Sindikat Penipuan Pengiriman Pupuk Ke Kaltim Diduga Melibatkan Oknum Pejabat Kementan
- account_circle Dudung Wahyudin
- calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
- visibility 431
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes, Surabaya – Akibat dari penipuan yang dilakukan oleh Budi Setyoko (BS) sebagai pihak dari PT Andong Surya Perkasa (ASP) yang bekerja sama dengan Heri Pramono (HP) PT Putro Joyo Group (PJG) hingga PT Berdaya Prima Mandiri (BPM) sebuah perusahaan ekspedisi mengalami kerugian ratusan juta rupiah.
Modus yang diduga kuat melibatkan oknum pejabat Kementan ini bermula dari pengiriman pupuk sebanyak 12 kontainer dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang diorder Budi Setyoko yang bekerja sama dengan Heri Pramono tiba di Berau pada 6 Januari 2026, namun hingga saat ini 12 kontainer pupuk tersebut sengaja dibiarkan oleh BS dan HP.
Selain biaya pengiriman sebesar Rp 188 juta lebih belum terselesaikan dan keberadaan pupuk sebanyak 12 kontainer tersebut terkesan sengaja dibiarkan oleh BS maupun HP yang menyebabkan biaya penimbunan atau biaya dumorit yang terus membengkak dan mengakibatkan kerugian materi dan hilangnya kepercayaan para peguna jasa terhadap PT BPM.
Sejumlah bukti yang berhasil diperoleh tim MSM dari PT BPM yang terkait modus penipuan yang dilakukan BS dan HP antara lain, Surat Perjanjian Penyelesaian Pembayaran yang ditanda tangani oleh BS dan bukti rekaman pembicaraan HP yang bersumpah dengan menyebut nama Allah, akan bertanggungjawab dan segera melunasi tagihan atas pengiriman 12 kontainer pupuk tersebut.
Selanjutnya, kedatangan para pimpinan PT ASP dan CV PJG di kantor PT BPM dan ikut hadir BS dan HP namun tidak menghasilkan solusi dan terkesan hanya kedok untuk menutupi kebusukan permainan kotor sindikat ini.
Adanya dugaan keterlibatan oknum pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) dalam sindikat penipuan pengiriman pupuk ini, saat dimana tim Kementan ke kantor PT BPM untuk melakukan koordinasi yang terdiri dari Karmilla Ginting, Anton Hidayat dan Bram namun yang menjadi pertanyaan apa tujuan kedatangan tim Kementan ini ?.




Jurnalis : Dudung Wahyudin
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 9 Juli 2024 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah Prov. Jawa Timur. Email : dudung.wahyudin@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar