Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Ketika Tuhan Dipercaya, tetapi Nilai-Nya Tidak Dihidupi: Refleksi Moral dan Peradaban dari Skandinavia hingga Indonesia

Ketika Tuhan Dipercaya, tetapi Nilai-Nya Tidak Dihidupi: Refleksi Moral dan Peradaban dari Skandinavia hingga Indonesia

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 284
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Indonesia Memiliki Modal Nilai yang Besar

Indonesia sesungguhnya tidak kekurangan sumber nilai moral.

Jauh sebelum terbentuknya Indonesia sebagai negara modern, masyarakat Nusantara telah mengenal berbagai nilai mengenai hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, keluarga, alam, dan lingkungan sosial.

Nilai-nilai tersebut diwariskan melalui adat, tradisi, petuah, gotong royong, musyawarah, penghormatan kepada orang tua, serta berbagai bentuk kearifan lokal.

Seiring perjalanan sejarah, berbagai tradisi keagamaan juga berkembang dan berinteraksi dengan masyarakat Nusantara. Hindu, Buddha, Islam, Kristen, Katolik, Konghucu, serta berbagai tradisi lokal menjadi bagian dari perjalanan panjang pembentukan masyarakat Indonesia.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila kemudian menjadi salah satu landasan penting yang mempertemukan keberagaman tersebut. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menempatkan dimensi ketuhanan sebagai bagian fundamental dalam kehidupan berbangsa.

Dengan demikian, persoalan Indonesia bukan kekurangan bahasa moral.

Sebaliknya, Indonesia memiliki kekayaan nilai yang sangat besar.

Tantangannya adalah memperkecil jarak antara apa yang diyakini dan apa yang dilakukan.

Ketika Nilai Diuji oleh Kekuasaan dan Amanah

Seseorang dapat berbicara tentang kejujuran, tetapi nilai tersebut diuji ketika berhadapan dengan uang yang bukan miliknya.

Seseorang dapat berbicara tentang keadilan, tetapi nilai tersebut diuji ketika ia memiliki kekuasaan.

Seseorang dapat berbicara tentang tanggung jawab, tetapi maknanya terlihat ketika tidak ada orang yang mengawasi.

Di situlah nilai moral memperoleh ujian yang sesungguhnya.

Nilai tidak hanya terlihat ketika seseorang berada di ruang ibadah atau berbicara di hadapan publik, tetapi juga ketika ia mengambil keputusan, menjalankan kewenangan, mengelola amanah, serta memperlakukan orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

Agama dan Ujian Perilaku

Simbol agama, ritual, dan rumah ibadah memiliki tempat penting dalam kehidupan manusia. Namun, nilai agama akan memperoleh makna yang lebih kuat ketika tercermin dalam tindakan nyata.

Kejujuran terlihat ketika seseorang mengelola amanah.

Keadilan terlihat ketika seseorang menggunakan kewenangan.

Kepedulian terlihat ketika seseorang berhadapan dengan mereka yang lemah.

Tanggung jawab terlihat ketika seseorang tetap menjalankan kewajibannya meskipun tidak ada orang yang mengawasi.

Karena itu, persoalan yang relevan bagi Indonesia bukan mempertentangkan agama dengan sekularisme.

Pertanyaan yang lebih mendasar adalah:

Jika kita mengaku percaya kepada Tuhan, sejauh mana nilai-nilai yang kita yakini telah menjadi perilaku?

Pertanyaan tersebut menjadi penting karena kualitas peradaban tidak hanya ditentukan oleh apa yang dikatakan masyarakat, tetapi juga oleh apa yang dilakukan secara konsisten.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persit Ahli Muaythai Berprestasi Mencuri Perhatian Pangdivif 2 Kostrad photo_camera 4

    Persit Ahli Muaythai Berprestasi Mencuri Perhatian Pangdivif 2 Kostrad

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 204
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Purworejo – Kunjungan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., ke Markas Yonif 412/Barata Eka Sakti berlangsung semarak dan penuh kehangatan. Salah satu momen yang mencuri perhatian dalam kegiatan tersebut adalah demonstrasi seni bela diri Muaythai yang berasal dari Negeri Gajah Putih. Penampilan tersebut sukses memukau Panglima beserta Ibu […]

  • Motivasi Bisnis: Tips Membangun Sosial Media Untuk Membangun Branding & Menghasilkan Income

    Motivasi Bisnis: Tips Membangun Sosial Media Untuk Membangun Branding & Menghasilkan Income

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Hapzon Effendi
    • visibility 198
    • 1Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Di era digital, sosial media bukan lagi sekadar tempat posting foto atau hiburan. Sosial media adalah panggung personal branding, tempat membangun kepercayaan, memperluas relasi, dan membuka peluang income tanpa batas. Semakin bertambah usia, tenaga mungkin berkurang… Namun dengan sosial media, pengalaman dan ilmu yang kita miliki bisa tetap menghasilkan. Bukan hanya menjadi […]

  • Seru, Defile Kecamatan Warnai HUT Ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan

    Seru, Defile Kecamatan Warnai HUT Ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Anton Anggiat Purba
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Humbahas – Semangat peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Humbahas Bukit Inspirasi Doloksanggul, Selasa 28 Juli 2026, semakin terasa dengan digelarnya defile yang diikuti seluruh kecamatan. Kegiatan berlangsung meriah dan disambut antusias ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute defile. Setiap kecamatan menampilkan beragam […]

  • Media Suara Mabes Resmi Berdiri 16 Juni 2021, Usung Semangat Jurnalistik Positif untuk TNI dan Polri 57:47 Play Button

    Media Suara Mabes Resmi Berdiri 16 Juni 2021, Usung Semangat Jurnalistik Positif untuk TNI dan Polri

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Suwoto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Media Suara Mabes resmi berdiri pada 16 Juni 2021, bertepatan dengan hari lahir Dewan Pendiri Suratno yang juga menjabat sebagai Pimpinan Umum Media Suara Mabes serta Direktur Utama PT Globalindo Suara Media. Peresmian Media Suara Mabes dilaksanakan secara sederhana dan penuh suasana kekeluargaan di Kantor Pusat Media Suara Mabes yang berlokasi di […]

  • Panggung Kehidupan dan Cermin Waktu: Ketika Amanah Menjadi Jejak yang Abadi

    Panggung Kehidupan dan Cermin Waktu: Ketika Amanah Menjadi Jejak yang Abadi

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MediaSuaraMsbes | Jakarta – Kehidupan manusia pada hakikatnya merupakan perjalanan yang sarat dengan amanah, pilihan, dan tanggung jawab. Setiap orang memperoleh kesempatan untuk memainkan perannya masing-masing, namun tidak seorang pun memiliki panggung kehidupan yang berlangsung selamanya. Pandangan tersebut disampaikan Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol melalui tulisan reflektif berjudul Panggung Kehidupan dan Cermin Waktu. Tulisan ini […]

  • Momen Khidmat Pertunangan Ishak dan Tiara di Rasalisa Caffe & Resto, Jakarta Timur

    Momen Khidmat Pertunangan Ishak dan Tiara di Rasalisa Caffe & Resto, Jakarta Timur

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Suasana haru dan bahagia mewarnai acara pertunangan Ishak dan Kartika Mutiara Putri, yang akrab disapa Tiara, di Rasalisa Caffe & Resto, Jalan Kalisari Raya, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu malam (18/10/2026). Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut menjadi momentum penting bagi kedua pasangan sekaligus ajang silaturahmi dua keluarga besar […]

expand_less