Polsek Tilatang Kamang: Kebersihan Lingkungan Awal Langkah Profesionalisme
- account_circle Muhammad Yaman
- calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
- visibility 163
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes, Agam | Saat pers berpapasan melewati Polsek Tilatang Kamang, pemandangan yang terlihat bukan sekadar bangunan kantor yang tertata rapi semata. Terlihat seluruh jajaran personel tampak bergerak serentak, bergotong royong dengan semangat tinggi. Tanpa perintah kaku, mereka memegang sapu, sekop, dan alat kebersihan, bergerak dari satu sudut ke sudut lain, membersihkan halaman hingga menyiram tanaman — sebuah pemandangan yang menjadi kebiasaan unik sekaligus mulia, rutin dilakukan setiap waktu yang ditetapkan.
Bagi sebagian orang, kegiatan gotong royong atau biasa disebut Goro ini mungkin dianggap hal sederhana dan biasa saja. Namun bagi Polsek Tilatang Kamang dan seluruh anggotanya, ini bukan sekadar membersihkan kotoran atau merapikan tempat.
AKP Saherman SH. menyatakan, rutinitas ini awal dari segala kebaikan dan ketertiban. Sebagaimana prinsip hidup yang dipegang teguh.
“Ingin menata lingkungan luas, mulailah dari lingkungan kecil dan terdekat. Ingin menata masyarakat, mulailah dari menata diri sendiri dan tempat kerja.” tegas Saherman
Kebersihan kantor bukan hanya soal estetika atau kenyamanan mata memandang, melainkan cerminan hati dan budaya kerja yang tertib, bersih, dan berintegritas.
Suherman menambahkan, Jika tempat kerja saja tidak terjaga rapi dan bersih, bagaimana mungkin kita bisa menegakkan ketertiban dan keadilan di tengah masyarakat luas dan Inilah makna mendalam yang ingin ditanamkan dalam setiap rutinitas kebersamaan ini.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tilatang Kamang, AKP Saherman, S.H. turun langsung ikut bergerak bersama jajarannya.
“Kegiatan gotong royong dan pembersihan lingkungan rutinitas, bukan kewajiban sesaat. Kami percaya besar bahwa semangat profesionalisme yang tinggi, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab yang kami tuntut dalam pelayanan kepada masyarakat, semuanya berakar dari hal‑hal kecil seperti ini. Menjaga kebersihan tempat kerja sama artinya menjaga kebersihan hati dan pikiran.
Lingkungan yang bersih, rapi, dan sehat akan melahirkan jiwa yang jernih, tenang, dan siap bekerja dengan penuh dedikasi. Sebelum kami meminta ketertiban dan kebersihan kepada warga masyarakat,
Kami harus terlebih dahulu mencontohkannya di rumah sendiri — di kantor kepolisian ini. Inilah wujud nyata kepedulian kami terhadap lingkungan, sekaligus cara kami mempererat persaudaraan dan kekompakan satu tim yang utuh.
Suasana kegiatan berjalan hidup, penuh semangat kekeluargaan, jauh dari kesan kaku atau formalitas belaka. Setiap anggota saling bantu dan berbagi tugas, menunjukkan bahwa di balik seragam dan tugas pengayoman, mereka tetap satu keluarga besar yang saling peduli dan menjaga.
Pemandangan ini menjadi pelajaran berharga bagi siapa saja yang melihatnya: perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya tugas petugas kebersihan atau instansi tertentu, melainkan tanggung jawab bersama.
Dan bagi Polsek Tilatang Kamang, menjaga kebersihan lingkungan kerja adalah cermin nyata dari janji, Melayani, Melindungi, dan Mengayomi — dimulai dari tempat kita berpijak.
Semangat sederhana namun mulia ini patut menjadi teladan, mengingatkan kita semua bahwa lingkungan yang bersih adalah cermin budaya, dan budaya yang baik lahir dari kebiasaan‑kebiasaan indah yang dilakukan dengan ikhlas dan konsisten.
(YamanLbs)


Jurnalis : Muhammad Yaman
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 18 April 2024 sebagai Jurnalis Kab. Agam - Sumatera Barat. Email : muhammad.yaman@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar