Terbongkar ! Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Inggris SD Rp 1 Juta per Sekolah di OKU di Buka Langsung Kabid Kurikulum, LKP Swasta Royal school Raup Ratusan Juta Kepsek Tertekan
- account_circle Erhamudin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Baturaja OKU Sumsel – Sebanyak 173 guru dari 214 Sekolah Dasar (SD) Negeri dan swasta di Kabupaten OKU, mengikuti pelatihan Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris Tahun 2026 di The Zuri Hotel yang bertajuk “Elementary School English Teacher Development Program Level II”.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu – Kamis (28-29/10/2026) ini, digagas oleh Lembaga Kursus Royal School bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU.
Untuk mengikuti kegiatan ini, setiap peserta guru dipungut biaya Rp1 juta yang ditransfer ke rekening Bank Mandiri milik Yayasan Anugerah Bukhari Pakindo. Dengan uang Rp1 juta tersebut, setiap peserta akan mendapatkan fasilitas paket pelatihan berupa;
1. Handbook / worksheet
2. Makan siang 2x selama 2 hari
3. Coffe break 2x selama 2 hari
4. Pelatihan peningkatan kompetensi guru Bahasa Inggris
5. English professional development test
6. Sertifikat pelatihan
7. Sertifikat toefl untuk peserta dengan score minimal 400
Namun, banyak kejanggalan yang terjadi dalam kegiatan ini. Mulai dari dugaan pungutan liar (pungli), di jadwal acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman SAg MSi, padahal yang bersangkutan sudah pindah sebagai pejabat di instansi lain.
Untuk diketahui, program ini disediakan langsung oleh Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menyambut kebijakan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di tingkat SD/MI mulai tahun ajaran 2027/2028.
Peningkatan Kapasitas Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris dan Pelatihan Mandiri (PKGSD-MBI), diselenggarakan pemerintah melalui Kemendikdasmen dan unit pelaksana teknisnya seperti BBPMP/BBGP.
Kegiatan ini ditargetkan untuk puluhan ribu guru SD di seluruh Indonesia secara bertahap, dan tidak dipungut biaya alias gratis karena merupakan program fasilitasi resmi dari pemerintah. Bahkan, informasi pendaftaran resmi kegiatan ini dapat dipantau melalui laman Kemendikdasmen atau platform belajar resmi dari Ditjen GTK.
Terkait hal ini, Kabid SD Disdik OKU, Hendri Wijaya menjelaskan, bahwa jadwal acara yang dibuka oleh Kepala Disdik, Kadarisman, merupakan kesalahan teknis.
“Itu kesalahan teknis, jadwal dibuat sebelum Kadin berganti. Acara tadi saya yang membukanya,” katanya ditemui di lokasi acara usai membuka kegiatan pelatihan, Rabu (28/10/2026).
Disinggung mengenai adanya pungutan biaya Rp1 juta yang bersumber dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS), Hendri menegaskan, bahwa hal tersebut benar dan diperbolehkan.
“Iya, biayanya diambil dari dana BOS. Boleh, tidak apa-apa karena kegiatannya positif. Saya mendukung, dari pada dipakai untuk jalan-jalan atau makan-makan,” ungkapnya meyakinkan.
Menurut Hendri, kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi guru Bahasa Inggris pada guru SD yang dilakukan secara mandiri boleh dipungut biaya.
“Memang ada program yang gratis, tapi kalau mandiri boleh dipungut biaya. Kegunaan uangnya, untuk bayar pemateri, sewa gedung hotel dan lain sebagainya,” ujar Hendri dengan yakin.
Di tempat yang sama, Rika Anggraini selaku pengelola Royal School menjelaskan, jika setelah kegiatan level 2 ini, pihaknya berencana akan mengadakan kegiatan level 3.
“Kegiatan level 1 sudah dilakukan beberapa bulan lalu, ini kegiatan yang ke 2. Masih banyak sekolah yang belum ikut, jadi kita berencana akan mengadakan level 3, guru yang ikut sama, yakni mereka yang sudah ikut level 1 dan 2. Yang belum ikut bisa mendaftar pada gelombang selanjutnya,” bebernya.
“Yang sudah ikut ada 173 dari 214 SD yang ada di OKU, baik swasta maupun negeri. Untuk biaya tetap Rp1 juta untuk 2 hari pelatihan,” pungkasnya.
(Erham/Red)
Jurnalis : Erhamudin
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 2 September 2021 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Ogan Komering Ulu - Prov. Sumatera Selatan. Email : erhamudin@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar