Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Nasional » Relawan Prabowo Tegaskan Purbaya. Copot Dirjen Bea Cukai Atensi Presiden Prabowo

Relawan Prabowo Tegaskan Purbaya. Copot Dirjen Bea Cukai Atensi Presiden Prabowo

  • account_circle Thio Rudy
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 282
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes, Jakarta — Lambatnya Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaksanakan atensi Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Bhudi Mulia yang diduga terlibat korupsi memperoleh kritik dari Relawan Prabowo, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH. Ia menilai Purbaya bermain politik mengabaikan atensi Presiden.

Purbaya itu tidak usah putar-putar sebut masih menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden Prabowo. Sudah jelas Prabowo minta Menteri Keuangan agar mencopot Dirjen Bea dan Cukai secara terbuka, jika dianggap tidak mampu.

“Adanya masalah korupsi sebagaimana dalam persidangan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) semestinya sudah dapat dimaknai Dirjen Bea dan Cukai tidak cakap,” tegas Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak penggiat anti korupsi itu kepada media di Jakarta.

Sebagaimana diketahui publik, Presiden Prabowo Subianto secara terang-terangan meminta Purbaya untuk mengganti segera pimpinan Bea Cukai jika tidak mampu.

Hal ini disampaikan dalam pidatonya terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Rabu (20/5/2026).

Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budhi Mulia dalam fakta persidangan KPK disebut menerima aliran dana haram korupsi 213.600 Dolar Singapura (atau setara Rp 2,9 milyar) dari perusahaan Blueray Cargo atas pemberian jalur hijau (tanpa pemeriksaan fisik barang impor Kepabeanan).

Ia juga ikut dalam pertemuan di Hotel Borobudur yang mengindikasikan adanya abuse of power (Penyalahgunaan Wewenang) yang merugikan negara hingga Rp.61, 3 milyar.

Tetapi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan masih harus menunggu perintah lebih lanjut untuk menentukan nasib Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama.

“Kita masih tunggu perintah lebih lanjut,” ujar Purbaya kepada awak media, Rabu (27/5/2026).

Padahal, sebelumnya, dia mengatakan akan menunggu perkembangan hingga pekan ini untuk menentukan nasib Dirjen Bea Cukai, Djaka Budhi Mulia.

Pernyataan ini dilontarkannya usai nama Djaka terseret dalam kasus dugaan korupsi importasi barang di Ditjen Bea Cukai.

Sebagai Menteri Keuangan, seharusnya arahan Presiden Prabowo Subianto sudah jelas. Copot Dirjen Bea Cukai, jika berkinerja buruk. Tapi masyarakat menilai, Purbaya masih putar-putar cari alasan. Ini seperti lempar taik ke muka Presiden Prabowo.

“Masak perintah Presiden dianggap main-main dan diremehkan Purbaya. Ini dapat merusak citra Prabowo,” tegas Jusuf Rizal, Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) itu.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap Djaka menerima suap Sin$213.600 atau setara Rp2,94 miliar (kurs hari ini Rp13.805,46) dari Bos Blueray Cargo, John Field — terdakwa kasus dugaan korupsi importasi barang di Ditjen Bea Cukai.

Dalam sidang, jaksa menjelasan sosok penerima amplop cokelat berkode 1-DIR yang diserahkan kepada Orlando oleh John Field dan seorang wanita bernama Sri Pangastuti, Agustus 2025. Meski Orlando menyebutkan tidak tau siapa yang disebut menerima 213.600 dolar Singapura, tapi KPK disebut sudah mengantongi data penerima.

“Izin majelis [hakim], kami tegaskan yang nomor 1 adalah Dirjen Bea Cukai [Djaka Budhi Utama]. Nilainya Sin$213.600. Itu kami yang tegaskan. Karena kami yang punya bukti ini,” ujar Jaksa KPK Takdir Suhan dikutip, Kamis (21/5/2026).

Nah, jika Purbaya masih main-main dan tidak menjalankan instruksi Presiden Prabowo Subianto, itu sama dengan melakukan pembangkangan. Melakukan pembiaran terhadap praktek Korupsi.

“Purbaya jangan bermain politik, jalankan tugasnya saja sebagai Menteri Keuangan yang membawahi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Direktorat Jenderal Pajak. Sebab di dua direktorat itu masih marak penyalahgunaan wewenang,” tegas Jusuf Rizal, Ketum Ormas Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara itu.

Thio Rudy

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 24 April 2024 sebagai Jurnalis Pusat. Email : thio.rudy@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sultan Muda Sumsel Dorong Wirausaha Muda, Perluas Akses Modal dan Pasar

    Sultan Muda Sumsel Dorong Wirausaha Muda, Perluas Akses Modal dan Pasar

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Barudin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sumatera Selatan — Program Sultan Muda di Sumatera Selatan terus didorong untuk memperkuat kewirausahaan generasi muda, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kontribusi pelaku usaha terhadap perekonomian daerah. Dukungan pembiayaan, pendampingan bisnis, serta perluasan akses pemasaran menjadi bagian penting dalam pengembangan program tersebut. Dalam paparan pada kegiatan terkait program Sultan Muda, disampaikan bahwa jumlah […]

  • Persib Vs Manila Digger: Maung Bandung Bidik Tiket Fase Grup ACL Two 2026/2027

    Persib Vs Manila Digger: Maung Bandung Bidik Tiket Fase Grup ACL Two 2026/2027

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Fernandy Gustanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bandung — Persib Bandung akan menghadapi wakil Filipina, Manila Digger FC, dalam laga play-off AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026) malam. Pertandingan dijadwalkan kick-off pukul 19.00 WIB dan menjadi laga penentu bagi Persib untuk mendapatkan tiket menuju fase grup ACL Two musim 2026/2027. […]

  • Masa Tugas Plt UKPBJ Kota Sabang Berakhir, Penunjukan Pejabat Definitif Masih Ditunggu

    Masa Tugas Plt UKPBJ Kota Sabang Berakhir, Penunjukan Pejabat Definitif Masih Ditunggu

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Soeharto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sabang – Masa tugas Nasrudin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Pemerintah Kota Sabang telah berakhir pada Senin, 13 Juli 2026. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat informasi resmi mengenai perpanjangan masa tugas maupun penunjukan pejabat pengganti untuk memimpin UKPBJ. Informasi tersebut diperoleh Media Suara Mabes dari sejumlah […]

  • SMP Negeri 31 Bandung Gelar Pelatihan Bela Negara untuk Tanamkan Cinta Tanah Air dan Disiplin Siswa

    SMP Negeri 31 Bandung Gelar Pelatihan Bela Negara untuk Tanamkan Cinta Tanah Air dan Disiplin Siswa

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Achmad Arif Rachman
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bandung – Sebanyak 300 siswa SMP Negeri 31 Bandung mengikuti kegiatan Program Bela Negara yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 4 hingga 5 September 2026, di lapangan utama sekolah. Kegiatan ini merupakan wujud nyata upaya sekolah dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air, disiplin, dan kesadaran berbangsa bagi para siswa sebagai generasi penerus bangsa. […]

  • Milangkala Ke 1 Astra FC, Momentum Mempererat Solidaritas Dan Semangat Sportivitas Sepak Bola

    Milangkala Ke 1 Astra FC, Momentum Mempererat Solidaritas Dan Semangat Sportivitas Sepak Bola

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Kikin Sodikin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Cisarua, Bandung Barat — Tim sepak bola Astra FC merayakan milangkala atau hari jadi yang pertama sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat kekompakan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan pemain dan seluruh keluarga besar tim. Astra FC yang bermarkas di Kampung Sukamantri RT 03/03, Desa Sadangmekar, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus […]

  • TTI Dukung KPK, Desak Bedah Data Dana Hibah & Pokir di Aceh Tahun 2025-2026

    TTI Dukung KPK, Desak Bedah Data Dana Hibah & Pokir di Aceh Tahun 2025-2026

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Aceh – Transparansi Tender Indonesia (TTI) mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta kepala daerah di Aceh menyerahkan data dana hibah, pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD, pengadaan barang dan jasa, serta sejumlah komponen belanja daerah Tahun Anggaran 2025 dan 2026. Hal tersebut disampaikan Koordinator TTI Nasruddin Bahar melalui siaran persnya, Rabu (09/09/2026). Namun, […]

expand_less