Dunia di Ambang Perang Fondasi Global: Energi, Data, dan Persepsi Jadi Penentu Peradaban Abad ke-21
- account_circle Suwoto
- calendar_month Senin, 8 Jun 2026
- visibility 385
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes, Jakarta – Dunia saat ini dinilai tengah memasuki fase perubahan besar yang tidak lagi ditandai semata oleh konflik militer konvensional. Persaingan global kini bergeser pada perebutan fondasi utama kekuatan bangsa, yakni energi, data, teknologi, dan persepsi publik yang menjadi penentu arah peradaban abad ke-21.
Hal tersebut disampaikan Brigjen TNI (Purn) MJP Hutagaol dalam tulisannya berjudul “Dunia di Ambang Perang Fondasi Global: Ketika Energi, Data, Teknologi, dan Persepsi Menentukan Arah Peradaban Abad ke-21” yang diterbitkan di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, berbagai konflik dan ketegangan yang terjadi saat ini, mulai dari perang Rusia-Ukraina, konflik Iran-Israel, ketegangan di Selat Hormuz dan Laut Merah, hingga rivalitas Amerika Serikat dan China terkait Taiwan dan teknologi semikonduktor, sejatinya merupakan bagian dari perubahan struktur kekuatan global yang lebih luas.
“Dunia tidak sedang menghadapi satu perang, tetapi sedang mengalami perubahan besar dalam tata kekuatan global yang memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan manusia,” tulisnya.
Energi Tetap Menjadi Fondasi Utama
Dalam analisis tersebut dijelaskan bahwa energi masih menjadi faktor strategis yang menentukan arah ekonomi dan geopolitik dunia. Minyak, gas, hingga listrik menjadi penggerak utama industri modern dan ekonomi digital.
Kawasan Timur Tengah, khususnya Iran dan Selat Hormuz, tetap memiliki posisi vital karena menjadi jalur utama distribusi energi dunia. Gangguan di kawasan tersebut dapat berdampak langsung terhadap harga energi, inflasi global, biaya logistik, hingga ketahanan pangan berbagai negara.
Selain Hormuz, jalur strategis Bab el-Mandeb dan Laut Merah juga memiliki peran penting dalam rantai perdagangan internasional karena menjadi penghubung utama antara Asia dan Eropa.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar