Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Memberi Apresiasi Bagi Suksesnya Event Dialog Sastra ASEAN, Sekaligus Menyoroti Kebijakan Inkonstitusional Pemerintah Kota Dumai

Memberi Apresiasi Bagi Suksesnya Event Dialog Sastra ASEAN, Sekaligus Menyoroti Kebijakan Inkonstitusional Pemerintah Kota Dumai

  • account_circle Indra Gunawan
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuara Mabes | Dumai – Kota Dumai baru saja sukses menyambut tamu-tamu kebudayaan dari empat Negara ASEAN. Namun dibalik itu, terdapat kebijakan Inkonstitusional Pemerintahnya.

Siang Minggu (20/09/2026) bertempat di suatu kawasan kuliner Jalan Pepaya Kota Dumai, dua orang tokoh besar seni dan budaya bertemu dan berdiskusi serius, membahas satu isu besar: masa depan pemajuan kebudayaan di kota pesisir ini.

Agoes S Alam, Ketua Umum Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kota Dumai, dan Tyas AG, tokoh seniman dan budaya, yang duduk satu meja. Keduanya kompak memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya gelaran Dialog Seni Sastra dan Budaya 4 Negara ASEAN yang baru saja digelar di Pantai Tantrayana, Dumai.

“Event ini luar biasa. Dumai jadi titik temu sastra dan budaya serumpun ASEAN. Ini bukti Dumai mampu,” ujar Agoes.

Senada, Tyas AG seorang budayawan Nasional menyebut event internasional itu sebagai momentum kebangkitan ekosistem seni dan budaya di Dumai yang selama ini mungkin tertidur.

Namun, di balik apresiasi itu, terselip protes keras yang mereka tujukan kepada Pemerintah Kota Dumai.

Abai Konstitusi dan UU Pemajuan Kebudayaan

Kedua tokoh ini menilai ada yang tidak wajar dan inkonstitusional dalam tata kelola kebudayaan di Kota Dumai. Pemerintah Kota Dumai dinilai telah mengabaikan payung hukum tertinggi kebudayaan, yaitu Pasal 32 ayat (1) UUD 1945 yang mengamanatkan bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya.

Amanat konstitusi itu kemudian dijabarkan secara teknis dalam UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, yang mewajibkan pemerintah daerah menyusun strategi dan memberikan dukungan berkelanjutan bagi pemajuan kebudayaan.

“Undang-undang sudah jelas, konstitusi sudah jelas. Tapi praktiknya di Dumai tidak begitu,” ujar Agoes.

Bentuk paling nyata, menurut mereka, adalah minimnya dukungan anggaran bagi DKD Kota Dumai selaku motor penggerak kebudayaan.

Tahun ini, DKD hanya mendapat dana hibah sebesar Rp15 juta dari Pemko Dumai.

“Rp15 juta itu tidak masuk akal untuk kerja seni dan budaya satu kota dalam setahun. Buat satu event kecil saja kurang. Ini seperti DKD disuruh hidup tapi tidak diberi napas,” tegas Tyas AG.

Agoes S Alam menambahkan, persoalannya bukan sekadar kecilnya angka, tapi salahnya nomenklatur.

Menurut Agoes, DKD seharusnya tidak dibiayai dengan skema dana hibah yang bersifat insidental. Seharusnya, dukungan untuk DKD masuk sebagai nomenklatur tetap di dalam APBD yang dianggarkan secara rutin setiap tahun untuk menjamin keberlanjutan.

“Kalau pakai hibah, tahun ini ada, tahun depan bisa tidak ada. Bagaimana mau ada keberlanjutan pemajuan kebudayaan sesuai amanat Pasal 32 UUD 1945? DKD adalah mitra strategis pemerintah yang dibentuk berdasarkan regulasi, bukan ormas yang mengajukan proposal hibah,” kata Agoes.

Keduanya berharap, momentum Dialog 4 Negara ASEAN di Pantai Tantrayana tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi cermin untuk berbenah.

“Jangan sampai kita hebat menyambut tamu dari 4 negara, tapi di dalam rumah sendiri, dewan keseniannya dibunuh oleh politik anggaran pemerintah,” tutup Tyas. /IG Haroen

Jurnalis: Indra Gunawan

Indra Gunawan

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 18 Maret 2024 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kota Dumai - Prov. Riau. Email : indra.gunawan@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Marau Gerak Cepat Groundcheck Lima Titik Hotspot Karhutla, Medan Berat Tak Halangi Upaya Pencegahan

    Polsek Marau Gerak Cepat Groundcheck Lima Titik Hotspot Karhutla, Medan Berat Tak Halangi Upaya Pencegahan

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Polsek Marau Polres Ketapang bergerak cepat menindaklanjuti temuan titik panas atau hotspot yang terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning. Kegiatan groundcheck dilaksanakan pada Jumat (11/9/2026) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, sebagai langkah memastikan kondisi faktual di lapangan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) meluas. Kegiatan tersebut dipimpin langsung […]

  • Tingkatkan Literasi Penyidikan, Polres Ketapang Gelar Anev Korwas PPNS Serta Sosialisasi Undang Undang Nomor 20 Tahun 2025

    Tingkatkan Literasi Penyidikan, Polres Ketapang Gelar Anev Korwas PPNS Serta Sosialisasi Undang Undang Nomor 20 Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Kepolisian Resor (Polres) Ketapang menggelar kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Korwas PPNS) pada Polri. Kegiatan yang berlangsung di Aula Mapolresta Ketapang ini dirangkaikan dengan sosialisasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 kepada seluruh jajaran penyidik yang hadir, Jumat (22/05/2026) Pukul 09.00 Wib. Gelaran anev korwas […]

  • Negara Kecil, Pengaruh Global: Pelajaran bagi Indonesia di Abad ke-21

    Negara Kecil, Pengaruh Global: Pelajaran bagi Indonesia di Abad ke-21

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes.co.id | Jakarta – Selama berabad-abad, kekuatan suatu bangsa identik dengan luas wilayah, jumlah penduduk, kekayaan sumber daya alam, dan kekuatan militernya. Namun memasuki abad ke-21, paradigma tersebut mengalami perubahan signifikan. Kemajuan teknologi, revolusi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), semikonduktor, dan ekonomi berbasis pengetahuan telah mengubah ukuran kekuatan suatu negara. Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol dalam […]

  • Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un, Guruh Soekarno Putra Berpulang, Media Suara Mabes Inhil Sampaikan Duka Mendalam

    Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un, Guruh Soekarno Putra Berpulang, Media Suara Mabes Inhil Sampaikan Duka Mendalam

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Agustami Tolib
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kab. Indragiri Hilir – Keluarga besar Media Suara Mabes Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah Guruh Soekarno Putra, S.Ap., M.M., M.Si., yang merupakan Dewan Penasehat Media Suara Mabes, serta dikenal sebagai politikus dan seniman. Guruh Soekarno Putra merupakan putra Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dan adik […]

  • Dari Masjid Menuju Kebangkitan Umat: Majalengka Siap Menjadi Tuan Rumah Gerakan Indonesia Sholat Subuh

    Dari Masjid Menuju Kebangkitan Umat: Majalengka Siap Menjadi Tuan Rumah Gerakan Indonesia Sholat Subuh

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Hapzon Effendi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Majalengka – Ketika sebagian besar masyarakat masih terlelap dalam dinginnya udara menjelang fajar, ratusan bahkan ribuan kaum muslimin diperkirakan akan melangkahkan kaki menuju rumah Allah. Mereka datang bukan sekadar untuk menunaikan ibadah, tetapi juga membawa harapan besar: membangkitkan kembali semangat persatuan umat melalui Gerakan Indonesia Sholat Subuh (GISS). Pada Selasa, 23 Juni 2026, […]

  • Perkuat Ukhuwah Islamiyah Wakapolres Ketapang,Hadiri Penutupan Pengajian Majelis Sholawat Al-Burdah dan Doa Akasyah photo_camera 2

    Perkuat Ukhuwah Islamiyah Wakapolres Ketapang,Hadiri Penutupan Pengajian Majelis Sholawat Al-Burdah dan Doa Akasyah

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 176
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Mewakili Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., Wakapolres Ketapang KOMPOL Hoeruddin, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Penutupan Pengajian Majelis Sholawat Al-Burdah dan Doa Akasyah Jl. Pangeran Kusuma Jaya Kelurahan Mulia Kerta Kecamatan Benua Kayong yang berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri ratusan jamaah (06/07/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri […]

expand_less