Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Diduga Belum Berizin, Aktivitas Galian Tanah Merah di Padalarang Resahkan Warga

Diduga Belum Berizin, Aktivitas Galian Tanah Merah di Padalarang Resahkan Warga

  • account_circle Ujang Dadang
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 372
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes, Bandung Barat – Aktivitas galian tanah merah yang berlokasi di Kampung Tegal Mantri RT 02 RW 17, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, menjadi perhatian dan menimbulkan keresahan di kalangan warga setempat.

Pada Selasa (2/6/2026), sejumlah warga mengaku khawatir terhadap dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan dari aktivitas penggalian tersebut. Kekhawatiran utama warga adalah potensi terjadinya longsor, mengingat kondisi tanah di kawasan tersebut dinilai cukup labil.

Salah seorang warga setempat, Agus, mempertanyakan legalitas kegiatan penggalian yang saat ini berlangsung. Menurutnya, masyarakat belum mendapatkan informasi yang jelas mengenai perizinan maupun tujuan dari aktivitas tersebut.

“Kami khawatir terjadi longsor seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Warga juga ingin mengetahui apakah kegiatan galian ini sudah mengantongi izin resmi atau belum,” ujar Agus kepada awak media.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, tanah merah hasil penggalian diduga diangkut menggunakan kendaraan truk untuk kebutuhan urugan proyek perumahan di kawasan Kota Baru Parahyangan, tepatnya di Klaster Candra.

Sejumlah sopir yang melintas disebut menyampaikan kepada warga bahwa material tanah tersebut digunakan untuk pekerjaan urugan perumahan. Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola kegiatan maupun instansi terkait mengenai status perizinan dan tujuan operasional galian tersebut.

Warga berharap pemerintah desa, kecamatan, serta dinas terkait dapat segera melakukan pengecekan lapangan guna memastikan legalitas aktivitas tersebut dan mengantisipasi potensi dampak lingkungan yang mungkin timbul.

Selain itu, masyarakat meminta adanya transparansi dari pihak yang melakukan penggalian terkait peruntukan lahan, jenis kegiatan yang dilakukan, serta dokumen perizinan yang dimiliki apabila memang telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Menurut keterangan warga, aktivitas penggalian baru berlangsung sekitar satu hari. Namun demikian, masyarakat berharap adanya pengawasan dari instansi berwenang agar seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam tetap berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan risiko bagi lingkungan maupun keselamatan warga sekitar.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pengelola galian, pemerintah desa setempat, kecamatan, maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi terkait aktivitas tersebut.

Ujang Dadang

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 8 Desember 2021 sebagai Wakil Kepala Biro (Wakabiro) Kab. Bandung Barat - Jawa Barat. Email : ujang.dadang@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolresta Manokwari Pimpin Press Conference  Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan Terhadap Anak Menyebabkan Kematian

    Kapolresta Manokwari Pimpin Press Conference Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan Terhadap Anak Menyebabkan Kematian

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Supardi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Manokwari — Setelah buron selama beberapa pekan, pelaku kasus pembunuhan siswa SMA Negeri 1 Manokwari, Fitra Ramadhan (18), akhirnya berhasil diringkus Tim Satreskrim Polresta Manokwari. Kasus penganiayaan berat hingga menyebabkan meninggal dunia yang terjadi di Pantai Petrus Kafiar, Amban, pada 4 Maret 2026 lalu kini resmi menemui titik terang. Terduga pelaku berinisial FYW […]

  • Dorong Kesejahteraan Nelayan, BRI Cabang Tolitoli Gelar Sosialisasi dan Literasi Keuangan di Pulau Lutungan

    Dorong Kesejahteraan Nelayan, BRI Cabang Tolitoli Gelar Sosialisasi dan Literasi Keuangan di Pulau Lutungan

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Firdaus Gafar
    • visibility 107
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Tolitoli, Sulteng – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch office {BO) Tolitoli terus mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir melalui kegiatan sosialisasi, literasi keuangan, dan pendampingan bagi kelompok nelayan di Pulau Lutungan, kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Kamis (22/10/2026). Sosialisasi tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat kelompok nelayan mengenai pengelolaan keuangan serta mendorong pemanfaatan […]

  • Ormas Madas Nusantara-LSM LIRA Akan Proses Hukum Penyedia MBG Tidak Layak, Bentuk Satgas Pengawas

    Ormas Madas Nusantara-LSM LIRA Akan Proses Hukum Penyedia MBG Tidak Layak, Bentuk Satgas Pengawas

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 129
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta — Ormas Madas Nusantara (Masyarakat Madura Asli Nusantara) dan LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) akan proses hukum penyedia atau Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyediakan makanan sudah busuk atau tidak sesuai standar dan harga hingga menimbulkan keracunan dan kerugian masyarakat. Demikian disampaikan Ketua Umum Ormas Masyarakat Madura Asli […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80: Wakapolri Tinjau Langsung Bakti Kesehatan di Megamendung photo_camera 3

    Sambut Hari Bhayangkara ke-80: Wakapolri Tinjau Langsung Bakti Kesehatan di Megamendung

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Agus Salim
    • visibility 220
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bogor – Kehangatan dan kedekatan antara Polri dan masyarakat terasa kuat dalam kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polri bersama Alumni Akpol 1990 Dhira Brata di Polsek Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026). Sejak pagi, ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh tim medis Pusdokkes Polri. Di […]

  • Mewakili Kapolres Ketapang, Wakapolres Ketapang Ikuti Kunjungan Kerja Menteri Kehutanan RI, Bahas Pengendalian Karhutla

    Mewakili Kapolres Ketapang, Wakapolres Ketapang Ikuti Kunjungan Kerja Menteri Kehutanan RI, Bahas Pengendalian Karhutla

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D., melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, dalam rangka meninjau upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), rapat koordinasi percepatan pengendalian Karhutla, serta peninjauan konservasi satwa liar. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (8/9/2026), dengan rangkaian kegiatan diawali dari kedatangan […]

  • Diduga Berdiri di Lahan Irigasi, Usaha Cucian Kendaraan di Medan Satria Jadi Sorotan Warga

    Diduga Berdiri di Lahan Irigasi, Usaha Cucian Kendaraan di Medan Satria Jadi Sorotan Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 233
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Kota Bekasi | Keberadaan usaha cucian mobil dan motor di Jalan Raya Irigasi RT 01 RW 10, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, menjadi sorotan warga. Usaha tersebut diduga memanfaatkan lahan irigasi milik pemerintah dan beroperasi tanpa izin usaha yang lengkap. Berdasarkan informasi yang dihimpun, usaha jasa pencucian kendaraan tersebut telah beroperasi selama […]

expand_less