Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Pemerintahan » Terpikat Keindahan Alam dan Kuliner Banyuwangi, Konjen AS Christopher R. Green: Luar Biasa!

Terpikat Keindahan Alam dan Kuliner Banyuwangi, Konjen AS Christopher R. Green: Luar Biasa!

  • account_circle Hadi Bagijono
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Banyuwangi – Keindahan alam, kekayaan budaya, serta beragam kuliner tradisional Banyuwangi menarik perhatian Konsul Jenderal (Konjen) Amerika Serikat (AS) di Surabaya, Christopher R. Green. Dalam kunjungan kerja resminya ke Kabupaten Banyuwangi, Christopher mengaku terkesan dengan potensi pariwisata dan kekayaan budaya daerah yang berada di ujung timur Pulau Jawa tersebut.

Christopher melakukan kunjungan selama tiga hari, yakni 3–5 November 2026. Salah satu agenda kunjungannya adalah bertemu jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi untuk berdiskusi mengenai perkembangan daerah sekaligus menjajaki peluang kerja sama di berbagai sektor.

Pertemuan tersebut berlangsung bersama Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu malam (4/11/2026).

“Kunjungan ini membahas berbagai hal tentang Banyuwangi, termasuk perkembangan ekonomi, UMKM, potensi sektor pariwisata, dan berbagai hal lainnya,” kata Christopher.

Menurut Christopher, Banyuwangi memiliki potensi wisata yang beragam. Mulai dari pantai, pegunungan, kawasan hutan, hingga tradisi dan adat istiadat yang masih terpelihara.

Kekagumannya terhadap Banyuwangi bukan kali pertama. Sebelumnya, ia pernah mengunjungi daerah tersebut sebagai wisatawan untuk mendaki Gunung Ijen.

“Keindahan alamnya memang luar biasa. Daerah ini juga memiliki budaya dan adat yang khas,” ujarnya.

Selain menikmati keindahan alam, Christopher juga berkesempatan mencicipi sejumlah kuliner tradisional Banyuwangi. Salah satu hidangan yang menarik perhatiannya adalah rawon.

Meski berdomisili di Surabaya, kota yang juga dikenal dengan kuliner rawonnya, Christopher merasakan karakter cita rasa berbeda ketika mencicipi rawon khas Banyuwangi.

“Teksturnya lebih medok dan enak sekali,” tuturnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Christopher turut bertemu dengan sejumlah warga Banyuwangi yang pernah mengikuti program pertukaran budaya Amerika Serikat. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk mendengarkan pengalaman para alumni selama mengikuti program di Amerika Serikat serta mengetahui aktivitas mereka saat ini.

Ia menjelaskan, program pertukaran tersebut berlangsung selama beberapa minggu dengan beragam tema, antara lain ekonomi maritim, budaya, agama, dan bidang lainnya.

Christopher menilai program pertukaran budaya memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat. Menurutnya, hubungan kedua negara tidak hanya dibangun melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga melalui interaksi dan hubungan antarmasyarakat.

“Kami mengerjakan ini untuk melanjutkan dan mempererat hubungan antara masyarakat Indonesia dan masyarakat Amerika,” jelasnya.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu kesempatan untuk memperkenalkan potensi Banyuwangi sekaligus memperkuat komunikasi dan hubungan masyarakat Indonesia dengan Amerika Serikat melalui sektor pariwisata, ekonomi, UMKM, dan pertukaran budaya.

(Hadi Bagijono)

Hadi Bagijono

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 8 Januari 2023 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Banyuwangi - Prov. Jawa Timur. Email : hadi.bagijono@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Peredaran Obat Tramadol dan Hexymer Berkedok Toko Kosmetik di Jalan Raya Tanah Tinggi Jadi Sorotan

    Dugaan Peredaran Obat Tramadol dan Hexymer Berkedok Toko Kosmetik di Jalan Raya Tanah Tinggi Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Tarumajaya, Bekasi — Dugaan peredaran obat-obatan jenis tramadol dan Hexymer di wilayah Kabupaten Bekasi kembali menjadi perhatian. Kali ini, informasi yang diterima menyebutkan adanya dugaan aktivitas penjualan obat-obatan tersebut di sebuah tempat usaha yang disebut-sebut berkedok toko kosmetik di Jalan Raya Tanah Tinggi, Desa Setia Asih. Informasi tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pengecekan dan […]

  • Memberi Apresiasi Bagi Suksesnya Event Dialog Sastra ASEAN, Sekaligus Menyoroti Kebijakan Inkonstitusional Pemerintah Kota Dumai

    Memberi Apresiasi Bagi Suksesnya Event Dialog Sastra ASEAN, Sekaligus Menyoroti Kebijakan Inkonstitusional Pemerintah Kota Dumai

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Indra Gunawan
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MediaSuara Mabes | Dumai – Kota Dumai baru saja sukses menyambut tamu-tamu kebudayaan dari empat Negara ASEAN. Namun dibalik itu, terdapat kebijakan Inkonstitusional Pemerintahnya. Siang Minggu (20/09/2026) bertempat di suatu kawasan kuliner Jalan Pepaya Kota Dumai, dua orang tokoh besar seni dan budaya bertemu dan berdiskusi serius, membahas satu isu besar: masa depan pemajuan kebudayaan […]

  • Umar Ali Agustiar Perkuat Silaturahmi, Sambangi Warga di Babakan Ngantai Ciranggon Cikarang Timur

    Umar Ali Agustiar Perkuat Silaturahmi, Sambangi Warga di Babakan Ngantai Ciranggon Cikarang Timur

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Deden Guntara
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Cikarang Timur, Bekasi — H Umar Ali Agustiar, calon Kepala Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, terus membangun komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat. Kali ini, H Umar Ali Agustiar terlihat bersilaturahmi bersama warga di Kampung Babakan Ngantai, Desa Ciranggon. Suasana penuh keakraban tampak dalam pertemuan tersebut. Kehadiran H Umar disambut hangat warga […]

  • Lindungi Hak Konsumen, Polda Kalbar Lakukan Pengecekan Standarisasi Sparepart Otomotif di Sejumlah Bengkel

    Lindungi Hak Konsumen, Polda Kalbar Lakukan Pengecekan Standarisasi Sparepart Otomotif di Sejumlah Bengkel

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 145
    • 0Komentar

    PONTIANAK, Polda Kalbar — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat telah melakukan pengecekan terhadap suku cadang kendaraan bermotor di sejumlah bengkel serta toko onderdil yang tersebar di Kota Pontianak dan beberapa kabupaten/kota di wilayah Kalimantan Barat, Jumat (16/10). Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 8 hingga 14 Oktober 2026 di beberapa lokasi di Kota […]

  • Karhutla Gambut Pangmilang Singkawang Meluas, 24 Personel Gabungan Bergerak Kendalikan Api

    Karhutla Gambut Pangmilang Singkawang Meluas, 24 Personel Gabungan Bergerak Kendalikan Api

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 174
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang, Kalbar — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan Jalan Kaliasin Dalam (Kong MUI), RT 007/RW 002, Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Senin (31/8/2026). Mengetahui adanya kebakaran, petugas gabungan langsung bergerak melakukan pengecekan lokasi, pemadaman dan pendinginan guna mengendalikan rambatan api serta mencegah kebakaran meluas ke kawasan sekitar. Berdasarkan […]

  • Gejolak Sosial Eropa Jadi Peringatan Dini, Indonesia Perlu Perkuat Ketahanan Nasional

    Gejolak Sosial Eropa Jadi Peringatan Dini, Indonesia Perlu Perkuat Ketahanan Nasional

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Gejolak sosial di sejumlah negara Eropa yang dipicu persoalan biaya hidup, perumahan, upah, dan pelayanan publik menjadi bahan evaluasi bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan nasional melalui sistem deteksi dini yang terukur dan berbasis data. Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol ’86 menilai, stabilitas negara tidak cukup dijaga melalui kemampuan aparat dalam menangani gangguan keamanan. […]

expand_less