Sindikat Penipuan Pengiriman Pupuk Ke Kaltim Diduga Melibatkan Oknum Pejabat Kementan
- account_circle Dudung Wahyudin
- calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
- visibility 430
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dalam pertemuan dengan tim Kementan sempat dipertanyakan apakah biaya pembelian dan pengiriman pupuk sudah dibayar ? “Semua sudah lunas dibayar,” jelas Karmilla Ginting.
Jika permasalahan pengiriman pupuk sudah dibayar, bagaimana mungkin pihak Kementan tidak mengambil tindakan tegas terhadap CV PJG dan PT ASP sebagai perusahaan mitra yang telah merusak nama baik Menteri Pertanian dan citra Lembaga Kementan.
Munculnya dugaan kuat keterlibatan oknum pejabat dalam kasus ini semakin transparan, dimana perbuatan pelanggaran hukum yang dilakukan HP dan BS sebagai mitra Kementan, tidak mendapat tanggapan dan terkesan diabaikan seolah demi melindungi oknum dibalik permainan haramnya.
Muhammad Dasanto Nugroho atau yang akrab dipanggil Antok, pengurus PT BPM yang juga berprofesi sebagai Jurnalis mengatakan akan bekerjasama dengan jajaran instansi hukum untuk mengungkap jaringan penipuan di wilayah pelabuhan yang melibatkan para oknum pejabat.
“Kita sudah menunjuk Kuasa Hukum untuk melanjutkan kasus ini untuk melaporkan BS dan HP ke Polres dan berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk mengungkap siapa Pejabat Kementan yang terlibat,” tegasnya.
Marzuki SH CN MH, Kuasa Hukum PT BPM mengatakan setelah data ditambah dengan sejumlah bukti dipelajari dan ditemukan unsur pidana maka pada 22 Mei 2026 melaporkan kasus ini ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
“Kita sudah melaporkan kasus ini ke Kepolisian dan kini masih dalam proses, ” pungkas Marzuki.
Hasil penelusuran diperoleh informasi selain datang ke Kantor PT BPM, tim Kementan juga datang ke Perusahaan Pelayaran PT Temas yang mengangkut 12 kontainer pupuk ke Berau Kaltim yang juga menjadi korban BS dan HP karena biaya pengangkutan hingga kini belum dibayar. (Das/dungs)




Jurnalis : Dudung Wahyudin
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 9 Juli 2024 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah Prov. Jawa Timur. Email : dudung.wahyudin@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar