lingkungan yang mengajarkan kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap aturan, nilai tersebut secara perlahan dapat menjadi kebiasaan.

Kebiasaan yang dilakukan secara konsisten kemudian membentuk budaya. Budaya diperkuat melalui institusi dan hukum. Ketika hukum diterapkan secara konsisten dan adil, kepercayaan masyarakat terhadap institusi pun dapat tumbuh.

Di sinilah persoalan tersebut menjadi lebih luas daripada sekadar perdebatan antara masyarakat religius dan sekuler.

Sebuah bangsa dapat memiliki nilai yang luhur. Namun, apabila nilai tersebut hanya berhenti sebagai ajaran dan slogan, nilai tersebut belum sepenuhnya menjadi kekuatan peradaban.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miliki Sabu dan Coba Kabur, Seorang Pria Dibekuk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dan  Polsek Pagar Merbau

    Miliki Sabu dan Coba Kabur, Seorang Pria Dibekuk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dan Polsek Pagar Merbau

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Deli Serdang – Seorang pria resahkna masyarakat miliki sabu di ringkus satnarkoba polres Deli Serdang dan Polsek pagar merbau Komitmen Polresta Deli Serdang dalam memerangi peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan melalui keberhasilan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, seorang pria berinisial DS (26) diamankan pada […]

  • IMB PT Dewi Karya Dipertanyakan, Lurah Perwira: “Saya Belum Tahu”

    IMB PT Dewi Karya Dipertanyakan, Lurah Perwira: “Saya Belum Tahu”

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kota Bekasi — Keberadaan bangunan perusahaan furniture di Jalan Kali Abang Tengah RT 07/RW 06 Nomor 88, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, menjadi sorotan warga. Pasalnya, status perizinan bangunan yang disebut-sebut telah mengalami perubahan fungsi tersebut hingga kini belum mendapat penjelasan yang terang kepada masyarakat. Bangunan yang sebelumnya disebut digunakan sebagai […]

  • Hotspot Terpantau, Polisi Amankan Pria Diduga Terlibat Pembakaran Lahan di Kateman

    Hotspot Terpantau, Polisi Amankan Pria Diduga Terlibat Pembakaran Lahan di Kateman

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Saprizal
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kab. Indragiri Hilir — Kepolisian Sektor (Polsek) Kateman mengungkap dugaan tindak pidana pembakaran lahan di kawasan Ban Fajar, Kelurahan Amal Bakti, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Dalam penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial JF (32), yang diduga berkaitan dengan peristiwa kebakaran lahan yang terjadi di wilayah tersebut. Kasus ini […]

  • Kapolres Beltim Hadiri Pawai Pembangunan Kabupaten Belitung Timur,Semarakan HUT RI Ke-81

    Kapolres Beltim Hadiri Pawai Pembangunan Kabupaten Belitung Timur,Semarakan HUT RI Ke-81

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Edi Purnama
    • visibility 218
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Babel – Kapolres Belitung Timur AKBP Husni Tamrin, S.T., S.H., M.Hum., menghadiri kegiatan Pawai Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Belitung Timur yang berlangsung di Kecamatan Manggar, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut mengambil titik awal di Lapangan Taruna Manggar. […]

  • Ketua Syarikat Islam Bukittinggi Hadiri Wisuda STIH Putri Maharaja: Lahirkan Sarjana Hukum Yang Beradab Dan Berkeadilan

    Ketua Syarikat Islam Bukittinggi Hadiri Wisuda STIH Putri Maharaja: Lahirkan Sarjana Hukum Yang Beradab Dan Berkeadilan

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 236
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Payakumbuh – Ketua Syarikat Islam Bukittinggi, SI Rismaidi Tuanku Bagindo, menghadiri acara wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Putri Maharaja yang digelar di Hotel Mangkuto Syariah, Payakumbuh, Sabtu (25/7/2026). Sebanyak 68 lulusan resmi diukuhkan menjadi Sarjana Hukum baru untuk tahun ajaran 2025/2026. Dalam kesempatan berharga ini, SI Rismaidi Tuanku Bagindo menyampaikan ucapan selamat […]

  • Bentang Peradaban Nusantara: Menelusuri Jejak Bumi, Manusia Dan Peradaban Hingga Indonesia Abad Ke 21

    Bentang Peradaban Nusantara: Menelusuri Jejak Bumi, Manusia Dan Peradaban Hingga Indonesia Abad Ke 21

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Oleh: Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol MediaSuaraMabes | Jakarta – Sundaland, Atlantis, Lemuria, hingga Supervolcano Toba: Membaca Sejarah Nusantara dari Perspektif Geologi dan Peradaban. Sejarah Nusantara tidak dapat dilepaskan dari perubahan bentang alam yang berlangsung selama jutaan tahun. Wilayah yang kini dikenal sebagai kepulauan Indonesia pernah mengalami perubahan geografis besar, termasuk ketika sebagian daratan Sumatra, Jawa, […]

expand_less